Advertisements

Blog Archives

Santo Pierre Aumaître

Santo Pierre Aumaître (Sumber: cbck.or.kr)

Pierre Aumaître (1837-1866) lahir pada tanggal 8 April 1837, di sebuah desa kecil di Angouleme, dia adalah anak pertama dari lima bersaudara. Ayahnya adalah seorang petani kecil dan pembuat sepatu. Dia dan istrinya adalah umat Katolik yang saleh. Pierre muda adalah seorang anak laki-laki yang baik, namun dia tidak terlalu pandai dan ingatannya buruk. Read the rest of this entry

Advertisements

Santo Martin-Luc Huin

Santo Martin-Luc Huin (Sumber: cbck.or.kr)

Martin Luc Huin lahir di Guyonville, Perancis pada tanggal 20 Oktober 1836, dia adalah yang paling muda dari sembilan bersaudara. Dia biasa dipanggil hanya dengan nama Luc. Kedua orang tuanya adalah petani kebun anggur yang saleh. Ayahnya bangga akan tradisi keluarganya yaitu setiap generasi keluarganya ada seorang imam. Ibunya seorang wanita yang sama salehnya. Pastornya juga sangat tertarik akan panggilan imamat Luc sehingga mengajarinya bahasa Latin bahkan sebelum dia masuk seminari. Pada tahun 1851 dia menjadi seorang seminaris dan prestasi akademiknya sangat dihargai. Disiplin hidupnya juga luar biasa. Satu-satunya kekurangannya yaitu dia sangat mudah tersinggung. Read the rest of this entry

Santo Marie-Nicolas-Antoine Daveluy

St. Most Rev. Antonine Daveluy, M.E.P., D.D. (Sumber: cbck.or.kr)

Marie Nicholas Antoine Daveluy lahir pada tanggal 16 Maret 1818 di Amiens, Perancis dari sebuah keluarga berpengaruh. Ayahnya adalah pemilik pabrik dan seorang anggota dewan kota serta seorang pejabat pemerintah. Keluarganya juga dikenal baik di kota itu karena devosi dan imannya. Tiga putranya menjadi imam. Pada usia tujuh tahun, Antoine mulai belajar bahasa Latin dan pada tahun 1827 dia masuk ke sebuah sekolah Yesuit. Setelah sekolah Yesuit ditutup karena karena keputusan raja, Antoine masuk ke sekolah dasar. Dia memutuskan untuk menjadi imam ketika dia berada si kelas dua. Dia akhirnya masuk Seminari St. Sulpice di dekat kampung halamannya pada bulan Oktober 1834. Dia ingin menjadi seorang imam Yesuit walaupun kesehatannya buruk. Read the rest of this entry

Santo Bernard-Louis Beaulieu

Santo Bernard-Louis Beaulieu (Sumber: cbck.or.kr)

Bernard Louis Beaulieu (1840-1866) lahir pada tanggal 8 Oktober 1840 di Langon, Perancis, dia putra dari ibu yang berusia 19 tahun. Ayahnya meninggal lima bulan setelah menikah. Ibunya seorang wanita yang sangat saleh dan mendedikasikan putranya kepada Bunda Yang Terberkati. Kemudian ibunya menikah dengan Tuan M. Dufour, seorang duda dan ayah dari seorang putri, yang bertujuan untuk memberikan pendidikan untuk putranya. Read the rest of this entry

Santo Pierre-Henri Dorie

Santo Pierre-Henri Dorie (Sumber: cbck.or.kr)

Pierre Henri Dorie (1839-1866) lahir pada tanggal 23 September 1839, putra keenam dari pasangan suami istri petani sederhana yang bekerja di sebuah ladang di St. Hillaire di Talmont, Perancis. Kedua orang tuanya tidak terpelajar namun sangat saleh. Read the rest of this entry

Santo Simon-Marie-Just Ranfer de Bretenières

Santo Simon-Marie-Just Ranfer de Bretenières (Sumber: cbck.or.kr)

Pastor De Bretenières (1838-1866) lahir di Châlonsur-Saone, Perancis pada tanggal 28 Februari 1838, putra dari Hakim De Bretenières (Baron) dan istrinya Anne yang bukan hanya orang Katolik yang baik namun juga melakukan banyak karya amal. Mereka tertarik untuk memberikan pendidikan agama dan kedisiplinan kepada anak-anaknya. Akibatnya, De Bretenières muda memiliki keinginan yang kuat untuk menjadi misionaris asing di Tiongkok sejak dia berusia tiga tahun. Dia juga mengungkapkan keinginannya kepada saudaranya dan juga kepada pastor parokinya bahwa dia ingin menjadi seorang martir. Read the rest of this entry

Santo Siméon François Berneux

St. Most Rev. Simeon Berneux, M.E.P., D.D. (Sumber: cbck.or.kr)

Uskup Berneux (1814-1866) lahir pada tanggal 14 Mei 1814 di Mans, Perancis. Dia berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja. Ibunya seorang wanita yang sangat saleh, dan memberikan pendidikan Kristen yang baik kepada Siméon. Ketika dia berusia sepuluh tahun, dia berkata kepada ibunya bahwa dia ingin menjadi seorang imam. Read the rest of this entry

Santo Jacques-Honoré Chastan

Santo Jacques-Honoré Chastan (Sumber: cbck.or.kr)

Santo Jacques-Honoré Chastan (Sumber: cbck.or.kr)

Pastor Chastan (1803-1839) lahir di sebuah desa kecil di Perancis pada tanggal 7 Oktober 1803. Orang tuanya adalah petani yang sederhana. Sejak dia masih kecil, dia memiliki keinginan yang kuat untuk pergi ke daerah asing yang terpencil untuk menyelamatkan jiwa-jiwa. Dia masuk seminari, dan keinginan untuk menyelamatkan jiwa-jiwa semakin kuat. Kepada mereka yang meragukan apakah dia mampu untuk menanggung semua kesulitan di negara asing, dia menjawab bahwa Allah akan memberikan dia keberanian untuk menanggung semua kesulitan dan juga sepotong roti dan segelas air akan menjadi semua yang ia butuhkan untuk bertahan hidup. Read the rest of this entry

Santo Pierre-Philibert Maubant

Santo Pierre-Philibert Maubant (Sumber: snipview.com)

Santo Pierre-Philibert Maubant (Sumber: snipview.com)

Pastor Maubant (1803-1839) lahir pada tahun 1803 di Vassy, Perancis. Setelah ditahbiskan menjadi imam, dia bergabung dengan Perkumpulan Misi Luar Negeri Paris (Paris Foreign Missions Society / Société des Missions étrangères de Paris disingkat menjadi M.E.P.) pada tahun 1831. Dia dikirim ke Tiongkok di mana dia menawarkan diri untuk pergi ke Korea. Read the rest of this entry

Santo Laurent-Marie-Joseph Imbert

Santo Laurent Marie Joseph Imbert, M.E.P. (Sumber: wikipedia.org)

Santo Laurent Marie Joseph Imbert, M.E.P. (Sumber: wikipedia.org)

Uskup Imbert (1797-1839) lahir di Perancis pada tanggal 15 April 1797. Dia bergabung dengan Perkumpulan Misi Luar Negeri Paris (Paris Foreign Missions Society / Société des Missions étrangères de Paris disingkat menjadi M.E.P.) pada tahun 1819, dan pada tahun berikutnya, dia meninggalkan Paris untuk pergi ke Szechuan di Tiongkok. Kemudian dia bertanggung jawab atas  seminari di sana. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: