Author Archives: Terang Iman

Kuasa Nama Yesus

Oleh Eric Sammons

Berlutut di hadapan Yesus (Sumber: catholic.com)

Ketika saya pindah keyakinan dari Protestan Evangelikal ke Katolik, saya mengalami banyak perubahan teologis dalam hidup saya. Saya mengharapkan hal ini terjadi, namun saya tidak berharap kalau saya akan mengalami perubahan sosiologis yang besar. Setiap kelompok punya subkulturnya masing-masing, dan termasuk agama. Bahasa merupakan salah satu perbedaan yang paling besar. Bagaimana kita membicarakan iman kita, bagaimana kita berdoa, dan bagaimana kita merujuk Tuhan, semuanya berbeda. Bagi saya, semua ini harus berubah ketika saya menjadi seorang Katolik.

Salah satu yang langsung saya perhatikan adalah keraguan untuk menyebut nama Yesus di antara umat Katolik. Di dunia Protestan Injili saya, kami rutin menyebutkan nama Yesus. Tapi umat Katolik berbeda. Mereka biasanya tidak bicara tentang Yesus secara langsung, mereka sering menyebutnya sebagai “Tuhan kita” atau “Kristus.” Kemudian saya menemukan bahwa tradisi kultural ini berasal dari penghormatan nama Yesus. Dengan cara yang sama Anda tidak akan berbicara kepada seorang presiden dengan nama depannya, umat Katolik tidak menyebut Tuhan dengan namanya. Read the rest of this entry

Bersyukur karena Bisa Bersyukur – Kisah Jeff Miller

Jeff Miller (Sumber: chnetwork.org)

 

Salah satu hal yang saya ketahui di kemudian hari yaitu kalau saya lahir satu hari setelah Paus Pius XII wafat. Jadi saya lahir pada waktu takhta kosong, dan saya rasa itulah peribahasa yang tepat dalam hidup saya. Sebagian besar saya menjalani hidup kalau seolah-olah Tuhan tidak ada. Saya seperti seorang semi-sedevakantis, karena saya percaya kalau tidak ada Tuhan di takhta surga … tapi juga saya percaya kalau Tuhan dan surga tidak ada sama sekali. Read the rest of this entry

Melindungi Keluarga Anda dari Serangan Roh Jahat

Oleh Patti Maguire Armstrong

Salib dan Lilin (Sumber: ncregister.com)

Seorang asisten dari seorang eksorsis memberikan bimbingan praktis bahwa ‘kehidupan sakramental  memberikan perlindungan luar biasa’ bagi seluruh anggota keluarga dan juga berakar pada ajaran Gereja.

Read the rest of this entry

Alkitab dalam Liturgi dan Liturgi dalam Alkitab

Oleh Mike Aquilina

Kitab Suci dalam Liturgi (Sumber: stpaulcenter.com)

Sewaktu Anda berada di dalam gereja, dan mendengar bacaan dari Perjanjian Lama kemudian dilanjutkan dengan bacaan dari salah satu surat dari Perjanjian Baru. Pasti  Anda merasakan bahwa keduanya itu sangat penting karena ditempatkan secara khusus untuk dibacakan di depan gereja, dan juga ada daftar bacaan khusus tentang mana yang harus dibaca pada hari tertentu. Read the rest of this entry

Jangan Sentuh Yesus yang Bangkit

Oleh Kenneth D. Whitehead

Noli me tangere Appearance of Jesus Christ to Maria Magdalena, 1835 karya Alexander Andreyevich Ivanov (Sumber: wikipedia.org)

Kenapa Yesus berkata “Jangan memegang Aku” kepada Maria Magdalena yang menjadi saksi pertama akan kebangkitan-Nya. Penjelasan menurut iman Katolik menawarkan beberapa pemikiran.

Read the rest of this entry

Bukti Arkeologi Daniel

Oleh Dave Armstrong

Daniel in the Lions Den published by Thomas Agnew and Sons, 1892 (Sumber: wikipedia.org)

Arkeologi dan ilmu pengetahuan memberikan bukti eksistensi Belsyazar, tujuan dibuatnya gua singa, dan penjelasan tentang perilaku aneh Nebukadnezar.

Read the rest of this entry

Serba-serbi Wali Baptis

Oleh Diakon Harisson Garlick

Wali Baptis (Sumber: catholic.com)

Waktu Anda diminta untuk menjadi wali baptis, ketahui apa tujuannya. Jangan sampai lengah!

Sewaktu Attila orang Hun dan pasukannya menyerbu Paris, St. Genoveva mendorong supaya orang-orang untuk berdoa dan melakukan silih.

Wanita muda itu terkenal di antara orang Paris. Sejak usia dini, dia sudah menunjukkan kesalehan yang luar biasa dan memutuskan untuk tinggal bersama ibu baptisnya di Paris. Dia merawat orang miskin, mengalami kehidupan doa yang ajaib, dan ditugaskan oleh uskupnya untuk menjaga para perawan yang membaktikan diri mereka di kota itu. Sekarang dia memohon kepada orang banyak supaya menyerahkan hidup kepada Tuhan. Read the rest of this entry

Easter itu Pagan?

Oleh Jon Sorensen

Ishtar (Sumber: catholic.com)

Ada gambaran populer yang beredar di media sosial tentang Paskah Kristen (Easter) dan Ishtar. Mari kita hentikan argumen buruk ini untuk selamanya.

Read the rest of this entry

Yesus yang Turun ke Tempat Penantian

Oleh Dr. Brant Pitre

Anastasis at Chora (Sumber: wikipedia.org)

Dalam 1 Petrus 3:18-19 tertulis sesuatu tentang Yesus demikian:

… yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara …

Merujuk tentang apa ayat ini? Nah, inilah salah satu contoh klasik dari naskah Kitab Suci di mana ada kesulitan dan ketidakjelasan, dan memang ada perdebatan tentang bagaimana menerjemahkannya di antara umat beriman Katolik, begitu juga antara orang-orang kudus dan berbagai Bapa Gereja. Jadi memang ada naskah-naskah tertentu punya argumen berbeda yang dikemukakan oleh para Bapa dan Pujangga Gereja yang berbeda pula, dan di sini Gereja tidak punya tasiran mengikat yang infabel (tidak dapat salah) … atau jika Gereja punya tafsiran yang infabel, Gereja akan memberikan pengajarannya setelah beberapa orang kudus menyatakan pendapat mereka. Read the rest of this entry

Kamis Putih dari Perspektif Imam

Oleh Romo Boniface Hicks, OSB

Perjamuan Terakhir (Sumber: stpaulcenter.com)

Salah satu bagian favorit saya dari Kamis Putih adalah masa adorasi yang diperpanjang setelah Misa Perjamuan Tuhan di altar keheningan. Setelah itu adalah peringatan doa Yesus di Taman Getsemani ketika para rasul ikut bersama-Nya, dan ketika Yesus berkata kepada Petrus, Yakobus, dan Yohanes untuk tetap tinggal berjaga-jaga bersama-Nya satu jam saja. Itulah “jam suci” yang asli dan karena menjadi masa yang indah dan berharga untuk kita masuki. Inilah waktu liturgis, karena diatur oleh rubrik liturgy dan merupakan perpanjangan dari akhir Misa Perjamuan Tuhan. Waktu ini pula bersifat renungan, tanpa ada bentuk khusus sehingga masing-masing pribadi bisa memasukinya dengan caranya sendiri. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: