Advertisements

Author Archives: Terang Iman

Bukti St. Petrus adalah Paus Pertama

Delivery of the Keys (Pietro Perugino) (Sumber: wikimedia.org)

“Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku (Gereja-Ku) dan alam maut tidak akan menguasainya” (Mat 16:18) mungkin menjadi ayat yang paling diperdebatkan tentang dasar Gereja oleh para pemikir Protestan. Sebagian orang berpendapat bahwa Yesus tidak benar-benar bermaksud bahwa Gereja akan didirikan di atas Petrus. Read the rest of this entry

Advertisements

Sejarah Dupa dan Mengapa Digunakan Saat Misa

Oleh Larry Peterson

Penggunaan Dupa dalam Misa (Pascal Deloche) (Sumber: aleteia.org)

Elemen wawangian dari warisan Katolik kita ini sudah ada berabad-abad sebelum kelahiran Kristus. Bagi saya ada “sesuatu” dari wawangian yang berasal dari dupa yang baru dibakar itu yang mengisi ruangan gereja dan mengangkat semangat rohani kita. Nah dari mana dupa itu berasal dan mengapa kita menggunakannya? Read the rest of this entry

[Unduh GRATIS] Flyer Rosario Indonesia dan Latin

Flyer ini berisikan Doa Rosario Bahasa Indonesia dan Rosario Bahasa Latin (terpisah).

Sudah beserta doa “Sub Tuum Praesidium” (Perlindungan Bunda Maria) dan “Oratio ad Sanctum Michael” (Doa St. Mikael Malaikat Agung).

Berikut ini link unduhannya:

Silakan untuk disebarluaskan dan dipergunakan dengan baik.

 

Semoga Tuhan memberkati,

 

Admin Terang Iman

Duduk, Berdiri, dan Berlutut – Arti Simbolis Seluruh Tata Gerak Misa

Oleh Lorelei Savaryn

Adoremus in æternum oleh Lawrence OP (Sumber: flickr.com)

Berlutut. Berdiri. Duduk. Berdiri. Duduk. Berlutut. Berdiri. Duduk. Berdiri. Wah!

Read the rest of this entry

3 Alasan Seorang Katolik Berlutut Ketika Masuk Gereja

Oleh Romo Mike Schmitz

Berlutut (Sumber: findinggodwithin.org)

Pernahkan Anda memerhatikan beberapa orang ketika masuk gereja, berjalan masuk ke dalam sebuah gereja Katolik, dan sebelum mereka menuju tempat duduk, mereka melakukan gerakan berlutut? Atau semacam gerakan setengah berlutut yang tergesa-gesa kemudian masuk ke tempat duduk. Beberapa orang, mereka berhenti dan merendahkan diri sampai berlutut. Ya, itulah yang kami harapkan. Gerakan setengah berlutut itu mungkin suatu usaha untuk berlutut. Read the rest of this entry

Doa Sebelum Bekerja

Oleh Pam Spano

Little boy child praying and holding wooden rosary. (Sumber: americamagazine.org)

Saya dipromosikan pada akhir bulan Maret dan saya sangat menyukai pekerjaan baru saya! Saya merasa diberkati karena mempunyai seorang atasan yang menginginkan saya untuk sukses dan dia sangat membantu saya. Dia sangat bersedia membalas pesan saya ketika dia sedang libur atau dia akan menelepon ke kantor sehingga dia dapat membimbing saya dalam melewati kesulitan yang sedang saya hadapi. Read the rest of this entry

Konsili Kalsedon dan Pengutukan Ajaran Nestorian

Oleh William Hemsworth

Konsili Kalsedon karya Vasily Surikov 1876 (Sumber: wikipedia.org)

Konsili Kalsedon diadakan hanya dua puluh tahun setelah Konsili Efesus. Pengaruhnya terhadap Kristologi dan doktrin tidak bisa dianggap remeh. Konsili itu diadakan karena adanya ajaran baru tentang kodrat Kristus oleh seorang biarawan yang bernama Eutykhes. Untuk merangkum ajaran itu, dia mengajarkan bahwa Kristus memiliki dua kodrat, namun setelah mereka bersatu maka hanya ada satu kodrat. Dia adalah lawan dari Nestorius yang pandangannya merusak kodrat Kristus. Pandangan ini tampaknya menghancurkan baik kemanusiaan dan keilahian Kristus. Sayangnya, pandangan ini tidak jauh dengan kepercayaan banyak orang Kristen saat ini. Read the rest of this entry

Santo Yohanes Yun Yu-il

Santo Yohanes Yun Yu-il (Sumber: cbck.or.kr)

Yohanes Yun Yu-il (1812-1867) lahir pada tahun 1812 di Hongju di Ch’ungch’ong-do. Kemudian dia menetap di Mungyong di Provinsi Kyongsang. Dia mencari nafkah dengan bertani. Dia menikah dan dianugerahi beberapa orang anak. Ketika penganiayaan dimulai, dia berusia 45 tahun. Yohanes seorang yang tinggi dan berjanggut tebal. Dia dikenal karena imannya yang saleh dan kepribadiannya yang sederhana. Secara tradisi keluarganya menganut agama Katolik dan menghasilkan beberapa orang katekis. Yohanes berusaha sebaik mungkin menjaga tradisi keluarganya. Read the rest of this entry

Santo Yosef Cho Yun-ho

Santo Yosef Cho Yun-ho (Sumber: cbck.or.kr)

Yosef Cho Yun-ho (1848-1866) lahir pada tahun 1848. Ketika penganiayaan dimulai, dia berusia 17 tahun. Karena Yosef baru saja menikah, dia dan istrinya tinggal bersama orang tua mereka. Iman Yosef begitu mendalam dan dia mematuhi semua aturan Gereja dengan setia. Read the rest of this entry

Santo Petrus Chong Won-ji

Santo Petrus Chong Won-ji (Sumber: cbck.or.kr)

Petrus Choung Woun-ji (1845-1866) lahir pada tahun 1845 dari kelaurga Katolik yang sangat saleh di Chinjam di Provinsi Ch’ungch’oung. Ketika penganiayaan dimulai pada tahun 1866, dia seorang yatim piatu. Ayahnya terlebih dahulu menjadi martir, dan ibunya juga sudah meninggal. Petrus meninggalkan rumahnya, dan dia pindah ke Desa Soungjidong di Cheonju, dia tinggal di sebuah kamar sewaan di rumah Petrus Cho. Ketika penganiayaan tahun 1866, dia berusia 21 tahun dan sudah menikah. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: