Author Archives: Terang Iman

Allah, Sang Mempelai Laki-laki Ilahi

Oleh Dr. Brant Pitre

God The Divine Bridgeroom (Sumber: Catholic Production YouTube Channel)

Alasan St. Paulus ketika melihat kayu salib yang berdarah, ia melihat perkawinan antara Sang Pencipta dan ciptaan, Allah dan umat manusia, dalam Kristus dan Gereja. Alasan ia melihatnya demikian karena ia tahu seluruh kisah sejarah keselamatan, karena ia tahu (secara khusus) mengenai Perjanjian Lama. Ia memahaminya dari perspektif Yahudi, bahwa Allah bukan hanya Sang Pencipta, Allah bukan hanya Sang Hakim Agung, tapi Allah sang Mempelai Laki-laki. Ia adalah kekasih yang mengejar mempelai wanita-Nya yaitu Israel, umat manusia yang sudah ditebus, dalam keinginan-Nya sendiri untuk mengawini umat manusia dalam perjanjian perkawinan selama-lamanya, dan itulah alasan utama eksistensi dunia, dan itulah alasan utama sejarah keselamatan, dan inilah makna terdalam dari kisah keselamatan. Read the rest of this entry

Tanda Yunus – Kisah Romo Scott Wooten

 

Romo Scott Wooten (Sumber: fwdioc.org)

Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari sorga kepada mereka. Tetapi jawab Yesus: “Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah, dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak. Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.” Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi (Matius 16:1-4)

Pernahkan Anda punya ayat dari Kitab Suci yang terbayang-bayang selama bertahun-tahun? Suatu waktu, Matius 16:1 menjadi salah satu ayat yang membingungkan bagi saya. Mengapa ayat ini? Ayat ini bukanlah ayat yang sangat unik, dan tidak secara khusus mewakili ayat tentang “kabar gembira” melainkan ayat yang menyedihkan. Namun, ayat ini melekat pada diri saya karena saya merasa kasihan pada orang-orang Farisi dan Saduki. Tampaknya mereka tersesat, dan setelah membaca kisah berikutnya, saya tahu kalau akhir cerita mereka tidak bagus. Read the rest of this entry

Perumpamaan Domba dan Kambing

Oleh Dr. Brant Pitre

The Last Judgment karya Fra Angelico (Sumber: wikipedia.org)

Dalam perumpamaan ini saya akan mencoba membongkarnya dan secara khusus mengaitkannya dengan doktrin Gereja mengenai surga dan neraka, yang merupakan doktrin yang sangat penting dan sentral, dan juga berakar dalam Kitab Suci. Perumpamaan dalam Matius 25:31-46 akan saya letakkan dalam konteks aslinya, berikut ini yang dikatakan Yesus pada akhir pengajaran yang terkenal itu: Read the rest of this entry

Salib Terbalik – Simbol Iblis kah?

Oleh Hector Molina

Crucifixion of Saint Peter karya Caravaggio (c. 1600) (Sumber: wikipedia.org)

Selama bertahun-tahun saya sering bertemu dengan orang-orang yang anti-Katolik. Argumen mereka yang menentang iman Katolik cukup mudah ditebak, salah satu yang paling populer adalah tuduhan bahwa Paus itu adalah Antikristus. Salah satu bukti yang khas atas tuduhan ini adalah simbol Kepausan yaitu salib terbalik, yang para anti-Katolik yakin sebagai lambang Iblis. Oleh karena itu, menurut mereka, Paus sendiri bersekutu dengan Iblis. Read the rest of this entry

Beriman ala Masker

5 Kesalahan Umum Cara Pakai Masker (Sumber: kompas.com)

Pada masa pandemi seperti sekarang, masker menjadi sesuatu yang wajib dikenakan ketika berada di luar rumah. Berbagai elemen masyarakat dari pemerintah, pemimpin agama, dan pemimpin masyarakat ikut serta menganjurkan masyarakatnya untuk mengenakan masker dengan benar. Dalam hal ini, saya melihat adanya anggapan umum bahwa mengenakan masker pasti terhindar dari penyakit. Sayang sekali anjuran yang sudah diberikan hanya dibaca sepotong saja, banyak orang lupa bahwa mengenakan masker juga harus benar. Read the rest of this entry

Kepada Siapa Ku Harus Pergi? – Kisah Douglas Beaumont Ph.D.

Douglas Beaumont (Sumber: douglasbeaumont.com)

Saya tidak menerima pendidikan yang sangat religius dari keluarga. Tetapi, secara tidak langsung saya diajarkan bahwa Tuhan itu ada, dan saya memegang kepercayaan yang samar-samar mengenai hal itu sampai sekolah menengah (setara SMA –red.), saat itu saya menjadi seorang agnostik praktis. Dengan adanya ribuan agama di dunia, dan juga ilmu pengetahuan yang terus mengubah pemikiran tentang “kebenaran.” Saya merasa tidak butuh untuk berkomitmen pada keyakinan apa pun. Lebih penting lagi, saya suka akan hidup saya tanpa aturan agama. Lebih jauh lagi, kelihatannya setiap orang Kristen yang berusaha menginjili saya, mereka tidak mampu memberikan jawaban yang memuaskan. Saya tidak akan mengubah hidup saya jika saya tidak punya alasan yang kuat untuk mengubahnya. Read the rest of this entry

Janganlah Kamu Menyebut Siapapun Bapa, Maksudnya Apa?

Oleh Dr. Brant Pitre

Woe unto You, Scribes and Pharisees (Malheur à vous, scribes et pharisiens) karya James Tissot di Brooklyn Museum (Sumber: wikipedia.org)

Ada ajaran Yesus yang terkenal, “Janganlah kamu menyebut siapapun bapa.” Dan saya kira perkataan itu menjadi ayat yang sulit, karena dalam Katolikisme, khususnya di Barat, ada kebiasaan yang sudah berlangsung berabad-abad untuk menyebut seorang presbiter sebagai bapa (di Indonesia istilah yang sama adalah rama atau romo). Saya sebagai seorang umat merasa janggal ketika seorang presbiter berkata, “Janganlah kamu menyebut siapapun bapa,” dan kita semua merasa tidak nyaman karena kita semua memanggil presbiter itu dengan sebutan romo. Read the rest of this entry

Mengapa Langit-langit Gereja Kuno Rusuk Kayunya Terlihat?

Oleh Joby Provido

St. Mary Cathedral Sydney, Australia (Sumber: thecatholictalks.com)

Ketika kita mengunjungi gereja kuno dengan arsitektur Gotik (atau kebangkitan Gotik), orang pasti memperhatikan langit-langitnya yang berkubah. Di beberapa gereja, para arsitek membiarkan bagian langit-langitnya terbuka sehingga rusuk-rusuk balok kayunya terlihat. Read the rest of this entry

Orang Tua adalah Misionaris bagi Anaknya

Oleh Estella Young

Children with Ascension of Jesus Icon (Sumber: catholicnews.sg)

Sebagai orang tua Katolik, kita berjanji untuk mendidik anak-anak kita itu dalam iman, pada hari perkawinan kita, dan juga setiap kali anak-anak kita dibaptis. Para presbiter paroki selalu mengingatkan kita bahwa “kalian [orang tua] adalah katekis pertama bagi anak Anda.” Read the rest of this entry

Maria Diangkat ke Surga dalam Alkitab

Maria diangkat ke surga (Sumber: stpaulcenter.com)

Dogma mengenai Maria diangkat ke surga mengajarkan bahwa pada akhir hidupnya di bumi, Maria diangkat ke surga dengan tubuh dan jiwanya. Di sana, Maria duduk di sebelah kanan Putranya, sebagai Ratu Surga dan Bumi. Dasar ajaran ini berakar dalam Kitab Suci, khususnya dalam penglihatan misterius dan apokaliptik yang dialami oleh Yohanes yang dicatat dalam Wahyu 12. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: