Category Archives: Ekaristi

Sejarah dan Makna Kasula

Oleh Philip Kosloski

Kasula foto oleh Br. Joseph Bailham, OP (Sumber: flickr.com dan aleteia.org)

Kasula Romawi berasal dari gaya busana dari berabad-abad lalu, namun Gereja mempertahankannya selama berabad-abad

Read the rest of this entry

Apakah “Hari Raya” itu Alkitabiah?

Oleh Tim Staples

Misa Hari Raya Pentakosta 2018 di Pantheon, Roma (Sumber: wantedinrome.com)

Ketika Gereja menetapkan satu hari raya baru, maka Gereja menjalankan kuasa ilahi Allah

Read the rest of this entry

Kasih yang Sangat Besar dari Ekaristi

Oleh Romo Boniface Hicks, OSB, dan Romo Thomas Acklin, OSB

Adorasi (Sumber: stmichael.catholic.sg)

Bentuk devosi tertinggi sebenarnya lebih dari sekadar devosi, yaitu adorasi Ekaristi. Doa devosional dan pribadi ini juga benar-benar suatu bentuk doa liturgis. Karena Ekaristi hanya berasal dari Liturgi Gereja, maka selalu ada sisi liturgis dalam adorasi Ekaristi. Read the rest of this entry

Ajaran Gereja tentang Kehadiran Nyata Yesus dalam Ekaristi

Oleh Leon K. Suprenant Jr. dan Philip C.L. Gray

Adoración de la Sagrada Forma por Carlos II (Museo del Prado) (Sumber: stpaulcenter.com)

Gereja Katolik selalu mengajarkan bahwa dalam Sakramen Mahakudus Ekaristi, tubuh dan darah bersama dengan jiwa dan keilahian dari Tuhan kita Yesus Kristus, yakni keseluruhan Kristus benar-benar hadir secara substansial. Ajaran ini berakar pada Kitab Suci, diajarkan para Bapa dan Doktor Gereja, dan ditegaskan kembali oleh para paus dan konsili ekumenis sepanjang sejarah Gereja. Ajaran ini dirangkum dalam Katekismus Gereja Katolik paragraf 1379-1381. Read the rest of this entry

Ekaristi dan Kebangkitan Badan

Oleh Dr. Scott Hahn

Adoration of the Mystic Lamb (Sumber: denvercatholic.org)

Sebelum Yesus melangkah menuju Kalvari, Ia memberi tahu para pendengar-Nya bagaimana kebangkitan kita akan terjadi: “Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya” (Yohanes 6:51).

Roti apakah itu? Yesus memberi tahu kita di ayat yang sama: “Roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia” (Yohanes 6:51). Read the rest of this entry

Paskah Yahudi dan Misa Kudus – Perjamuan Kenangan dan Kurban

Oleh Dr. Brant Pitre

“The Last Supper” foto oleh Sibeaster (Sumber: wikimedia.org)

Jika kita ingin memahami Paskah pada zaman Yesus, kita tidak cukup melihat kitab suci Yahudi kuno, kita juga perlu memperhatikan beberapa tradisi Yahudi kuno karena peribadatan berkembang dari waktu ke waktu. Berbagai hal ditambahkan, kebiasaan ditambahkan seiring berjalannya waktu, dan hal yang sama berlaku dengan peribadatan Yahudi. Maka, tradisi Yahudi pada zaman Kristus memiliki beberapa unsur lain dalam perjamuan Paskah yang ingin saya bagikan kepada Anda dalam sesi ini, semacam persiapan untuk apa yang akan kita lihat nanti dalam Perjamuan Malam Terakhir. Read the rest of this entry

Penyaliban, Ekaristi, dan Tamid

Oleh Dr. Brant Pitre

Agnus Dei karya Francisco de Zurbarán (Sumber: wikipedia.org)

Tamid dijelaskan di beberapa tempat dalam Perjanjian Lama. Saya akan memberikan beberapa perikop mengenai Tamid, dan marilah kita lihat apa yang Alkitab katakan mengenai perjamuan kuno ini dan bagaimana Yesus menggenapinya. Kutipan pertama dari Keluaran 29, yang menggambarkan kurban harian yang akan dilakukan bangsa Yahudi di Bait Allah:

“Inilah yang harus kauolah di atas mezbah itu: dua anak domba berumur setahun, tetap tiap-tiap hari. Domba yang satu haruslah kauolah pada waktu pagi dan domba yang lain kauolah pada waktu senja. Dan beserta domba yang satu kauolah sepersepuluh efa tepung yang terbaik dengan minyak tumbuk seperempat hin, dan korban curahan dari seperempat hin anggur” (Keluaran 29:38-40). Read the rest of this entry

Keberatan mengenai “Hasil Pokok Anggur”

Oleh Karlo Broussard

Perjamuan Malam Terakhir (Sumber: stpaulcenter,com)

Umat Katolik mempertahankan keyakinannya akan Ekaristi dengan mengacu kepada perkataan Kristus pada Perjamuan Malam Terakhir. Kita berpendapat bahwa Yesus berkata, “Inilah tubuh-Ku” bukan “Inilah yang melambangkan tubuh-Ku,” Ia secara harfiah menyatakan bahwa roti itu menjadi tubuh-Nya (dan anggur adalah darah-Nya). Read the rest of this entry

Apa itu Darah Perjanjian?

Oleh Karlo Broussard

Jesus Christ at a table with chalice and holding bread Stained glass at Calgary Alberta Canada by Posterazzi (Sumber: amazon.com)

Kurban penebusan Perjanjian Baru sudah dimulai pada Perjamuan Malam Terakhir

Ketika saatnya membela doktrin kehadiran nyata Kristus dalam Ekaristi, umat Katolik biasanya merujuk kapada kata-kata Yesus dalam Perjamuan Malam Terakhir berikut ini:

Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: “Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.” Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: “Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa (Matius 26:26-28, dengan penekanan tambahan). Read the rest of this entry

Apa yang Perlu Kamu Ketahui tentang Hari St. Valentine?

Oleh Michelle Arnold

“The Morning of St. Valentine” karya John Callcott Horsley (Sumber: wikimedia.org)

Apa yang pertama kali terlintas di benak kita ketika memikirkan Hari Valentine? Apakah mengingatkan kita kepada seorang uskup? Atau seorang martir Kristen mula-mula yang dengan gagah berani menyerahkan hidupnya untuk menjadi saksi Kristus? Ataukah pikiran kita dipenuhi dengan gambar hati dan bunga-bunga dengan cupid yang sedang terbang dengan busur yang dihasi panah berbentuk hati? Mungkin kita juga tiba-tiba ingat sesuatu, apakah Anda masih sempat membeli bunga mawar dan mengundang makan malam kekasih Anda? Read the rest of this entry

%d bloggers like this: