Advertisements

Blog Archives

Membungkuk saat Syahadat, untuk apa?

Dalam buku Tata Perayaan Ekaristi (TPE) ditulis demikian: “Membungkuk: dilakukan ketika mengucapkan ” Ia dikandung dari Roh Kudus , dilahirkan oleh Perawan Maria dan menjadi manusia” (Syahadat Nikea-Konstantinopel) atau ” yang di kandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria” (Syahadat Para Rasul) sebagai tanda ungkapan iman.”

  Read the rest of this entry

Advertisements
%d bloggers like this: