Blog Archives

Penyaliban – Penghinaan di Kayu Salib

Oleh Dr. Brant Pitre

Calvary karya Paolo Veronese, abad ke-16 (Sumber: wikimedia.org)

Kehormatan dan penghinaan adalah hal yang sangat penting pada zaman kuno. Maka elemen kedua mengenai penderitaan batin berhubungan dengan salib adalah penghinaan karena disalibkan. Bahkan Cicero seorang retoris ternama membicarakan tentang salib sebagai “pohon penghinaan.” Alasan hal itu dianggap demikian karena penyaliban secara khusus hukuman bagi para budak. Seneca menyebutnya “hukuman ekstrem dan pamungkas bagi seorang budak” dan Valerius Maximus menyebutnya “hukuman para budak.” Read the rest of this entry

Keberatan mengenai “Hasil Pokok Anggur”

Oleh Karlo Broussard

Perjamuan Malam Terakhir (Sumber: stpaulcenter,com)

Umat Katolik mempertahankan keyakinannya akan Ekaristi dengan mengacu kepada perkataan Kristus pada Perjamuan Malam Terakhir. Kita berpendapat bahwa Yesus berkata, “Inilah tubuh-Ku” bukan “Inilah yang melambangkan tubuh-Ku,” Ia secara harafiah menyatakan bahwa roti itu menjadi tubuh-Nya (dan anggur adalah darah-Nya). Read the rest of this entry

Apa itu Darah Perjanjian?

Oleh Karlo Broussard

Jesus Christ at a table with chalice and holding bread Stained glass at Calgary Alberta Canada by Posterazzi (Sumber: amazon.com)

Kurban penebusan Perjanjian Baru sudah dimulai pada Perjamuan Malam Terakhir

Ketika saatnya membela doktrin kehadiran nyata Kristus dalam Ekaristi, umat Katolik biasanya merujuk kapada kata-kata Yesus dalam Perjamuan Malam Terakhir berikut ini:

Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: “Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.” Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: “Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa (Matius 26:26-28, dengan penekanan tambahan). Read the rest of this entry

Mengapa Ada 10 Tulah di Mesir?

Oleh Gary Michuta

The Seventh Plague (1823) karya John Martin

Salah satu peristiwa penting dalam sejarah keselamatan adalah pembebasan dari Mesir (eksodus). Bangsa Israel terjebak dalam perbudakan di Mesir dan Allah memanggil Musa untuk membebaskan mereka. Allah berfirman kepada Musa, “Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka. Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas …” (Keluaran 3:7-8). Read the rest of this entry

Puasa Kristus sebagai Jawaban Sejarah Israel

Oleh Gary Michuta

Jesus Tempted in the Wilderness (Jésus tenté dans le désert) karya James Tissot (Sumber: wikimedia.org)

Ketika Allah menjadi manusia dan tinggal di antara kita, segala sesuatu yang Ia lakukan adalah wahyu yang penuh makna. Namun kadang-kadang tidak selalu jelas mengapa Yesus melakukan sesuatu yang dilakukan-Nya. Contohnya mengapa Yesus menuju ke padang pasir untuk berpuasa selama 40 hari, berdoa, dan digoda oleh Iblis (Matius 4:1-11, Markus 1:12-13, Lukas 4:1-13)? Beberapa perikop Perjanjian Lama mampu menjelaskan alasannya. Read the rest of this entry

Mengapa Tuhan Yesus Berpuasa 40 Hari di Padang Gurun?

Oleh Gary Michuta

Temptations of Christ (Mosaik di Basiika San Marco) (Sumber: wikimedia.org)

Pernahkan Anda bertanya mengapa Masa Prapaskah yang kudus itu selama 40 hari? Saya pikir sebagian umat Katolik tahu jawabannya: “Masa puasa selama empat puluh hari setiap tahun, Gereja mempersatukan diri dengan misteri Yesus di padang gurun” (KGK 540). Yesus berpuasa 40 hari dan 40 malam, begitu juga kita melakukannya, namun masih menyisakan pertanyaan: Mengapa 40? Read the rest of this entry

Apa Maksud Alkitab mengenai “Takhta-Nya untuk selamanya”?

Oleh Philip Kosloski

Takhta Allah karya Vasiliy Koren’ (Sumber: wikipedia.org dan aleteia.org)

Sebagian besar takhta telah hancur (sebagian besar oleh api), takhta ini akan ada sampai selama-lamanya

Read the rest of this entry

Apakah Yohanes Pembaptis Mengenal Tuhan Yesus?

Oleh Dr. Brant Pitre

Baptism of Christ karya David Zalenka (Sumber: wikimedia.org)

Yohanes Penginjil menuliskan kisah Yohanes Pembaptis yang memberikan kesaksian setelah Roh turun atas Yesus (Yohanes 1:32-34). Yohanes Pembaptis berkata bahwa, “Aku pun tidak mengenal-Nya.” Bukankah kita mengetahui bahwa Yohanes itu adalah sepupu Yesus. Maka satu hal ini membuat saya bingung. Oleh karena itu saya harus melihat literatur para Bapa Gereja yang artinya saya harus melihat kembali tradisi Gereja yang hidup untuk menjelaskan hal ini. Hal ini sungguh menarik. Read the rest of this entry

Misteri Natal dalam Perspektif Yahudi

Oleh Joe Heschmeyer

Joseph’s Dream karya Rembrandt & workshop (Sumber: wikimedia.org)

Dua perikop penting dalam masa Natal adalah Lukas 1-26-38 dan Matius 1:18-25, masing-masing perikop itu menelusuri kabar malaikat tentang misteri Inkarnasi kepada Perawan Maria dan Yusuf. Kita mendengarkan kedua perikop Injil itu pada pekan Natal, dan tidak cukup sampai di sana. Kita begitu familiar dengan perikop tersebut, terkadang kita juga sangat salah memahaminya. Akibatnya, kita hampir tidak memahami apa yang sedang terjadi dalam kedua perikop tersebut. Read the rest of this entry

Apakah Pembunuhan Kanak-kanak Suci itu Historis?

Oleh Trent Horn

The Triumph of the Innocents oleh William Holman Hunt (Sumber: wikipedia.org)

Bukti menunjukkan bahwa narasi kelahiran Kristus menurut Matius itu bukan sekadar kisah alegoris

Read the rest of this entry

%d bloggers like this: