Blog Archives

Jangan Sentuh Yesus yang Bangkit

Oleh Kenneth D. Whitehead

Noli me tangere Appearance of Jesus Christ to Maria Magdalena, 1835 karya Alexander Andreyevich Ivanov (Sumber: wikipedia.org)

Kenapa Yesus berkata “Jangan memegang Aku” kepada Maria Magdalena yang menjadi saksi pertama akan kebangkitan-Nya. Penjelasan menurut iman Katolik menawarkan beberapa pemikiran.

Read the rest of this entry

Yesus yang Turun ke Tempat Penantian

Oleh Dr. Brant Pitre

Anastasis at Chora (Sumber: wikipedia.org)

Dalam 1 Petrus 3:18-19 tertulis sesuatu tentang Yesus demikian:

… yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara …

Merujuk tentang apa ayat ini? Nah, inilah salah satu contoh klasik dari naskah Kitab Suci di mana ada kesulitan dan ketidakjelasan, dan memang ada perdebatan tentang bagaimana menerjemahkannya di antara umat beriman Katolik, begitu juga antara orang-orang kudus dan berbagai Bapa Gereja. Jadi memang ada naskah-naskah tertentu punya argumen berbeda yang dikemukakan oleh para Bapa dan Pujangga Gereja yang berbeda pula, dan di sini Gereja tidak punya tasiran mengikat yang infabel (tidak dapat salah) … atau jika Gereja punya tafsiran yang infabel, Gereja akan memberikan pengajarannya setelah beberapa orang kudus menyatakan pendapat mereka. Read the rest of this entry

Apakah Allah Benar-benar Meninggalkan Yesus?

Oleh Dr. John Bergsma

Kristus masuk kota Yerusalem dengan menaiki keledai (Sumber: stpaulcenter.com)

Bacaan pada Minggu Palma mungkin kelihatan jomplang atau bertolak belakang, tapi bisa membantu kita memahami peristiwa yang akan segera terjadi pada Triduum dan Paskah. Kita mulai Misa dengan sorak-sorai meriah ketika kita menghidupkan kembali masuknya Yesus ke kota Yerusalem dengan gegap gempita. Kita mengakhiri bacaan Misa itu dengan khusyuk, tidak mampu memikirkan realitas tentang proses penyalahgunaan pengadilan dan kekuasaan yang paling mengerikan dalam sejarah umat manusia, di mana satu-satunya manusia yang tak bersalah yang pernah hidup di muka bumi ini dijatuhi hukuman mati. Apa maksud semua itu? Read the rest of this entry

Pembicaraan Yesus dan Musa ketika Transfigurasi

Oleh Rod Bennett

Para rasul punya gagasan tentang percakapan apa yang mereka dengan dalam peristiwa Transfigurasi, tapi Musa tahu lebih jelas lagi

Read the rest of this entry

Rahasia 4 Misa Natal

Nativity of the Lord (Sumber: vaticannews.va)

Sejak semula, umat Kristen merayakan apa yang sudah digenapi Tuhan Yesus demi keselamatan umat manusia. Mereka melakukan perayaan pada hari Minggu, yaitu hari pada waktu kebangkitan Tuhan. Sebagai hari raya tahunan pada hari Minggu sesudah bulan pertama ekuinoks musim semi, itulah yang disebut Minggu Paskah.

Pada awal abad ke-4, kalender liturgi mulai berkembang, yang menghargai Yesus juga secara “historis.” Jumat Agung ditambahkan untuk mengenangkan wafat Yesus, dan juga Perjamuan Terakhir. Dalam sekitaran itu, Nativitas yaitu Kelahiran Yesus ditambahkan. Bukti pertama perayaan Kelahiran Tuhan Kita dimulai pada tahun 336. Segera sesudah itu, Gereja Timur, perayaan Natal Epifani mulai dirayakan pada tanggal 6 Januari. Tanggal itu juga sering dihubung-hubungkan dengan festival rakyat pagan yaitu kelahiran matahari yang tak terkalahkan (Natale Solis Invicti) yang diperkenalkan oleh Kaisar Aurelian pada tahun 274 untuk menghormati Dewa Matahari Suriah dari Emesa (Elagablus atau Heliogabalus –red.) pada tanggal 25 Desember. Read the rest of this entry

Imanuel Mengingatkan Kita pada Ekaristi

Oleh Philip Kosloski

Palungan (Sumber: aleteia.org)

Kita menyebut Yesus dengan nama alkitabiahnya yaitu “Imanuel” yang artinya “Allah beserta kita” – suatu gelar yang diungkapkan dengan cara yang istimewa dalam Ekaristi

Read the rest of this entry

Ketika Petrus Berjumpa dengan Yesus

Oleh Cy Kellett

Yesus dan Petrus (Sumber: catholic.com)

Perjumpaan pertama antara Yesus dan Petrus disajikan kepada kita dalam dua cara yang berbeda. Ketika Yesus memanggil Petrus untuk menjadi murid-Nya, Markus, Matius, dan Lukas menampilkan Petrus yang sedang bekerja sebagai seorang nelayan di Galilea. Di kisah lain, Yohanes memberi tahu kita bahwa Yesus sudah bepergian untuk melihat Yohanes Pembaptis di Yudea, seperti yang dilakukan orang banyak. Dan pada saat yang sama, ada sekelompok pria berasal dari Betsaida, dari kelompok itu ada Petrus dan Andreas, saudaranya yang juga pergi untuk melihat Yohanes Pembaptis. Dalam Injil Yohanes, Yohanes Pembaptis bersaksi bahwa Yesus adalah “Anak Domba Allah” (Yohanes 1:36) di hadapan Andreas, yang mulai mengikuti Yesus yang kemudian memperkenalkan Petrus kepada Yesus. Read the rest of this entry

Apakah Yesus Menghapuskan Hukum Musa?

Oleh Tim Staples

Tabut Perjanjian (Sumber: catholic.com)

Perkataan Yesus memberikan kita hukum baru yang akan menggenapi sekaligus menggantikan (atau menghapus) Hukum Lama

Read the rest of this entry

Batu Penjuru: Tidak Ada Keselamatan Dalam yang Lain

Oleh Dr. Brant Pitre

Christ Before Caiaphas by Matthias Stom (Sumber: wikipedia.org)

Saya akan menjelaskan konteks awal dari Kisah Para Rasul 4 yang mengisahkan ketika para murid ditangkap di Yerusalem karena melakukan mukjizat dan memberitakan Injil. Peristiwa ini berada dalam konteks penganiayaan awal terhadap Petrus, Yakobus, dan Yohanes. Penganiayaan ini bukan dilakukan oleh orang pagan yakni Kekaisaran Romawi, melainkan oleh para pemimpin Yahudi di Yerusalem: Kayafas dan Hanas, orang yang sama yang sudah menjatuhkan hukuman mati kepada Yesus sehingga Ia disalibkan di Kalvari. Jadi apa yang terjadi, orang-orang mulai mendengar kabar baik dari Petrus, Yakobus, dan Yohanes, dan para rasul lainnya, dan pertobatan mulai terjadi. Faktanya, dalam Kisah Para Rasul 4:4 dikatakan bahwa 5.000 orang laki-laki menjadi percaya setelah mendengarkan perkataan para rasul yang berkhotbah di kota itu. Jadi saya ingin Anda untuk memikirkan bahwa itu juga menjadi konteksnya. Alasan lain bahwa Petrus dan para murid ditangkap karena hal ini semakin tidak terkendali. Read the rest of this entry

Kasih Kristus dan Persatuan Gereja

Oleh Dr. Brant Pitre

‘The good Shepherd’ mosaic in mausoleum of Galla Placidia. UNESCO World heritage site. Ravenna, Italy. 5th century A.D. (Sumber wikipedia.org)

Dalam naskah mengenai Yesus gembala yang baik (Yohanes 10:11-18). Ada aspek lain darlam naskah ini yang sangat penting dan perlu ditekankan adalah gambaran Yesus akan kesatuan Gereja. Saya tidak tahu dengan pengalaman Anda, tapi dari pengalaman saya yang dibesarkan sebagai seorang Katolik di Amerika Serikat, sejak masa kanak-kanak, saya selalu menyadari adanya banyak denominasi Kristen yang berbeda-beda, atau banyak gereja-gereja Kristen yang berbeda, di sini seringkali kita dengan bebas menggunakan istilah jamak mengenai ini [gereja-gereja]. Dan memang ada ribuan denominasi saat ini maupun di sepanjang waktu. Dan itulah bagian kehidupan kita, jika Anda seorang Kristen yang hidup pada munculnya Reformasi Protestan yang terjadi pada abad ke-16 yang menyebabkan perkembangbiakan berbagai bentuk denominasi gereja-gereja Kristen atau komunitas gerejawi yang berbeda-beda. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: