Blog Archives

Yesaya 66 dan Pertobatan Bangsa Bukan Yahudi

Oleh Dr. Brant Pitre

Adorazione dei Magi karya Sandro Botticelli (Sumber: wikipedia.org)

Yesaya 66 merupakan contoh terkenal dari sesuatu yang disebut “suatu nubuat pertobatan bangsa bukan Yahudi” atau bisa dikatakan pertobatan bangsa-bangsa. Jadi jika Anda mendalami hal ini, Yesaya merupakan kitab paling terkenal dari Perjanjian Lama. Read the rest of this entry

Mesias, Tunas dari Tunggul Isai

Oleh Dr. Brant Pitre

Tree of Jesse karya Jan Mostaert (Sumber: wikipedia.org)

[Paulus] tiba di Antiokhia di Pisidia. Pada hari Sabat mereka pergi ke rumah ibadat, lalu duduk di situ. Maka bangkitlah Paulus. Ia memberi isyarat dengan tangannya, lalu berkata: “Hai orang-orang Israel dan kamu yang takut akan Allah, dengarkanlah! Allah umat Israel ini telah memilih nenek moyang kita dan membuat umat itu menjadi besar, ketika mereka tinggal di Mesir sebagai orang asing. Dengan tangan-Nya yang luhur Ia telah memimpin mereka keluar dari negeri itu (Kisah Para Rasul 13:14,16-17). Read the rest of this entry

Perumpamaan Domba dan Kambing

Oleh Dr. Brant Pitre

The Last Judgment karya Fra Angelico (Sumber: wikipedia.org)

Dalam perumpamaan ini saya akan mencoba membongkarnya dan secara khusus mengaitkannya dengan doktrin Gereja mengenai surga dan neraka, yang merupakan doktrin yang sangat penting dan sentral, dan juga berakar dalam Kitab Suci. Perumpamaan dalam Matius 25:31-46 akan saya letakkan dalam konteks aslinya, berikut ini yang dikatakan Yesus pada akhir pengajaran yang terkenal itu: Read the rest of this entry

Janganlah Kamu Menyebut Siapapun Bapa, Maksudnya Apa?

Oleh Dr. Brant Pitre

Woe unto You, Scribes and Pharisees (Malheur à vous, scribes et pharisiens) karya James Tissot di Brooklyn Museum (Sumber: wikipedia.org)

Ada ajaran Yesus yang terkenal, “Janganlah kamu menyebut siapapun bapa.” Dan saya kira perkataan itu menjadi ayat yang sulit, karena dalam Katolikisme, khususnya di Barat, ada kebiasaan yang sudah berlangsung berabad-abad untuk menyebut seorang presbiter sebagai bapa (di Indonesia istilah yang sama adalah rama atau romo). Saya sebagai seorang umat merasa janggal ketika seorang presbiter berkata, “Janganlah kamu menyebut siapapun bapa,” dan kita semua merasa tidak nyaman karena kita semua memanggil presbiter itu dengan sebutan romo. Read the rest of this entry

Yesus Berjalan di atas Air dan Keilahian-Nya

Oleh Dr. Brant Pitre

Le Christ marchant sur la mer karya Amédée Varint (Sumber: Wikipedia.org)

Kisah Tuhan Yesus berjalan di atas air dicatat dalam sebagian besar Injil, namun ada yang berbeda dengan Matius, yang memberikan kita sesuatu yang penting. Matius memberi tahu kita tentang adanya adegan tambahan. Dalam Injilnya, Matius yang menberi tahu kita bahwa Yesus tidak hanya berjalan di atas air, namun juga Ia mengajak Petrus untuk datang dan berjalan di atas air. Maka dalam konteks ini, Matius melanjutkan kisah ini dengan kisah Petrus yang berjalan di atas danau di mana Petrus berkata, “Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air.” Maka Yesus berkata kepadanya supaya Petrus “datang”, dan tentu saja Petrus menjadi contoh klasik sebagai seorang yang terburu nafsu. Petrus menjadi orang yang selalu membolak-balik perkataannya, mengatakan hal yang salah dan juga tindakan yang salah sebelum ia berpikir. Read the rest of this entry

Apakah Awalnya Kitab Injil itu Anonim?

Oleh Dr. Brant Pitre

The Four Evangelists karya Jacob Jordaens (Sumber: wikipedia.org)

Ada pertanyaan, “Apakah kitab-kitab Injil itu anonim?” Nah, salah satu hal yang perlu kita lakukan setiap kali kita meninjau sejarah. Nah sekarang kita akan meninjau hal ini dari perspektif sejarah dan juga akal budi. Kita abaikan sementara hal mengenai iman. Kita hanya akan melihatnya dari sisi sejarah. Mengenai pertanyaan ini kita harus memastikan: siapa yang menulis kitab-kitab ini yang kemudian kita menyebutnya keempat Injil? Read the rest of this entry

Allah-Ku, Allah-Ku, Mengapa Engkau Meninggalkan Aku

Oleh Dr. Brant Pitre

Eli, Eli, Lama Sabakhtani dari The Passion of the Christ (Sumber: YouTube DJ Anthony)

Sesudah Tuhan Yesus disidang dan didera di sepanjang jalan menuju Golgota, Matius mengisahkan kisah sebenarnya dalam penyaliban dan wafat Yesus. Dalam Minggu Sengsara dikisahkan dalam Injil Matius 27:32 demikian:

Ketika mereka berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus. Maka sampailah mereka di suatu tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak. Lalu mereka memberi Dia minum anggur bercampur empedu. Setelah Ia mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya. Read the rest of this entry

Yesus – Hamba yang Menderita dan Yusuf yang Baru

Oleh Dr. Brant Pitre

Joseph Sold (Sumber: YouTube Catholic Productions)

Aspek ketiga dalam narasai Kisah Sengsara Yesus adalah mengenai hamba yang menderita. Perlu diketahui bahwa hal ini penting. Dalam Perjanjian Lama ada nubuat tentang hamba yang menderita seperti dalam Yesaya 50:4-7, yang merupakan bacaan pertama pada Minggu Palma. Perikop itu menggambarkan hamba Allah yang misterius yang memberikan punggungnya pada para penyesah, dan ia tidak menyembunyikan mukanya ketika dinodai dan diludahi. Dan apa yang terjadi setelah Penderitaan di Taman Getsemani? Read the rest of this entry

Kebangkitan Yesus dan Tanda Yunus

Oleh Dr. Brant Pitre

Jonah and the Whale karya Pieter Lastman (Sumber: wikipedia.org)

Mengapa orang Kristen perdana percaya Yesus bangkit?

Ada tiga alasan utama orang Kristen perdana percaya akan Kebangkitan, perlu diketahui mereka semua ini adalah orang Kristen Yahudi. Read the rest of this entry

Paskah Yahudi dan Misa Kudus – Perjamuan Kenangan dan Kurban

Oleh Dr. Brant Pitre

“The Last Supper” foto oleh Sibeaster (Sumber: wikimedia.org)

Jika kita ingin memahami Paskah pada zaman Yesus, kita tidak cukup melihat kitab suci Yahudi kuno, kita juga perlu memperhatikan beberapa tradisi Yahudi kuno karena peribadatan berkembang dari waktu ke waktu. Berbagai hal ditambahkan, kebiasaan ditambahkan seiring berjalannya waktu, dan hal yang sama berlaku dengan peribadatan Yahudi. Maka, tradisi Yahudi pada zaman Kristus memiliki beberapa unsur lain dalam perjamuan Paskah yang ingin saya bagikan kepada Anda dalam sesi ini, semacam persiapan untuk apa yang akan kita lihat nanti dalam Perjamuan Malam Terakhir. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: