Blog Archives

Memandang Gereja dengan Mata yang Baru – Kisah Doug Doughan

Doug Doughan (Sumber: chnetwork.org)

Saya dibesarkan dalam keluarga Katolik yang hebat. Kami adalah delapan anak dan kedua orang tua kami memastikan supaya kami bertumbuh besar untuk memuji dan menyembah Tuhan. Kami berdoa saat makan dan hari Minggu adalah hari istirahat. Kami bekerja keras dalam sepekan dan ke gereja setiap akhir pekannya dan juga ikut kelas ketakisasi. Saya masih ingat ketika saudara laki-laki saya sedang berada di gereja dan kami mulai cekikikan karena ada sesuatu yang kami anggap lucu, dan kami hanya akan merasakan tepukan di kepala kami dari salah satu orang tua kami. Gereja merupakan tempat penghormatan dan rasa kagum. Meskipun ikut Misa adalah hal yang wajib dalam keluarga kami, saya selalu merasakan suatu perasaan butuh atau ingin untuk berada di sana. Banyak teman saya yang beragama Katolik dan ikut serta di kelas katekisasi bersama saya. Saya sering diingatkan untuk tidak bertanya, cukup percaya saja, dan sebagian besar saya melakukannya demikian. Tapi seperti banyak anak lainnya, ketika mencapai usia remaja, iman menjadi hal yang kurang berarti bagi saya. Read the rest of this entry

Hubungan Tulisan Paulus dengan Naskah Laut Mati – Tentang Melakukan Hukum Taurat

Oleh Dr. John Bergsma

Saint Paul Writing His Epistles karya Valentin de Boulogne (Sumber: wikipedia.org)

Apakah ada hubungan antara Paulus dengan Naskah Laut Mati? Paulus itu seorang Farisi, apa yang dilakukan seorang Farisi terhadap Naskah kaum Eseni? Naskah Laut Mati menjelaskan banyak aspek dari tulisan Paulus, di sini setidaknya saya akan membicarakan dua aspek saja. Dua aspek itu adalah Siteriologi Paulus (doktrin tentang Keselamatan) dan juga Eklesiologi (doktrin tentang Gereja).  Apa yang Paulus katakan mengenai bagaimana kita diselamatkan dan apa yang ia katakan mengenai Gereja, keduanya semakin diperkaya ketika kita membandingkan apa yang ia katakan dengan apa yang kita lihat di Naskah Laut Mati. Read the rest of this entry

Imamat dan Salib

Oleh Dr. John Bergsma

Chemin de croix, église Saint-Symphorien de Pfettisheim, Bas-Rhin, France foto oleh Pethrus (Sumber: wikimedia.org)

Jauh dalam narasi kisah sengsara, dalam Yohanes 19:23 kita akan melihat betapa uniknya antara imamat dan salib. Perhatikan bahwa jubah-Nya itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja. Mengapa Yohanes menjelaskan hal ini? Hal ini seringkali dianggap sepele. Yesus mengenakan pakaian yang tidak dijahit dan rapi yang lebih nyaman daripada pakaian lainnya. Nah, hanya ada satu referensi mengenai jubah yang tidak dijahit dalam literatur Yahudi kuno, dan Josephus sedang membicarakan pakaian seorang imam agung:

Memang imam agung itu dihiasi dengan pakaian yang sama … berwarna biru. Pakaian ini juga merupakan jubah panjang sampai ke kaki. … Sekarang jubah ini tidak dibuat dengan dua potong, juga tidak dijahit sepanjang bahu dan sampingnya, namun sebagai satu jubah panjang yang ditenun yang memiliki lubang untuk leher. (Flavius Josephus, Antiquities of the Jews, 3.15) Read the rest of this entry

Bagaimana Naskah Laut Mati Ditemukan?

Oleh Dr. John Bergsma

Gua di Qumran (Sumber: wikipedia.org)

Pada awal musim semi tahun 1947, tiga orang gembala dari suku Badawi seolah-olah sedang menggembalakan kawanan ternak mereka di sepanjang pantai Laut Mati. Hal itu sepertinya janggal dan bertentangan karena bukan benar-benar padang rumput di pantai Laut Mati, di sana adalah daerah paling tandus yang pernah Anda temui, seperti di pusat kota Steubenville. Read the rest of this entry

Makna Garam dalam Kitab Suci

Oleh Daniel Esparza

Hamparan Garam di Bolivia oleh psyberartist (Sumber: flickr.com dan aleteia.org)

Garam merupakan bahan pokok kehidupan manusia yang telah digunakan sejak zaman kuno untuk berbagai tujuan, dan sarat makna spiritual.

Read the rest of this entry

Makna Persembahan dalam Misa

Persembahan Misa Malam Natal 2016 Vatikan (Sumber: scmp.com)

Ketika kita mengikuti Misa, setelah mendengar homili dengan saksama dan mengucapkan Kredo dengan penuh sikap hormat, dan bersama-sama mendoakan Doa Umat. Maka imam melanjutkan perayaan dari Liturgi Sabda ke Liturgi Ekaristi. Pada bagian Liturgi Ekaristi ini dimulai dengan Persiapan Persembahan. Pada bagian ini seolah-olah menjadi semacam rehat setelah berdiri dalam sikap doa. Mungkin juga kita tidak terlalu memperhatikan pada bagian ini dan sibuk mempersiapkan uang persembahan kita. Nah, setiap bagian dalam Misa tentu saja memiliki makna, maka apa makna dari Persembahan yang sering kali kita jarang perhatikan tersebut. Read the rest of this entry

7 Perjanjian dalam Alkitab

Oleh Chris McCarthy

Alkitab oleh Dwight Stone (Sumber: flickr.com)

Sebagian besar umat Kristiani percaya bahwa hanya ada dua perjanjian yang ditetapkan oleh Allah dalam sejarah keselamatan (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru –red.). Sebenarnya ada tujuh. Tentu saja ada pembagian utama antara perjanjian yang ketujuh dengan enam perjanjian yang dirumuskan sebelumnya (lihat Scott Hahn dalam bukunya “A Father who Keeps His Promises: God’s Covenant Love in Scripture” tersedia dalam Bahasa Indonesia terbitan Dioma –red.). Seorang penulis ternama yaitu John Bergsma, dalam bukunya “Bible Basics for Catholics” dia menunjukkan bahwa yang kita sebut Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru itu ternyata ada lebih banyak lagi kronologi dalam Perjanjian Lama dari yang kita baca sepintas lalu. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: