Category Archives: Kitab Suci

Sakramen Penguatan dalam Alkitab

Oleh Dr. Brant Pitre

The Sacrament of Confirmation karya Jacques Dumont le Romain (Sumber: fineartamerica.com)

Apakah Sakramen Penguatan diajarkan dalam Kitab Suci? Nah, jika kita sudah menerima Sakramen Penguatan maka Anda mengerti bahwa Sakramen Penguatan adalah penyempurnaan dari Pembaptisan kita. Itulah urapan kedua dengan Roh Kudus (daya Roh Kudus) yang dilakukan oleh uskup yang memetaraikan kita (menyempurnakan kita). Maka, Penguatan menyempurnakan Baptisan kita kepada Kristus untuk suatu tujuan tertentu. Apakah Anda tahu tujuannya apa? Untuk menjadi saksi Injil. Banyak orang tidak terlalu paham tentang mengapa kita menerima Penguatan karena tidak tahu apa itu Sakramen Penguatan. Jangan salah paham, Penguatan bukanlah Baptisan kedua. Dan juga bukan semacam hari wisuda Katolik, ya? Read the rest of this entry

Akar Kitab Suci Rabu Abu

Oleh Dr. Brant Pitre

Ash Wednesday (Sumber: philstar.com)

Sesudah Hari Raya Natal, salah satu hari paling populer dalam setahun untuk ikut Misa adalah Rabu Abu, meskipun umat Katolik yang jarang Misa ikut Misa Rabu Abu. Rabu Abu menjadi hari pertama dari Masa Prapaskah. Namun, di saat yang sama, terlepas dari popularitas dan tingkat kehadiran umat yang tinggi, menjadi salah satu hari dalam setahun yang paling membingungkan karena umat Katolik melakukan hal-hal yang sangat aneh.

Pertama-tama, kita punya abu yang dibubuhkan di dahi kita dalam bentuk salib, banyak orang banyak bertanya-tanya: Apa arti abu itu? Mengapa orang Katolik mengenakan abu di dahi mereka? Dan bahkan kemudian ada orang lain yang menantang kita demikian, “Mengapa kalian orang Katolik membubuhkan abu di dahi supaya menunjukkan bahwa kalian sedang berpuasa padahal Yesus dengan jelas mengatakan dalam Injil bahwa kapan pun kalian berpuasa jangan sampai ada orang yang tahu, kalian harus mencuci muka kalian, dan meminyaki kepala kalian supaya tidak ada orang yang tahu kalau kalian sedang berpuasa dan melakukannya dengan tersembunyi.” Bukankah Rabu Abu dalam pengertian demikian menjadi bertentangan dengan ajaran Yesus sendiri? Berikut ini jawaban mengenai pertanyaan-pertanyaan itu dengan melihat dua hal: Read the rest of this entry

7 Sukacita St. Yusuf

Oleh Philip Kosloski

Keluarga Kudus, Yesus, Maria dan Yusuf dari Wellcome Collection Gallery (Sumber: aleteia.org)

Berikut ini peristiwa sukacita dalam kehidupan Yusuf

Read the rest of this entry

7 Kedukaan St. Yusuf

Oleh Philip Kosloski

St. Joseph’s Dream karya Daniele Crespi (Sumber: aleteia.org)

Devosi ini menggambarkan tujuh peristiwa sulit yang dialami dalam kehidupan St. Yusuf

Read the rest of this entry

Bertobat dan Dibaptis

Oleh Dr. Brant Pitre

Baptism of the Neophytes karya Masaccio (1425-1426) di Brancacci Chapel, Florence (Sumber: wikipedia.org)

Jika kita melihat kembali Kisah Para Rasul 2, yang mengisahkan homili Petrus pada hari raya Pentakosta. Dikatakan demikian:

Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: “Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini. Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus.” Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: “Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara? (Kisah Para Rasul 2:14, 36-37) Read the rest of this entry

Yesus dan Keluaran Perjanjian Baru

Oleh Dr. Brant Pitre

Flight to Egypt (Sumber: pinterest.com)

Dalam Injil Matius ada tertulis mengenai penggenapan Kitab Suci, yakni pada:

Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.” (Matius 2:15b) Read the rest of this entry

Yesus dan Murid Yohanes Pembaptis

Oleh Dr. Brant Pitre

Ikon ‘Behold the Lamb of God’ karya Peter Murphy (Sumber: fineartamerica.com)

Dalam Yohanes 1:35-42 berbunyi demikian:

Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah!”

Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus.

Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: “Apakah yang kamu cari?” Kata mereka kepada-Nya: “Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?” Ia berkata kepada mereka: “Marilah dan kamu akan melihatnya.” Merekapun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat. Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: “Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus).” Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: “Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus).” Read the rest of this entry

Baptisan Yesus dan Ishak yang Baru

Oleh Dr. Brant Pitre

El sacrificio de Isaac karya Domenichino (Sumber: wikipedia.org)

Ada satu hal yang penting yaitu gambaran Yesus sebagai Ishak yang baru. Nah, di mana kita bisa melihat gambaran itu? Ada dalam baris terakhir dalam kisah Pembaptisan, ketika Allah berkata:

“Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan” (Matius 3:17) Read the rest of this entry

Yesaya 66 dan Pertobatan Bangsa Bukan Yahudi

Oleh Dr. Brant Pitre

Adorazione dei Magi karya Sandro Botticelli (Sumber: wikipedia.org)

Yesaya 66 merupakan contoh terkenal dari sesuatu yang disebut “suatu nubuat pertobatan bangsa bukan Yahudi” atau bisa dikatakan pertobatan bangsa-bangsa. Jadi jika Anda mendalami hal ini, Yesaya merupakan kitab paling terkenal dari Perjanjian Lama. Read the rest of this entry

Mesias, Tunas dari Tunggul Isai

Oleh Dr. Brant Pitre

Tree of Jesse karya Jan Mostaert (Sumber: wikipedia.org)

[Paulus] tiba di Antiokhia di Pisidia. Pada hari Sabat mereka pergi ke rumah ibadat, lalu duduk di situ. Maka bangkitlah Paulus. Ia memberi isyarat dengan tangannya, lalu berkata: “Hai orang-orang Israel dan kamu yang takut akan Allah, dengarkanlah! Allah umat Israel ini telah memilih nenek moyang kita dan membuat umat itu menjadi besar, ketika mereka tinggal di Mesir sebagai orang asing. Dengan tangan-Nya yang luhur Ia telah memimpin mereka keluar dari negeri itu (Kisah Para Rasul 13:14,16-17). Read the rest of this entry

%d bloggers like this: