Category Archives: Kitab Suci

Yesus yang Turun ke Tempat Penantian

Oleh Dr. Brant Pitre

Anastasis at Chora (Sumber: wikipedia.org)

Dalam 1 Petrus 3:18-19 tertulis sesuatu tentang Yesus demikian:

… yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara …

Merujuk tentang apa ayat ini? Nah, inilah salah satu contoh klasik dari naskah Kitab Suci di mana ada kesulitan dan ketidakjelasan, dan memang ada perdebatan tentang bagaimana menerjemahkannya di antara umat beriman Katolik, begitu juga antara orang-orang kudus dan berbagai Bapa Gereja. Jadi memang ada naskah-naskah tertentu punya argumen berbeda yang dikemukakan oleh para Bapa dan Pujangga Gereja yang berbeda pula, dan di sini Gereja tidak punya tasiran mengikat yang infabel (tidak dapat salah) … atau jika Gereja punya tafsiran yang infabel, Gereja akan memberikan pengajarannya setelah beberapa orang kudus menyatakan pendapat mereka. Read the rest of this entry

Pembicaraan Yesus dan Musa ketika Transfigurasi

Oleh Rod Bennett

Para rasul punya gagasan tentang percakapan apa yang mereka dengan dalam peristiwa Transfigurasi, tapi Musa tahu lebih jelas lagi

Read the rest of this entry

Arkeologi Menegaskan Alkitab

Oleh Luke Lancaster

Silinder Nebukadnezar (Sumber: biblicalarchaeology.org)

Arkeologi sudah menemukan bukti tertulis yang berada di bumi dari berbagai macam kisah dan tokoh yang tersebar dalam Perjanjian Lama

Orang-orang skeptis radikal percaya bahwa Perjanjian Lama hanyalah sekumpulan mitos yang tidak punya nilai kebenaran sejarah. Namun, jika itu masalahnya, maka seharusnya arkeologi tidak akan menemukan bukti-bukti tertulis yang ada di bumi ini mengenai berbagai macam kisah dan tokoh yang tersebar di Perjanjian Lama. Maka, pertimbangkanlah sepuluh hubungan antara Alkitab dan arkeologi ini. Read the rest of this entry

Ketika Petrus Berjumpa dengan Yesus

Oleh Cy Kellett

Yesus dan Petrus (Sumber: catholic.com)

Perjumpaan pertama antara Yesus dan Petrus disajikan kepada kita dalam dua cara yang berbeda. Ketika Yesus memanggil Petrus untuk menjadi murid-Nya, Markus, Matius, dan Lukas menampilkan Petrus yang sedang bekerja sebagai seorang nelayan di Galilea. Di kisah lain, Yohanes memberi tahu kita bahwa Yesus sudah bepergian untuk melihat Yohanes Pembaptis di Yudea, seperti yang dilakukan orang banyak. Dan pada saat yang sama, ada sekelompok pria berasal dari Betsaida, dari kelompok itu ada Petrus dan Andreas, saudaranya yang juga pergi untuk melihat Yohanes Pembaptis. Dalam Injil Yohanes, Yohanes Pembaptis bersaksi bahwa Yesus adalah “Anak Domba Allah” (Yohanes 1:36) di hadapan Andreas, yang mulai mengikuti Yesus yang kemudian memperkenalkan Petrus kepada Yesus. Read the rest of this entry

Eksorsisme Kosmik Agung

Oleh Dr. Brant Pitre

The Crucifixion karya Andreas Pavias (Sumber: wikipedia.org)

Dalam akhir kehidupan Yesus ada bagian menarik karena akan mengingat kembali peristiwa di Taman Getsemani, kecuali penekanannya yang berbeda. Apa yang dikatakan-Nya adalah telah tiba saat-Nya dan Ia tidak berkata supaya Bapa menyelamatkan-Nya dari saat itu, melainkan Ia berkata, “Bapa, muliakanlah nama-Mu.” Jadi dalam puncak sengsara-Nya, Ia menyatakan bahwa Ia tidak menghindari saat itu, Ia hendak menerimanya dalam perbuatan yang menyatakan penerimaan akan saat itu. Allah melakukan sesuatu yang unik dalam kitab-kitab Injil. Inilah sesuatu yang Allah lakukan sebanyak tiga kali. Read the rest of this entry

Kuk yang Kupasang itu Enak

Oleh Dr. Brant Pitre

Kuk yang Kupasang itu enak (Sumber: Catholic Production YouTube Channel)

Apa yang dimaksud kuk? Sebuah kata asing yang sulit dibayangkan. Yesus berkata bahwa kuk yang kupasang itu enak. Apa itu kuk? Apakah kuk itu semacam makanan karena disebutkan enak? Tetapi kuk yang digambarkan dalam ayat itu adalah kuk yang digunakan untuk binatang beban ketika membajak ladang, semacam kayu pengikat yang diginakan untuk mengikat lembu supaya berjalan bersama untuk membajak ladang. Dan dalam kasus ini, Yesus membicarakan sesuatu yang sangat luar biasa. Ia bersabda, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Jadi Yesus mengundang kita untuk merasa lega. Sampai situ kedengarannya bagus. Saya tidak tahu tentang Anda, tapi saya merasa sangat kelelahan. Terutama jika kita suka bekerja keras dan kita cenderung bekerja sampai mati. Jadi beban berat dengan segala macam pekerjaan kita adalah kondisi yang lazim, sesuatu yang sudah menjadi bagian kondisi umat manusia sejak kejatuhan Adam dalam Kejadian 3, bahwa usaha dan kerja keras yang sia-sia akan menjadi bagian dalam sebagian besar kemanusiaan setelah peristiwa kejatuhan manusia dalam Perjanjian Lama. Maka, Yesus berbicara kepada semua orang di sini. “Jika engkau sedang letih lesu dan berbeban berat, datanglah kepada-Ku dan Aku akan memberikan kelegaan.” Read the rest of this entry

Misa dalam Alkitab, Mana Ayatnya?

Oleh Dr. Scott Hahn

Perjamuan Anak Domba (Sumber: stpaulcenter.com)

Sebagai seorang siswa Kristen Injili yang penuh semangat, Scott Hahn menantang teman sekelasnya yang seorang Katolik dengan pertanyaan ini: “Di mana ada kurban Misa dalam Perjanjian Baru?” Karena temannya itu tidak mengerti Kitab Suci maka ia tidak bisa menyanggah pertanyaan Scott. Bahkan temannya itu merasa yakin bahwa iman Katoliknya tidak punya dasar alkitabiah. Read the rest of this entry

Allah Mengeraskan Hati Firaun?

Musa di hadapan Firaun (Film ‘The Ten Commandments’ [1956])

Dalam Keluaran 4:21, Allah mengeraskan hati Firaun sehingga tidak membiarkan bangsa Israel pergi dari Mesir. Dan seperti ditanyakan oleh David Woon dari Singapura, dalam peristiwa Allah mengeraskan hati tokoh-tokoh dalam Alkitab juga ditemukan dalam Yosua 11:20 ketika Allah mengeraskan hati raja-raja kafir yang tidak mau mengadakan ikatan persahabatan dengan Israel dan juga dalam Injil Yohanes 12:37-40, mengenai alasan mengapa banyak orang Yahudi tidak percaya akan Yesus. Read the rest of this entry

St. Matius Punya Dua Nama?

Oleh Philip Kosloski

St. Matius (Sumber: aleteia.org)

Si Pemungut Cukai yang terkenal itu menjadi seorang rasul mungkin sudah mengubah namanya sendiri setelah berjumpa dengan Yesus Kristus

Read the rest of this entry

Penjala Manusia dalam Konteks Yahudi Kuno

Oleh Dr. Brant Pitre

Fishing for Souls karya Adriaen van der Venne (Sumber: wikipedia.org)

Apa artinya menjadi penjala manusia di abad pertama? Anda mungkin melihatnya sebagai metafora sederhana. Jelas sekali apa yang nelayan lakukan? Menangkap ikan. Maka Yesus sedang menjadikan mereka penjala manusia, Ia memanggil mereka untuk mengikuti-Nya dan mengundang atau menangkap orang lain untuk menjadi murid, mengumpulkan pengikut yang akan percaya akan kabar gembira Kerajaan Allah dan memanggil orang banyak supaya bertobat. Itulah arti yang jelas dari penjala manusia. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: