Blog Archives

Pencarian Gereja Universal – Kisah Dr. G. Lloyds Raja

Dr. G. Lloyds Raja (Sumber: chnetwork.org)

Masa kecil

Saya lahir dan dibesarkan dalam keluarga yang menjadi anggota CSI (Church of South India / Gereja India Selatan), yang dibentuk oleh persatuan gereja-gereja Episkopal dan non-Episkopal pada tahun 1940-an. Nenek dari pihak ayah adalah seorang guru Alkitab di CSI, dan kakek dari pihak ibu adalah seorang penginjil. Menurut norma CSI, saya dibaptis sewaktu masih bayi dan diikutsertakan ke Sekolah Minggu dan Christian Endeavor Union di usia yang sangat dini. Saya memenangkan banyak hadiah dalam kompetisi pengetahuan Alkitab yang diadakan oleh Keuskupan CSI Kanyakumari. Ibu saya mendorong saya supaya membaca Alkitab dan berdoa, tapi sebagian besar belajar dan berdoa tidak ada artinya selain untuk mendapatkan hadiah dalam kontes tanya jawab Alkitab. Read the rest of this entry

Selangkah demi Selangkah Dibimbing Tuhan – Kisah Nick Alexander

Nick Alexander (Sumber: chnetwork.org)

Kasih karunia Tuhan yang membimbing kita semua. Ia tidak memaksa orang untuk berbuat sesuatu, melainkan Ia menggunakan berbagai elemen duniawi dan keadaan orang itu sendiri untuk membuka dan menutup pintu, Ia yang memberikan tuntunan dan kebijaksanaan.

Saya mengenal Kristus secara pribadi pada tahun 1984, waktu saya berumur 14 tahun. Saya pernah ikut retret orang muda musim panas di New England, ketika saya menjadi yakin akan realitas keberadaan Tuhan yang personal. Sesudah itu saya pulang ke sebuah apartemen di New York City dengan realitas yang baru di hadapan saya, suatu semangat yang baru ditemukan. Read the rest of this entry

Dari Permulaan yang Kecil ke Iman yang Besar – Kisah Jeff Bell

Jeff Bell (Sumber: chnetwork.org)

Saya dibesarkan dalam keluarga yang sering disebut sebagai keluarga Kristen yang tidak ke gereja. Ibu saya membacakan Alkitab kepada kami, kami menjalankan nilai-nilai Kristen, tapi kami jarang ke gereja, jarang berdoa sebelum makan, atau tidak ikut organisasi keagamaan apa pun. Saya berdoa sebelum tidur dan diajarkan untuk hidup dengan memegang kebajikan, namun ibadah keagamaan bukan pusat kehidupan keluarga kami. Saya masing ingat ketika merasakan kehadiran Tuhan di sepanjang waktu, namun saya tidak ingat tentang perasaan mendalam apa pun kalau Tuhan itu penting yang melampaui seseorang dan bisa Anda jangkau dalam doa jika situasi sulit terjadi. Read the rest of this entry

Presbiter Episkopal Jadi Katolik – Kisah James Anderson

James Anderson (Sumber: EWTN YouTube Channel)

Yang paling awal dalam ingatan saya tentang iman adalah pembaptisan saya. Waktu itu hari Minggu pagi di musim semi dan saya berusia 4 tahun. Saya masih ingat dengan apa yang saya lihat ketika saya tepat berada di hadapan tempat kudus, sambil memandang umat. Pendeta Methodist kami bernama Doktor Trost, membantu saya naik ke sana, dan itulah peristiwa penting dalam hidup saya. Saya tidak ingat tentang air baptisannya atau memahami mengapa air itu penting, tapi itulah yang menjadi kenangan baik yang hangat dan unik. Read the rest of this entry

Menemukan Kebenaran Melalui Newman – Kisah Diakon Scott Carson Ph.D.

Diakon Scott Carson (Sumber: diosteub.org)

Kisah perjalanan saya memasuki Gereja Katolik merupakan suatu kisah pertumbuhan. Yakni pertumbuhan spiritual, pertumbuhan psikologis, dan yang paling penting adalah pertumbuhan akan pemahaman dan kapasitas untuk kasih Kristiani.

Saya memulai perjalanan hidup saya sebagai bukan bagian umat beriman. Saya dibesarkan oleh seorang ibu yang sangat skeptis dan cenderung ke saintisme, dan sekarang saya seorang diakon permanen untuk Keuskupan Steubenville, Ohio, dengan panggilan melayani komunitas akademis di wilayah itu. Banyak hal yang berubah dalam rentang waktu 60 tahun. Read the rest of this entry

Tanda Yunus – Kisah Romo Scott Wooten

 

Romo Scott Wooten (Sumber: fwdioc.org)

Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari sorga kepada mereka. Tetapi jawab Yesus: “Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah, dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak. Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.” Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi (Matius 16:1-4)

Pernahkan Anda punya ayat dari Kitab Suci yang terbayang-bayang selama bertahun-tahun? Suatu waktu, Matius 16:1 menjadi salah satu ayat yang membingungkan bagi saya. Mengapa ayat ini? Ayat ini bukanlah ayat yang sangat unik, dan tidak secara khusus mewakili ayat tentang “kabar gembira” melainkan ayat yang menyedihkan. Namun, ayat ini melekat pada diri saya karena saya merasa kasihan pada orang-orang Farisi dan Saduki. Tampaknya mereka tersesat, dan setelah membaca kisah berikutnya, saya tahu kalau akhir cerita mereka tidak bagus. Read the rest of this entry

Perjalanan Berliku dari Ateisme ke Katolik – Kisah Gregory Graham

Gregory Graham (Sumber: EWTN Youtube Channel )

Masa Kanak-kanak

Saya lahir pada tahun 1962 di Abilene, Texas. Ayah saya seorang operator rudal Nike di Angkatan Darat. Saya dibesarkan dalam tradisi gereja Baptis, dan ibu saya dibesarkan dalam gereja Methodist. Ayah saya keluar dari Angkatan Darat, dan kami pindah ke Dallas ketika saya berumur setahun. Ayah saya memasuki bidang baru yaitu pemrograman komputer dan terus di bidang itu sampai ia pensiun. Ibu saya bekerja di perusahaan telepon selama beberapa tahun, sampai adik laki-laki saya lahir. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: