Advertisements

Blog Archives

Bagaimana Gereja Menjadi Mempelai Perempuan Kristus?

Oleh Joby Provido

Rut (Sumber: thecatholictalks.com)

Para Bapa Gereja melihat bahwa darah dan air yang mengalir dari lambung Kristus (perlu diperhatikan bahwa lambung ini bukan sebagai organ tubuh bagian dalam melainkan sisi tubuh bagian perut atau dada –red.) sebagai proses pembentukan Gereja, Sang Mempelai Kristus. Hal ini karena dalam Kitab Kejadian, Tuhan Allah membuat Adam tidur nyenyak (bdk. Kejadian 2:21), membuka lambungnya dan dari tulang rusuknya dibentuklah Hawa. Read the rest of this entry

Advertisements

Kesetaraan Pria dan Wanita dalam Gereja

Oleh Monica Migliorino Miller

Para Santa (Sumber: stpaulcenter.com)

Para Bapa Gereja (para uskup dan teolog besar pada lima abad awal Kekristenan) merupakan sasaran khusus kemarahan kaum feminis, dan harus diakui pula bahwa para pemikir Gereja Perdana itu tidak terlalu dikenal dengan dukungan mereka bagi kebebasan kaum wanita. Perlu diakui juga bahwa kebanyakan Bapa Gereja sangat dipengaruhi oleh Neoplatonisme, yang merupakan sebuah filosofi dualis radikal yang mengaitkan bahwa pria itu baik sedangkan wanita itu jahat. Pria digambarkan sebagai realitas spiritual, Tuhan, jiwa, intelektualitas – realitas yang permanen dan tidak berubah, yang demikian baik. Kejahatan adalah semua yang telah jatuh dari dunia spiritual, yaitu bumi dan keberadaan material. Berdasarkan sifatnya, wanita itu berada di sisi dunia yang jatuh itu. Dan tidak pernah terjadi kedamaian yang dibawa antara kedua dunia ini. Jika ada sekalipun, maka kedamaian yang dibawa itu bersifat antagonis. Read the rest of this entry

Doa untuk Uskup

Oleh Philip Kosloski

Para Uskup Gereja Katolik (Sumber: aleteia.org)

Berilah beliau roh keberanian dan kebijaksanaan, roh pengetahuan dan kasih

Ketika Yesus mendirikan Gereja-Nya di bumi, Ia mempercayakan Gereja-Nya itu kepada para para rasul, yang merupakan para uskup pertama atau “gembala” dari umat beriman Kristiani. Mereka meneruskan tugas khusus kepada yang lainnya melalui penumpangan tangan (sakramen Imamat), suatu tradisi yang masih berlangsung sampai dengan saat ini. Read the rest of this entry

Bukti St. Petrus adalah Paus Pertama

Delivery of the Keys (Pietro Perugino) (Sumber: wikimedia.org)

“Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku (Gereja-Ku) dan alam maut tidak akan menguasainya” (Mat 16:18) mungkin menjadi ayat yang paling diperdebatkan tentang dasar Gereja oleh para pemikir Protestan. Sebagian orang berpendapat bahwa Yesus tidak benar-benar bermaksud bahwa Gereja akan didirikan di atas Petrus.

Read the rest of this entry

Yesus YES!, Gereja NO!? – Refleksi Pertobatan Saulus

Pertobatan St. Paulus / The Conversion of St. Paul, 1767 oleh Nicolas-Bernard Lepicie (Sumber: vocations-syracuse.org)

Dalam kehidupan menggeraja kita mungkin berhadapan dengan umat yang memiliki pandangan “Ya untuk Yesus, Tidak untuk Gereja.” Menurut pandangan ini, mereka kagum, dan memuja Yesus namun tidak suka dan curiga kepada Gereja, akibatnya mereka menolak terlibat dalam Gereja dan secara tidak sengaja mereka menolak undangan mengikuti kurban Misa. Dan terkadang lebih parah lagi, percaya kepada Yesus saja, namun ajaran Gereja ditolak mentah-mentah. Intinya pandangan itu memisahkan antara Yesus dan Gereja, namun kenyataannya pandangan ini lebih tepatnya memenggal Yesus dan Gereja. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: