Bolehkah Rosario Dikalungkan?

Oleh Philip Kosloski

Berdoa Rosario (Sumber: aleteia.org)

Mengalungkan Rosario bisa dipandang sebagai perbuatan tidak hormat ataukah pengingat visual supaya kita berdoa Rosario.

Ada banyak umat Katolik, juga bahkan orang-orang non-Kristen memakai manik-manik Rosario seolah-olah benda itu adalah kalung. Mungkin hal ini membuat beberapa orang Katolik tersinggung, karena mereka memperlakukan Rosario dengan cara yang tidak hormat.

Apakah boleh mengalungkan Rosario?

Gereja tidak membuat pernyataan resmi tentang pemakaian manik-manik Rosario. Ketika diberkati, maka Rosario itu menjadi sakramentali, dan beberapa sakramentali (seperti Skapulir Coklat) dikalungkan di leher.

Kendati demikian, para kudus dan kaum religius yang pertama kali memperkenalkan Rosario tidak pernah mengatakan apa yang harus dilakukan dengan manik-manik Rosario ketika tidak digunakan untuk berdoa. Bahkan ada kaum religius yang menemukan tempat baru untuk memakainya. Contohnya, Ordo Dominikan menggantungkan Rosario pada sabuk mereka.

Beberapa tahun belakangan, ada cincin Rosario juga gelang Rosario yang sudah menjadi populer. Semuanya itu bertujuan sebagai alat bantu doa, membuat lebih mudah untuk berdoa Rosario, bukan sebagai perhiasan belaka.

Tidak ada yang salah dengan menggunakan Rosario sebagai kalung, seperti halnya medali atau skapulir, dan memang hal ini sudah menjadi kebiasaan umum dalam berbagai budaya. Dengan cara ini berfungsi sebagai pengingat supaya kita berdoa Rosario.

Di sisi lain, mungkin bukan ide bagus bagi umat Katolik menggunakan Rosario yang sudah diberkati sebagai bentuk perhiasan atau mode, tanpa ada niat untuk mendoakannya. Dengan demikian menjadi penggunaan sakramentali yang tidak tepat. Ada juga menggunakan Rosario dengan tujuan mencela atau sakrilegi, atau tanda pengenal geng seperti yang sudah dilakukan beberapa orang, hal seperti itu bisa menjadi dosa.

Hal utama yang perlu diingat adalah niat pemakainya. Apakah mengalungkan Rosario sebagai suatu bentuk devosi dan pengingat untuk berdoa, atau hanya karena kelihatan bagus dengan pakaian Anda?

 

Sumber: “Can you wear a rosary around your neck?”

Posted on 1 October 2022, in Kenali Imanmu and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: