Blog Archives

Kebangkitan Yesus dan Tanda Yunus

Oleh Dr. Brant Pitre

Jonah and the Whale karya Pieter Lastman (Sumber: wikipedia.org)

Mengapa orang Kristen perdana percaya Yesus bangkit?

Ada tiga alasan utama orang Kristen perdana percaya akan Kebangkitan, perlu diketahui mereka semua ini adalah orang Kristen Yahudi. Read the rest of this entry

Bagaimana Naskah Laut Mati Ditemukan?

Oleh Dr. John Bergsma

Gua di Qumran (Sumber: wikipedia.org)

Pada awal musim semi tahun 1947, tiga orang gembala dari suku Badawi seolah-olah sedang menggembalakan kawanan ternak mereka di sepanjang pantai Laut Mati. Hal itu sepertinya janggal dan bertentangan karena bukan benar-benar padang rumput di pantai Laut Mati, di sana adalah daerah paling tandus yang pernah Anda temui, seperti di pusat kota Steubenville. Read the rest of this entry

Mengapa Tuhan Yesus Berpuasa 40 Hari di Padang Gurun?

Oleh Gary Michuta

Temptations of Christ (Mosaik di Basiika San Marco) (Sumber: wikimedia.org)

Pernahkan Anda bertanya mengapa Masa Prapaskah yang kudus itu selama 40 hari? Saya pikir sebagian umat Katolik tahu jawabannya: “Masa puasa selama empat puluh hari setiap tahun, Gereja mempersatukan diri dengan misteri Yesus di padang gurun” (KGK 540). Yesus berpuasa 40 hari dan 40 malam, begitu juga kita melakukannya, namun masih menyisakan pertanyaan: Mengapa 40? Read the rest of this entry

Apakah Kitab Suci Mengajarkan Unicorn dan Naga itu Nyata?

Oleh Trent Horn

Unicorn vs Dragon (Sumber: arcticstartup.com)

“Bukan penulis asli Kitab Suci yang memasukkan makhluk khayalan ke dalam Alkitab, namun penerjemah Alkitab di kemudian hari yang menambahkannya.”

Read the rest of this entry

Codex Amiatinus, Manuskrip Alkitab dan Vulgata yang Terlengkap dan Tertua

Oleh Daniel Esparza

Codex Amiatinus foto oleh Remi Mathis (sumber: wikimedia.org dan aleteia.org)

Manuskrip ini dianggap sebagai salinan yang paling akurat dari terjemahan asli milik St. Hieronimus

Read the rest of this entry

Makna Garam dalam Kitab Suci

Oleh Daniel Esparza

Hamparan Garam di Bolivia oleh psyberartist (Sumber: flickr.com dan aleteia.org)

Garam merupakan bahan pokok kehidupan manusia yang telah digunakan sejak zaman kuno untuk berbagai tujuan, dan sarat makna spiritual.

Read the rest of this entry

Misi Ekaristis Gereja

Oleh Leroy Huizenga

Perjamuan Malam Terakhir (Sumber: stpaulcenter,com)

Tema “penggenapan” dalam Injil Matius telah membuat banyak perbincangan, khususnya yang berhubungan dengan rumusan kutipan “umpan” yang digunakan St. Matius sebagai rumusan umum untuk menunjukkan kutipan dari Perjanjian Lama, seperti “Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi” (Matius 1:22). Fenomena “penggenapan” begitu terasa dalam seluruh Injil Matius, bukan hanya ditemukan dalam rumusan kutipannya saja. Rumusan kutipan itu disajikan dalam Injil Matius untuk memberikan semacam “umpan” bagi kita tentang penggenapan yang berbeda cara dengan Injil lainnya. Read the rest of this entry

7 Cara Allah mengatakan “Aku mengasihimu” dalam Alkitab

Oleh Philip Kosloski

Kitab Suci “God is Love” oleh Justin Lowery (Sumber: aleteia.org)

Allah tidak pernah berhenti untuk menceritakan tentang kasih-Nya yang tidak pernah binasa kepada kita

Read the rest of this entry

Akar Perjanjian Lama mengenai Minggu Palma

Oleh Dr. Brant Pitre

Assisi frescoes entry into jerusalem by Pietro Lorenzetti (Sumber: wikipedia.org)

Salah satu Misa dan bacaan-bacaan Kitab Suci yang saya sukai dalam lingkaran tahun liturgi adalah Minggu Palma Mengenang Sengsara Tuhan atau lebih umum dikenal dengan “Minggu Palma.”

Melalui bacaan-bacaan pada Minggu Palma, Gereja menghantar kita menuju puncak perayaan tahun liturgi pada perayaan Pekan Suci. Inilah hari Minggu terakhir sebelum memulai masa Triduum (Trihari Suci), yang akan mencapai puncaknya pada perayaan Paskah (Paskah Latin), yang dalam Katekismus disebut sebagai “pesta segala pesta” (KGK 1169). Read the rest of this entry

Menemukan Gereja Katolik Melalui Sejarah– Kisah Dr. David Anders, Ph.D.

Dr. David Anders Ph.D (Sumber: chnetwork.org)

Saya tumbuh sebagai seorang Protestan Injili di Birmingham, Alabama. Kedua orang tua saya itu penuh kasih dan pengabdian, tulus dalam iman, dan sangat terlibat dalam gereja kami. Dalam diri saya, mereka menanamkan penghormatan terhadap Alkitab sebagai Firman Allah, dan menginginkan saya supaya hidup dalam iman akan Kristus. Para misionaris (penginjil Protestan –red.) sering mengunjungi rumah kami dan mereka membawa antusiasme untuk pekerjaan mereka. Rak-rak buku di rumah kami dipenuhi dengan buku teologi dan apologetika. Sejak usia dini, saya meresapkan keinginan bahwa panggilan hidup tertinggi saya adalah mengajarkan iman Kristen. Saya kira tidak mengherankan jika saya kemudian menjadi seorang sejarawan Gereja, tapi saya tidak mengira menjadi seorang Katolik. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: