Blog Archives

Kuk yang Kupasang itu Enak

Oleh Dr. Brant Pitre

Kuk yang Kupasang itu enak (Sumber: Catholic Production YouTube Channel)

Apa yang dimaksud kuk? Sebuah kata asing yang sulit dibayangkan. Yesus berkata bahwa kuk yang kupasang itu enak. Apa itu kuk? Apakah kuk itu semacam makanan karena disebutkan enak? Tetapi kuk yang digambarkan dalam ayat itu adalah kuk yang digunakan untuk binatang beban ketika membajak ladang, semacam kayu pengikat yang diginakan untuk mengikat lembu supaya berjalan bersama untuk membajak ladang. Dan dalam kasus ini, Yesus membicarakan sesuatu yang sangat luar biasa. Ia bersabda, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Jadi Yesus mengundang kita untuk merasa lega. Sampai situ kedengarannya bagus. Saya tidak tahu tentang Anda, tapi saya merasa sangat kelelahan. Terutama jika kita suka bekerja keras dan kita cenderung bekerja sampai mati. Jadi beban berat dengan segala macam pekerjaan kita adalah kondisi yang lazim, sesuatu yang sudah menjadi bagian kondisi umat manusia sejak kejatuhan Adam dalam Kejadian 3, bahwa usaha dan kerja keras yang sia-sia akan menjadi bagian dalam sebagian besar kemanusiaan setelah peristiwa kejatuhan manusia dalam Perjanjian Lama. Maka, Yesus berbicara kepada semua orang di sini. “Jika engkau sedang letih lesu dan berbeban berat, datanglah kepada-Ku dan Aku akan memberikan kelegaan.” Read the rest of this entry

Misa dalam Alkitab, Mana Ayatnya?

Oleh Dr. Scott Hahn

Perjamuan Anak Domba (Sumber: stpaulcenter.com)

Sebagai seorang siswa Kristen Injili yang penuh semangat, Scott Hahn menantang teman sekelasnya yang seorang Katolik dengan pertanyaan ini: “Di mana ada kurban Misa dalam Perjanjian Baru?” Karena temannya itu tidak mengerti Kitab Suci maka ia tidak bisa menyanggah pertanyaan Scott. Bahkan temannya itu merasa yakin bahwa iman Katoliknya tidak punya dasar alkitabiah. Read the rest of this entry

Allah Mengeraskan Hati Firaun?

Musa di hadapan Firaun (Film ‘The Ten Commandments’ [1956])

Dalam Keluaran 4:21, Allah mengeraskan hati Firaun sehingga tidak membiarkan bangsa Israel pergi dari Mesir. Dan seperti ditanyakan oleh David Woon dari Singapura, dalam peristiwa Allah mengeraskan hati tokoh-tokoh dalam Alkitab juga ditemukan dalam Yosua 11:20 ketika Allah mengeraskan hati raja-raja kafir yang tidak mau mengadakan ikatan persahabatan dengan Israel dan juga dalam Injil Yohanes 12:37-40, mengenai alasan mengapa banyak orang Yahudi tidak percaya akan Yesus. Read the rest of this entry

St. Matius Punya Dua Nama?

Oleh Philip Kosloski

St. Matius (Sumber: aleteia.org)

Si Pemungut Cukai yang terkenal itu menjadi seorang rasul mungkin sudah mengubah namanya sendiri setelah berjumpa dengan Yesus Kristus

Read the rest of this entry

Penjala Manusia dalam Konteks Yahudi Kuno

Oleh Dr. Brant Pitre

Fishing for Souls karya Adriaen van der Venne (Sumber: wikipedia.org)

Apa artinya menjadi penjala manusia di abad pertama? Anda mungkin melihatnya sebagai metafora sederhana. Jelas sekali apa yang nelayan lakukan? Menangkap ikan. Maka Yesus sedang menjadikan mereka penjala manusia, Ia memanggil mereka untuk mengikuti-Nya dan mengundang atau menangkap orang lain untuk menjadi murid, mengumpulkan pengikut yang akan percaya akan kabar gembira Kerajaan Allah dan memanggil orang banyak supaya bertobat. Itulah arti yang jelas dari penjala manusia. Read the rest of this entry

Kata Alkitab: ‘Memiliki Anak adalah Kebodohan’?

Oleh Trent Horn

Anak-anak (Sumber: gacoeonline.gsu.edu)

Membahas sensasi Abraham Piper di media sosial bahwa kitab Pengkhotbah menyatakan demikian

Read the rest of this entry

Kontradiksi ‘Tanah Darah’?

Oleh Jimmy Akin

Kepingan Perak (Sumber: catholic.com)

Ada pertanyaan demikian, Matius dan Lukas saling bertentangan. Matius mengatakan bahwa tanah darah disebut demikian karena dibeli dengan uang darah (Matius 27:6-7), tapi Lukas mengatakan demikian karena orang banyak tahu bahwa Yudas mati mengenaskan di sana (Kisah Para Rasul 1:18-19). Mengapa demikian? Read the rest of this entry

Mengapa Yohanes Pembaptis Penting dalam Masa Adven?

Oleh Leroy A. Huizenga

Kanak-kanak Yesus dan Yohanes Pembaptis (Sumber: stpaulcenter.com)

Pada Masa Adven, umumnya kita berpikir tentang kelahiran bayi Yesus yang mungil dan juga Bunda-Nya, Santa Perawan Maria. Namun, bacaan-bacaan leksionari pada pekan kedua dan ketiga* Masa Adven menampilkan cukup banyak kisah Yohanes Pembaptis, baik Yohanes Pembaptis sendiri sebagai tokoh utama ataupun bersama dengan Yesus yang sedang membicarakan sesuatu yang penting. Read the rest of this entry

Sensus yang Membawa Tuhan kita ke Betlehem

Oleh Paul Senz

Joseph and Mary (Sumber: pozdravka.ru)

Yesus Kristus adalah tokoh nyata yang pernah ada di muka bumi dalam waktu dan tempat yang nyata. Ada sesuatu yang sangat luar tentang-Nya, dan kita sering meremehkannya. Bahkan jika kita mengesampingkan apa yang kita yakini bahwa Ia sungguh Allah dan sungguh manusia, inkarnasi logos Allah, pribadi kedua Tritunggal yang Mahakudus, kita harus mengakui suatu fakta Yesus itu nyata.

Anehnya ada banyak orang di luar sana yang terus menerus mempertanyakan fakta yang tampaknya jelas ini. Maka dari itu, mereka mempertanyakan apakah sisi historis Injil itu bisa diandalkan. Read the rest of this entry

Mengapa Korban Persembahan Habel Lebih Berkenan?

Oleh Joe Heschmeyer

Cain and Abel Offering (Sumber: pinterest)

“Maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu, tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya” (Kejadian 4:4b-5a).

Mengapa Allah menerima persembahan Habel tapi menolak persembahan Kain? Read the rest of this entry

%d bloggers like this: