Blog Archives

Bapa Kami – Memahami Kebapaan Allah

Oleh Dr. Scott Hahn

God The Father (Sumber: stpaulcenter.com)

Jika kita ingin menjadi seorang Kristen, kita tidak punya pilihan selain berdoa, “Bapa Kami.” Ketika para murid mula-mula memohon Yesus untuk mengajarkan mereka berdoa, Yesus mengajar mereka mengucapkan kata-kata itu. Berdoa sebagai seorang Kristen berarti berdoa, “Bapa Kami.” Read the rest of this entry

Ekaristi dan Kebangkitan Badan

Oleh Dr. Scott Hahn

Adoration of the Mystic Lamb (Sumber: denvercatholic.org)

Sebelum Yesus melangkah menuju Kalvari, Ia memberi tahu para pendengar-Nya bagaimana kebangkitan kita akan terjadi: “Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya” (Yohanes 6:51).

Roti apakah itu? Yesus memberi tahu kita di ayat yang sama: “Roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia” (Yohanes 6:51). Read the rest of this entry

Memahami Tubuh sebagai Jembatan

Oleh Dr. Scott Hahn

The Incredulity of Saint Thomas karya Caravaggio (Sumber: stpaulcenter.com)

Orang Katolik sering menuduh budaya karena terlalu materialistik. Namun masalah kita yang sebenarnya adalah budaya itu tidak terlalu materialistik. Kita terlalu meremehkan masalah. Kita sudah tidak menghargai bagaimana Allah melalui hal fisik memengaruhi yang spiritual. Dan yang paling penting, kita sudah tidak menghargai tubuh kita. Read the rest of this entry

Apakah Nuh Hidup Selama 950 Tahun?

Oleh Philip Kosloski

Nuh (Sumber: aleteia.org)

Beberapa kemungkinan mengapa Kitab Kejadian mencatat usia manusia lebih lama daripada manusia sekarang ini.

Read the rest of this entry

Menerima Maria sebagai Bunda Kita – Kisah Kimberly Hahn

Oleh Kimberly Hahn

Kimberly & Scott Hahn (Sumber: revistaecclesia.com)

Dari semua rintangan yang menghalangi jalanku menuju Gereja Katolik, tidak ada yang lebih besar daripada Maria. Maria mewakili berbagai hal-hal yang mengalihkan sikap bakti yang sejati kepada Tuhan kita, menjadi kepada benda pengganti berupa plastik (atau keramik ataupun marmer). Read the rest of this entry

Allah Tidak Pernah Memasukkan Kita ke dalam Pencobaan

Oleh Scott Hahn

The Creation of Adam (Sumber: stpaulcenter.com)

Doa Bapa Kami ibarat lintasan maraton yang medan akhirnya menaiki bukit yang curam. Atau seperti pegunungan Himalaya yang puncaknya berupa permukaan batu vertikal dan terjal.

Ketika kita mendekati akhir dari doa Bapa Kami, kita menghadapi permohonan yang telah terbukti menjadi batu sandungan bagi banyak pemikir besar dalam sejarah agama Kristen. Salah satu penafsiran yang salah mengenai permohonan ini ditafsirkan oleh seorang psikoanalisis yang bernama Carl Gustav Jung, yang membuat dirinya meninggalkan Kekristenan yang ortodoks. Dia mengutip perkataan Yesus sebagai bukti bahwa Allah itu bukan hanya “kasih dan segala yang baik,” namun juga “penggoda dan penghancur.” Read the rest of this entry

Dimuliakanlah Nama-Mu dalam Doa Bapa Kami

Oleh Scott Hahn

The Creation of Adam (Sumber: stpaulcenter.com)

Setiap kali kita berdoa Bapa Kami, kita mengakui nama Allah sebagai yang dimuliakan (Matius 6:9 secara khusus Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini dan Alkitab Terjemahan Lama) yaitu yang kudus atau disucikan. Namun bagaimana kita memaknainya? Dan apakah kita memahami apa yang Yesus maksud? Read the rest of this entry

Ekaristi dan Penggenapan Kerajaan Allah

Oleh Scott Hahn

The Last Supper dari Biara Kremikovtsi Bulgaria (Sumber: stpaulcenter.com)

Yesus berulang kali berjanji bahwa Kerajaan Allah akan segera datang. Di tengah-tengah “apokalips kecil[1]” dari Injil Matius, Yesus bersabda: “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi” (Matius 24:34). Read the rest of this entry

Mengapa Tuhan Yesus Dibaptis?

Baptism of Christ karya Gerard David, c. 1502-1508 (Sumber: stpaulcenter.com)

Pengantar

Tuhan kok dibaptis? Ketika memikirkan jawabannya saya teringat ketika mengikuti pelajaran agama dahulu. Tentu saja Yesus menjadi sama dengan manusia, kecuali dalam hal dosa (bdk. Ibrani 4:15). Maka alasan yang saya terima waktu itu tentang pembaptisan Tuhan bukan karena Yesus itu berdosa dan memerlukan pembaptisan, tapi pembaptisan adalah bentuk solidaritas Yesus kepada manusia. Alasan ini tentu saja benar, namun ada makna yang lebih dalam lagi tentang peristiwa ini. Dalam refleksi yang dibawakan oleh Scott Hahn, kita bisa melihat makna alkitabiah dari peristiwa ini khususnya dalam hubungannya dengan perjanjian. Selamat membaca! Read the rest of this entry

Kisah Natal dalam Kitab Suci

Oleh Joby Provido

Adoration of the sheperds (Karya: Matthias Stomer) Sumber: wikimedia.org

Pendahuluan

Kisah kelahiran Kristus digambarkan secara romantis dengan sebuah palungan yang nyaman lengkap dengan lembu dan keledai, para malaikat menampakan diri kepada para gembala, dan juga kunjungan dari tiga raja. Semua itu ditunjukkan dalam gambaran kelahiran Yesus yang kita tampilkan selama Masa Natal, dan kita merindukan kenyamanan yang kita peringati dalam kisah yang hangat dan menggemaskan ini.

Namun jika kita lebih dalam lagi dalam Kitab Suci, kisah Natal tidak lebih dari kisah yang kasar sekaligus mengagumkan. Tidak ada kegemasan ataupun kenyamanan sedikitpun jika kita menelaahnya. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: