Blog Archives

Yang Terlupakan dari Keluarga Kudus

Oleh Dr. Scott Hahn

La Fuga in Egitto (Norton Simon Museum) karya Jacopo Bassano (Sumber: wikimedia.org dan stpaulcenter.com)

Mudah sekali melihat Keluarga Kudus sebagai keluarga yang romantis (atau manis), seolah-olah mereka itu bukan manusia, melainkan malaikat. Meskipun Maria dan Yesus tidak pernah berbuat dosa, bukan berarti tidak ada kesalahan sebagai orang tua. Dan itu tidak berarti Yesus tidak pernah melakukan hal yang membuat frustasi kedua orang tua duniawi-Nya. Read the rest of this entry

Penting Mana Natal atau Paskah?

Christmas and Easter (Sumber: catholicworldreport.com)

Berbicara tentang dua hari raya Kristen yaitu Natal dan Paskah, kita sering ditanyakan mana yang lebih penting dari keduanya. Natal atau Paskah? Sebagai umat Katolik kita dihadapkan dengan pilihan yang sulit? Dan memang benar. Nah, bagaimana kita menjawabnya? Read the rest of this entry

Masyarakat Sekuler Menyembah Sesuatu yang Bukan Kristus

Oleh Dr. Scott Hahn dan Brandon McGinley

New York City foto oleh Dorian Mongel (Sumber: stpaulcenter.com)

Segala sesuatu yang benar menurut apa yang dikatakan oleh masyarakat sekuler juga berlaku bagi siapa saja yang disebut sebagai individu sekuler. Menolak menyerahkan diri kepada Allah yang hidup bukanlah pilihan yang netral. Pilihan yang tidak netral itu juga tidak melindungi objektivitas atau kebebasan intelektual seseorang, dan tidak memerdekakan jiwa. Adapun, penolakan akan Allah yang hidup itu dilakukan dengan menolak untuk mengakui, menyembah, dan melayani-Nya sebagai tuntutan keadilan. Read the rest of this entry

Bapa Kami – Memahami Kebapaan Allah

Oleh Dr. Scott Hahn

God The Father (Sumber: stpaulcenter.com)

Jika kita ingin menjadi seorang Kristen, kita tidak punya pilihan selain berdoa, “Bapa Kami.” Ketika para murid mula-mula memohon Yesus untuk mengajarkan mereka berdoa, Yesus mengajar mereka mengucapkan kata-kata itu. Berdoa sebagai seorang Kristen berarti berdoa, “Bapa Kami.” Read the rest of this entry

Ekaristi dan Kebangkitan Badan

Oleh Dr. Scott Hahn

Adoration of the Mystic Lamb (Sumber: denvercatholic.org)

Sebelum Yesus melangkah menuju Kalvari, Ia memberi tahu para pendengar-Nya bagaimana kebangkitan kita akan terjadi: “Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya” (Yohanes 6:51).

Roti apakah itu? Yesus memberi tahu kita di ayat yang sama: “Roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia” (Yohanes 6:51). Read the rest of this entry

Memahami Tubuh sebagai Jembatan

Oleh Dr. Scott Hahn

The Incredulity of Saint Thomas karya Caravaggio (Sumber: stpaulcenter.com)

Orang Katolik sering menuduh budaya karena terlalu materialistik. Namun masalah kita yang sebenarnya adalah budaya itu tidak terlalu materialistik. Kita terlalu meremehkan masalah. Kita sudah tidak menghargai bagaimana Allah melalui hal fisik memengaruhi yang spiritual. Dan yang paling penting, kita sudah tidak menghargai tubuh kita. Read the rest of this entry

Apakah Nuh Hidup Selama 950 Tahun?

Oleh Philip Kosloski

Nuh (Sumber: aleteia.org)

Beberapa kemungkinan mengapa Kitab Kejadian mencatat usia manusia lebih lama daripada manusia sekarang ini.

Read the rest of this entry

Menerima Maria sebagai Bunda Kita – Kisah Kimberly Hahn

Oleh Kimberly Hahn

Kimberly & Scott Hahn (Sumber: revistaecclesia.com)

Dari semua rintangan yang menghalangi jalanku menuju Gereja Katolik, tidak ada yang lebih besar daripada Maria. Maria mewakili berbagai hal-hal yang mengalihkan sikap bakti yang sejati kepada Tuhan kita, menjadi kepada benda pengganti berupa plastik (atau keramik ataupun marmer). Read the rest of this entry

Allah Tidak Pernah Memasukkan Kita ke dalam Pencobaan

Oleh Scott Hahn

The Creation of Adam (Sumber: stpaulcenter.com)

Doa Bapa Kami ibarat lintasan maraton yang medan akhirnya menaiki bukit yang curam. Atau seperti pegunungan Himalaya yang puncaknya berupa permukaan batu vertikal dan terjal.

Ketika kita mendekati akhir dari doa Bapa Kami, kita menghadapi permohonan yang telah terbukti menjadi batu sandungan bagi banyak pemikir besar dalam sejarah agama Kristen. Salah satu penafsiran yang salah mengenai permohonan ini ditafsirkan oleh seorang psikoanalisis yang bernama Carl Gustav Jung, yang membuat dirinya meninggalkan Kekristenan yang ortodoks. Dia mengutip perkataan Yesus sebagai bukti bahwa Allah itu bukan hanya “kasih dan segala yang baik,” namun juga “penggoda dan penghancur.” Read the rest of this entry

Dimuliakanlah Nama-Mu dalam Doa Bapa Kami

Oleh Scott Hahn

The Creation of Adam (Sumber: stpaulcenter.com)

Setiap kali kita berdoa Bapa Kami, kita mengakui nama Allah sebagai yang dimuliakan (Matius 6:9 secara khusus Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini dan Alkitab Terjemahan Lama) yaitu yang kudus atau disucikan. Namun bagaimana kita memaknainya? Dan apakah kita memahami apa yang Yesus maksud? Read the rest of this entry

%d bloggers like this: