Blog Archives

Sejarah dan Makna Kasula

Oleh Philip Kosloski

Kasula foto oleh Br. Joseph Bailham, OP (Sumber: flickr.com dan aleteia.org)

Kasula Romawi berasal dari gaya busana dari berabad-abad lalu, namun Gereja mempertahankannya selama berabad-abad

Read the rest of this entry

Ajaran Gereja tentang Kehadiran Nyata Yesus dalam Ekaristi

Oleh Leon K. Suprenant Jr. dan Philip C.L. Gray

Adoración de la Sagrada Forma por Carlos II (Museo del Prado) (Sumber: stpaulcenter.com)

Gereja Katolik selalu mengajarkan bahwa dalam Sakramen Mahakudus Ekaristi, tubuh dan darah bersama dengan jiwa dan keilahian dari Tuhan kita Yesus Kristus, yakni keseluruhan Kristus benar-benar hadir secara substansial. Ajaran ini berakar pada Kitab Suci, diajarkan para Bapa dan Doktor Gereja, dan ditegaskan kembali oleh para paus dan konsili ekumenis sepanjang sejarah Gereja. Ajaran ini dirangkum dalam Katekismus Gereja Katolik paragraf 1379-1381. Read the rest of this entry

Ekaristi dan Kebangkitan Badan

Oleh Dr. Scott Hahn

Adoration of the Mystic Lamb (Sumber: denvercatholic.org)

Sebelum Yesus melangkah menuju Kalvari, Ia memberi tahu para pendengar-Nya bagaimana kebangkitan kita akan terjadi: “Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya” (Yohanes 6:51).

Roti apakah itu? Yesus memberi tahu kita di ayat yang sama: “Roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia” (Yohanes 6:51). Read the rest of this entry

Peran Penting Bunga dalam Misa

Oleh Philip Kosloski

Bunga Altar di Katedral Arundel, foto oleh Leimenide (Sumber: aleteia.org dan flickr.com)

Penggunaan bunga dalam Misa mengandung berbagai tingkatan makna simbolis yang tidak boleh kita lupakan

Read the rest of this entry

Apakah Misa Katolik itu Alkitabiah?

Oleh Karlo Broussard

Misa Katolik (Sumber: romancatholicman.com)

Apakah umat Katolik merupakan orang Kristen yang alkitabiah? Bagi seorang Katolik yang merenungkan pertanyaan ini mungkin akan berpikir demikian, “Saya tahu bahwa orang Protestan memanggil dirinya sendiri sebagai orang Kristen yang alkitabiah, dan karena umat Katolik jarang sekali menggunakan istilah ”alkitabiah.” Maka saya kira, saya harus menjawab ‘Tidak’.” Tapi, umat Katolik harus menjawab pertanyaan itu dengan cepat tanggap dengan jawaban “YA!” Read the rest of this entry

11 Tips untuk Membuat Misa Lebih Bermakna

Oleh Tom Hoopes

Umat Katolik di Keuskupan Saginaw (Sumber: flickr.com dan aleteia.org)

Anda tidak perlu mengubah cara menjalani liturgi ketika Misa

Read the rest of this entry

Mengapa Misa Katolik Sama Setiap Minggunya?

Oleh David G. Bonagura, Jr.

Perayaan Ekaristi foto oleh Jeffrey Bruno (Sumber: aleteia.org dan Instagram)

Dalam liturgi, hati berbicara dengan kuat, namun juga sekaligus pikiran kita menuntunnya …

Read the rest of this entry

Tanda dan Simbol dalam Misa

Oleh Philip-Michael Tangorra

Credit photo: Josh Applegate (Sumber: stpaulcenter.com)

Untuk menyampaikan misteri keselamatan kita, liturgi suci menggunakan berbagai macam tanda dan simbol yang merupakan penyingkapan yang nampak dari misteri-misteri yang tidak kelihatan. Adapun misteri itu sedang dirasakan dan dihadirkan kepada kita. Karya seni, arsitektur, lagu, dan puisi linguistik dalam Misa dimaksudkan untuk mengangkat umat beriman supaya hati dan pikiran mereka bersatu dalam pujian, penyembahan, penghormatan dan kemuliaan yang dipersembahkan bagi Allah. Maka tanda-tanda yang nyata ini yang termasuk tata gerak, pergerakan para pelayan liturgi suci, pakaian liturgi dan penggunaan bejana-bejana kudus, diperuntukkan untuk “mengangkat hati kita” maka berbagai tanda-tanda itu harus indah agar dapat mengilhami kehadiran kasih, cahaya, dan keagungan Allah. Read the rest of this entry

Dari Seder Paskah ke Ekaristi

Oleh Vladimir Mauricio-Perez

Misa bukanlah penemuan para rasul atau sesuatu yang Yesus ciptakan entah dari mana asalnya. Ada suatu tradisi tua yang mengatakan bahwa Misa adalah perubahan liturgi Yahudi: Perjamuan Paskah Yahudi atau dikenal kemudian dengan istilah Seder. Read the rest of this entry

Akar Perjanjian Lama mengenai Minggu Palma

Oleh Dr. Brant Pitre

Assisi frescoes entry into jerusalem by Pietro Lorenzetti (Sumber: wikipedia.org)

Salah satu Misa dan bacaan-bacaan Kitab Suci yang saya sukai dalam lingkaran tahun liturgi adalah Minggu Palma Mengenang Sengsara Tuhan atau lebih umum dikenal dengan “Minggu Palma.”

Melalui bacaan-bacaan pada Minggu Palma, Gereja menghantar kita menuju puncak perayaan tahun liturgi pada perayaan Pekan Suci. Inilah hari Minggu terakhir sebelum memulai masa Triduum (Trihari Suci), yang akan mencapai puncaknya pada perayaan Paskah (Paskah Latin), yang dalam Katekismus disebut sebagai “pesta segala pesta” (KGK 1169). Read the rest of this entry

%d bloggers like this: