Blog Archives

Kepenuhan Kehidupan – Kisah Christine Hall

Christine Hall (Sumber: chnetwork.org)

Saya lahir di Schenectady, New York pada tahun 1957 di sebuah keluarga Katolik yang sangat tradisional. Saya anak bungsu dari empat bersaudara. Empat bersaudara itu terdiri dari dua orang anak laki-laki dan dua orang anak perempuan. Kami semua bersekolah di sekolah Katolik dan setiap hari Minggu kami ikut Misa sebagai satu keluarga. Di rumah kami, kami punya satu gambar Yesus, sebuah patung Maria, dan beberapa salib (ber-corpus) yang diselipi daun palem dari perayaan Minggu Palma. Kami seperti keluarga Katolik Amerika pada biasanya. Kota tempat tinggal kami sangat Katolik. Hampir semua teman saya beragama Katolik, dan di setiap bagian wilayah kota ada sebuah paroki dan sekolah Katolik. Read the rest of this entry

Sukacita Pulang ke Gereja Katolik – Kisah Margaret Reveira

Margaret LaCovara-Reveira (Sumber: Facebook)

Pada bulan Maret 1984, di tengah krisis emosional yang saya alami, saya membuat keputusan untuk menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadi saya. Saya menyadari kalau saya butuh bertumbuh dalam berbagai hal yang berhubungan dengan Tuhan dan membiasakan diri dengan Firman-Nya. Saya tidak takut “dijual” kepada Allah, karena kasih saya bagi Sang Juruselamat sudah dibina sejak masa kanak-kanak. Sebagai seorang pelajar Katolik yang usianya delapan tahun, ikut Misa harian adalah hal yang biasa, dan praktik ini berlangsung lama setelah ini. Secara harfiah, ada sukacita berada di hadirat Tuhan dan berdoa. Kendati demikian, saya masih melakukan hal yang sangat menyimpang dari-Nya, terutama di usia 20-an. Sepanjang hidup saya, penampilan saya sering dipertanyakan, dan meskipun humor yang menyindir menjadi bagian dari tata bicara saya, saya tidak punya harga diri yang pantas, memulai pencarian cinta yang tak ada hentinya. Saya dengan cepat mengadopsi gaya hidup pergaulan bebas sebagai sarana untuk memuaskan tujuan saya. Namun, hal itu sia-sia. Terlepas dari kesenangan fisik, sebagaian besar perjumpaan yang saya alami tidak menghasilkan apa-apa selain dari kejatuhan emosional. Read the rest of this entry

Menuju Injil Kehidupan Sejati – Kisah Vicki Larson

Vicki Larson (Sumber: chnetwork.org)

Setelah empat tahun berjuang dan mencari-cari, saya meminta tolong kepada seorang teman, “Berdoalah bagi kami supaya tahu Gereja yang Tuhan ingin kami ikuti.” Dia menjawab, “Mungkin kamu bisa mempertimbangkan Gereja Katolik.” Dalam batin, saya tertawa. Saya dan suami saya sedang mencari gereja yang berdasarkan Alkitab, dan dalam benak saya Gereja Katolik bukanlah sebuah gereja! Namun yang tertawa terakhir adalah Allah sendiri, kurang dari tiga tahun kemudian, kami pulang ke Gereja Katolik. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Read the rest of this entry

Menemukan Makna Ekaristi melalui Manga – Kisah Alan Truong

Alan Truong (Sumber: chnetwork.org)

Pengenalan akan Tuhan

Saya tidak begitu ingat waktu saya tidak percaya keberadaan Tuhan. Saya kira saya mendapatkan hal tentang Tuhan dari ibu saya. Waktu saya masih kecil, ketika saya bertanya kepada ibu saya tentang bagaimana sesuatu di dunia ini terjadi misalnya “Mengapa ada hujan?” atau “Mengapa bunga tumbuh semakin besar?” maka ibu saya selalu menjawab bahwa Tuhanlah yang menyebabkan semua ini terjadi. Saya menerima jawaban itu tanpa mempertanyakannya dan karena itu pula saya menerima Tuhan itu ada dan Tuhan bertanggung jawab atas mekanisme yang terjadi di alam semesta. Inilah pengenalan pertama saya kepada Tuhan. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: