Blog Archives

Makna ‘Dan bersama Rohmu’

Oleh Philip Kosloski

Misa Katolik (Sumber: aleteia.org)

Tanggapan “Dan bersama rohmu” berupakan kutipan dari Alkitab dan merujuk pada rahmat khusus Roh Kudus yang diterima imam waktu ditahbiskan

Read the rest of this entry

Tidak Ada Misa Pada Jumat Agung

Oleh Philip Kosloski

Penghormatan Salib di Keuskupan Agung Boston foto oleh George Martell The Pilot Media Group (Sumber: aleteia.org)

Pada hari yang ditujukan untuk menghormati Sengsara dan Wafat Yesus, Gereja tidak mempersembahkan Misa

Read the rest of this entry

Tradisi Yahudi dalam Tri Hari Suci

Oleh Sean Innerst

Carrying the Cross karya Giovanni Battista Tiepolo (Sumber: stpaulcenter.com)

Hari-hari raya dalam Pekan Suci, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, dan Paskah, merupakan penggenapan tiga pesta musim semi Yahudi yang pada awalnya terjadinya bertepatan dengan peristiwa di akhir kehidupan Yesus di bumi. Kita menyebutnya tiga liturgi agung Pekan Suci, Misa Perjamuan Tuhan pada Kamis Putih malam, ibadat Jumat Agung, dan Vigili Paskah, tiga perayaan ini disebut Tri Hari Suci. Pada tahun wafat Sang Kristus, yaitu pada Paskah Yahudi pada 14 Nisan akan dimulai pada saat matahari terbenam pada hari Kamis, malam yang sama dengan perayaan Perjamuan Malam Terakhir dan selesai pada saat matahari terbenam pada hari Jumat Agung, hari wafat-Nya. Read the rest of this entry

7 Tradisi Minggu Palma dan Simbolismenya

Oleh Philip Kosloski

Minggu Palma by Sebastien Desarmaux Godong (Sumber: aleteia.org)

Sekilas beberapa tradisi Minggu Palma yang umum dirayakan dalam Ritus Romawi

Read the rest of this entry

Mengapa Hari Raya Kabar Sukacita Dirayakan 25 Maret?

Oleh Philip Kosloski

The Annunciation karya Francisco Rizi (Sumber: aleteia.org)

Tanggal Hari Raya Kabar Sukacita ditentukan setelah menetapkan hari wafat Yesus

Read the rest of this entry

Penting Mana Natal atau Paskah?

Christmas and Easter (Sumber: catholicworldreport.com)

Berbicara tentang dua hari raya Kristen yaitu Natal dan Paskah, kita sering ditanyakan mana yang lebih penting dari keduanya. Natal atau Paskah? Sebagai umat Katolik kita dihadapkan dengan pilihan yang sulit? Dan memang benar. Nah, bagaimana kita menjawabnya? Read the rest of this entry

Mengapa Yohanes Pembaptis Penting dalam Masa Adven?

Oleh Leroy A. Huizenga

Kanak-kanak Yesus dan Yohanes Pembaptis (Sumber: stpaulcenter.com)

Pada Masa Adven, umumnya kita berpikir tentang kelahiran bayi Yesus yang mungil dan juga Bunda-Nya, Santa Perawan Maria. Namun, bacaan-bacaan leksionari pada pekan kedua dan ketiga* Masa Adven menampilkan cukup banyak kisah Yohanes Pembaptis, baik Yohanes Pembaptis sendiri sebagai tokoh utama ataupun bersama dengan Yesus yang sedang membicarakan sesuatu yang penting. Read the rest of this entry

Orang Tua adalah Misionaris bagi Anaknya

Oleh Estella Young

Children with Ascension of Jesus Icon (Sumber: catholicnews.sg)

Sebagai orang tua Katolik, kita berjanji untuk mendidik anak-anak kita itu dalam iman, pada hari perkawinan kita, dan juga setiap kali anak-anak kita dibaptis. Para presbiter paroki selalu mengingatkan kita bahwa “kalian [orang tua] adalah katekis pertama bagi anak Anda.” Read the rest of this entry

Peran Penting Bunga dalam Misa

Oleh Philip Kosloski

Bunga Altar di Katedral Arundel, foto oleh Leimenide (Sumber: aleteia.org dan flickr.com)

Penggunaan bunga dalam Misa mengandung berbagai tingkatan makna simbolis yang tidak boleh kita lupakan

Read the rest of this entry

Tanda dan Simbol dalam Misa

Oleh Philip-Michael Tangorra

Credit photo: Josh Applegate (Sumber: stpaulcenter.com)

Untuk menyampaikan misteri keselamatan kita, liturgi suci menggunakan berbagai macam tanda dan simbol yang merupakan penyingkapan yang nampak dari misteri-misteri yang tidak kelihatan. Adapun misteri itu sedang dirasakan dan dihadirkan kepada kita. Karya seni, arsitektur, lagu, dan puisi linguistik dalam Misa dimaksudkan untuk mengangkat umat beriman supaya hati dan pikiran mereka bersatu dalam pujian, penyembahan, penghormatan dan kemuliaan yang dipersembahkan bagi Allah. Maka tanda-tanda yang nyata ini yang termasuk tata gerak, pergerakan para pelayan liturgi suci, pakaian liturgi dan penggunaan bejana-bejana kudus, diperuntukkan untuk “mengangkat hati kita” maka berbagai tanda-tanda itu harus indah agar dapat mengilhami kehadiran kasih, cahaya, dan keagungan Allah. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: