Blog Archives

Bersyukur karena Bisa Bersyukur – Kisah Jeff Miller

Jeff Miller (Sumber: chnetwork.org)

 

Salah satu hal yang saya ketahui di kemudian hari yaitu kalau saya lahir satu hari setelah Paus Pius XII wafat. Jadi saya lahir pada waktu takhta kosong, dan saya rasa itulah peribahasa yang tepat dalam hidup saya. Sebagian besar saya menjalani hidup kalau seolah-olah Tuhan tidak ada. Saya seperti seorang semi-sedevakantis, karena saya percaya kalau tidak ada Tuhan di takhta surga … tapi juga saya percaya kalau Tuhan dan surga tidak ada sama sekali. Read the rest of this entry

Kenapa Petrus Tenggelam? – Kisah Peter Flies

Peter Flies (Sumber: chnetwork.org)

Di tengah perjalanan hidup saya, saya melihat lampu mobil polisi di kaca spion saya. Saya menepi di sisi jalan dan pantas ditangkap. Saya masih ingat waktu itu saya menolak tes ketenangan, bukan karena saya ingin melawan penilaian polisi di pengadilan, namun karena saya hampir tidak bisa berdiri. Saya mengemudi dengan kecepatan 35 mil/jam (±56 km/jam) di jalan raya yang seharusnya dalam kecepatan 65 mil/jam (±104 km/jam) pada jam 4 dini hari, tanpa pakaian dan sepatu. Saya dibawa ke tempat detoksifikasi, kemudian ke penjara. Itulah hari terbaik dalam hidup saya. Read the rest of this entry

Yang Hilang, Yang Ditemukan – Kisah Tony Barrett, Ph.D.

Tony Barrett, Ph.D. (Sumber: chnetwork.org)

Masa Kecil

Saya dibesarkan di beberapa gereja Baptis di sebuah kota kecil di wilayah utara Georgia, sekitar sejam di luar kota Atlanta. Pada hari Minggu pagi biasanya kami mengisi waktu dengan  pergi ke gereja atau menonton khotbah seorang pendeta Injili terkenal di TV. Saya masih ingat dengan lagu pujiannya, karena Sekolah Minggu dilakukan di basement gereja, saya juga memakai gelang WWJD, ikut kelompok remaja setiap Rabu malam, dan khotbah yang berapi-api. Mereka suka dengan lagu-lagu gospel, terutama lagu-lagu bergaya Appalachian selatan. Kadang-kadang mereka membawa saya ke konser kuartet Injili di gereja-gereja kecil di pedesaan. Biasanya, lagunya diiringi dengan piano dan kadang-kadang dengan gitar, orang-orang akan membagikan kesaksian pribadi mereka tentang bagaimana mereka mengenal Tuhan dan kadang-kadang kami melakukan persekutuan dan sekali-kali melakukan pembaptisan sekali atau dua kali setahun. Read the rest of this entry

Kembali dari Neraka – Kisah Elvis Gutierrez

Elvis Gutierrez (Sumber: Facebook)

Saya lahir di Yonkers, New York, di dekat Bronx. Kedua orang tua saya berimigrasi dari Republik Dominika, ayah saya pada tahun 1960-an sedangkan ibu saya pada tahun 1970-an. Keduanya berasal dari komunitas pedesaan yang bernama La Cidra, di mana masyarakatnya hidup dengan bercocok tanam. Air minum mereka berasal dari sungai, anak sungai, dan juga hujan. Tidak ada listrik, tidak ada tata kelola sanitasi, dan banyak penduduknya masih menunggangi kuda dan keledai. Read the rest of this entry

Dari Agnostik ke Baptis ke Katolik – Kisah Ian Murphy Ph.D.

Dr. Ian Murphy (Sumber: EWTN YouTube Channel)

Mungkin aneh jika seseorang yang punya nama khas Katolik Irlandia seperti “Ian Murphy” ternyata seorang yang berpindah keyakinan ke Gereja Katolik. Awalnya, saya ragu apakah Tuhan itu ada, akhirnya saya menjadi pengkhotbah Kristen Baptis, dan sekarang saya seorang Katolik. Di satu sisi, saya kira saya punya sesuatu yang disebut orang banyak sebagai “salah satu kisah perubahan keyakinan yang dramatis.” Perjumpaan fisik dengan peperangan rohani membawa saya keluar dari keraguan saya sebagai seorang ateis, rasa keadilan saya di tahun-tahun sebagai orang Protestan mengilhami undang-undang negara bagian dari Kongres Amerika Serikat. Saya pasti bisa memahami kalau ada seseorang yang menganggap perjalanan ini sebagai kisah perubahan keyakinan yang dramatis. Read the rest of this entry

Rahmat yang Menyelamatkanku – Kisah Michele Gower

Michele Gower (Sumber: michelegower.com.au)

Masa Kecil

Saya dibesarkan di sebuah keluarga kelas menengah biasa di Sydney, Australia dan saya merasa dicintai kedua orang tua saya. Ibu saya seorang Katolik yang tidak menjalankan imannya (yang tidak saya ketahui selama beberapa tahun) dan ayah saya seorang penganut Anglikan (Church of England). Saya di baptis di Gereja Anglikan. Keluarga saya tidak mengikuti atau meyakini agama apa pun. Saya punya sedikit teman yang suka pergi ke gereja, meskipun kadang-kadang saya suka ikut bersama mereka, saya berpikir bahwa gereja itu hanya untuk orang-orang yang “tidak keren.” Saya tahu sedikit tentang kisah Adam dan Hawa, namun hanya begitu saja. Ketika saya memasuki masa remaja, saya kadang-kadang ikut “persekutuan” di gereja setempat namun bukan karena saya punya minat akan agama. Tapi, saya ikut karena teman-teman saya ada di sana dan juga ada beberapa cowok ganteng! Read the rest of this entry

Menemukan Makna Ekaristi melalui Manga – Kisah Alan Truong

Alan Truong (Sumber: chnetwork.org)

Pengenalan akan Tuhan

Saya tidak begitu ingat waktu saya tidak percaya keberadaan Tuhan. Saya kira saya mendapatkan hal tentang Tuhan dari ibu saya. Waktu saya masih kecil, ketika saya bertanya kepada ibu saya tentang bagaimana sesuatu di dunia ini terjadi misalnya “Mengapa ada hujan?” atau “Mengapa bunga tumbuh semakin besar?” maka ibu saya selalu menjawab bahwa Tuhanlah yang menyebabkan semua ini terjadi. Saya menerima jawaban itu tanpa mempertanyakannya dan karena itu pula saya menerima Tuhan itu ada dan Tuhan bertanggung jawab atas mekanisme yang terjadi di alam semesta. Inilah pengenalan pertama saya kepada Tuhan. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: