Category Archives: Kenali Imanmu

Sakramen: Karya Agung Allah

Oleh Dr. Lawrence Feingold

Baptisan Bayi (Sumber: stpaulcenter.com)

Inkarnasi merupakan pusat dari semua rencana Allah bagi umat manusia. Dua ribu tahun yang lalu, Sang Sabda menjadi manusia. Ia tinggal di antara kita selama 30 tahun, menggenapi misteri Paskah-Nya, bangkit dari antara orang mati dan selama empat puluh hari kemudian Ia meninggalkan bumi ini dalam peristiwa Kenaikan-Nya ke surga. Kendati demikian, Ia masih menghendaki untuk tetap berada di antara kita sehingga kita bisa menjumpai-Nya dalam kemanusiaan-Nya dengan kuasa yang memberikan hidup dan kuasa untuk menyembuhkan. Oleh karena itu, Ia menetapkan sakramen-sakramen Gereja untuk menjadi sarana utama perjumpaan dengan kemanusiaan-Nya dari peristiwa Kenaikan-Nya sampai pada Kedatangan-Nya yang Kedua. St. Leo Agung berkata demikian: “Apa yang harus dilihat dari Sang Penebus kita sudah masuk dalam Sakramen-sakramen,” sehingga “iman menjadi lebih sempurna dan teguh.” Read the rest of this entry

Allah Mengubah Nama Saulus Menjadi Paulus?

Oleh Catholic Answers Staff

Ananias restoring the sight of Saint Paul (Sumber: wikipedia.com)

Pertanyaan: Mengapa Allah mengubah nama Saulus menjadi Paulus?

Jawaban:

Tidak begitu. Banyak orang keliru menganggap Tuhan mengubah nama Saulus menjadi Paulus beberapa saat setelah Saulus bertobat dari agama Yahudi dan menjadi Kristen, yang terjadi selama perjumpaannya dengan Kristus di Jalan menuju Damsyik (Kisah Para Rasul 9:1-19). Contoh yang berbeda dengan Yesus yang mengubah nama Simon menjadi Kefas (Yunani: Petros) sebagai cara yang menandakan peran istimewa yang akan dijalaninya dalam Gereja (Matius 16:18; Yohanes 1:41-42). Dalam kasus Paulus, tidak ada perubahan nama seperti itu. Read the rest of this entry

Allah Mengeraskan Hati Firaun?

Musa di hadapan Firaun (Film ‘The Ten Commandments’ [1956])

Dalam Keluaran 4:21, Allah mengeraskan hati Firaun sehingga tidak membiarkan bangsa Israel pergi dari Mesir. Dan seperti ditanyakan oleh David Woon dari Singapura, dalam peristiwa Allah mengeraskan hati tokoh-tokoh dalam Alkitab juga ditemukan dalam Yosua 11:20 ketika Allah mengeraskan hati raja-raja kafir yang tidak mau mengadakan ikatan persahabatan dengan Israel dan juga dalam Injil Yohanes 12:37-40, mengenai alasan mengapa banyak orang Yahudi tidak percaya akan Yesus. Read the rest of this entry

St. Matius Punya Dua Nama?

Oleh Philip Kosloski

St. Matius (Sumber: aleteia.org)

Si Pemungut Cukai yang terkenal itu menjadi seorang rasul mungkin sudah mengubah namanya sendiri setelah berjumpa dengan Yesus Kristus

Read the rest of this entry

Penjala Manusia dalam Konteks Yahudi Kuno

Oleh Dr. Brant Pitre

Fishing for Souls karya Adriaen van der Venne (Sumber: wikipedia.org)

Apa artinya menjadi penjala manusia di abad pertama? Anda mungkin melihatnya sebagai metafora sederhana. Jelas sekali apa yang nelayan lakukan? Menangkap ikan. Maka Yesus sedang menjadikan mereka penjala manusia, Ia memanggil mereka untuk mengikuti-Nya dan mengundang atau menangkap orang lain untuk menjadi murid, mengumpulkan pengikut yang akan percaya akan kabar gembira Kerajaan Allah dan memanggil orang banyak supaya bertobat. Itulah arti yang jelas dari penjala manusia. Read the rest of this entry

Kata Alkitab: ‘Memiliki Anak adalah Kebodohan’?

Oleh Trent Horn

Anak-anak (Sumber: gacoeonline.gsu.edu)

Membahas sensasi Abraham Piper di media sosial bahwa kitab Pengkhotbah menyatakan demikian

Read the rest of this entry

Kontradiksi ‘Tanah Darah’?

Oleh Jimmy Akin

Kepingan Perak (Sumber: catholic.com)

Ada pertanyaan demikian, Matius dan Lukas saling bertentangan. Matius mengatakan bahwa tanah darah disebut demikian karena dibeli dengan uang darah (Matius 27:6-7), tapi Lukas mengatakan demikian karena orang banyak tahu bahwa Yudas mati mengenaskan di sana (Kisah Para Rasul 1:18-19). Mengapa demikian? Read the rest of this entry

Paskah, Salib Tidak Perlu Lagi?

Oleh Joe Heschmeyer

Salib Yesus (Sumber: wallpapertag.com)

Ketika Paskah tiba, sangat menggoda untuk menghapus Jumat Agung, seolah-olah salib tidak perlu dipikirkan lagi

Read the rest of this entry

Penyaliban – Kutukan Salib

Oleh Dr. Brant Pitre

XII Station Jesus Dies on the Cross by Patricia Trudeau (Sumber: fineartamerica.com)

Ada satu elemen terakhir mengenai penyaliban dalam konteks Yahudi yang sangat penting. Salib bukan sekadar sesuatu yang kejam, bukan sekadar penghinaan baik secara publik atau sosial. [Elemen pertama bisa dibaca di artikel ‘Penyaliban – Brutalnya Salib’ dan elemen kedua bisa dibaca di artikel ‘Penyaliban – Penghinaan di Kayu Salib’]. Tapi punya signifikansi teologis dalam agama Yahudi, yaitu dianggap sebagai tanda kutukan Allah: kutukan penyaliban. Read the rest of this entry

Barabas, Putra dari Bapa?

Oleh Dr. Brant Pitre

Choice between Jesus and Barabbas (Sumber: bobkaylor.com)

Setelah kisah pengkhianatan terjadi, Matius menceritakan peristiwa terkenal mengenai Yesus di hadapan Pontius Pilatus untuk diadili. Dalam peristiwa itu, Pilatus menawarkan dua pilihan kepada orang-orang Yerusalem, yaitu membebaskan Barabas atau Yesus. Mari kita lihat kisahnya  untuk melihat apa yang hendak digenapi Yesus dalam Matius 27:15: Read the rest of this entry

%d bloggers like this: