Advertisements

Blog Archives

Duduk, Berdiri, dan Berlutut – Arti Simbolis Seluruh Tata Gerak Misa

Oleh Lorelei Savaryn

Adoremus in æternum oleh Lawrence OP (Sumber: flickr.com)

Berlutut. Berdiri. Duduk. Berdiri. Duduk. Berlutut. Berdiri. Duduk. Berdiri. Wah!

Read the rest of this entry

Advertisements

7 Alasan Untuk Ikut Bernyanyi Dalam Misa Kudus

Oleh Alex R. Hey

Buku Lagu Pujian (Sumber: epicpew.com)

Saya sedih sekali karena melihat tidak seorang pun ikut bernyanyi dalam suatu Misa. Bahkan ini menjadi pemandangan rutin saya. Saya menghadiri Misa di sebuah Paroki yang bentuknya melingkar, sehingga mudah sekali untuk melihat orang-orang. Bahkan bagian Misa yang sama setiap minggunya nyaris tidak dinyanyikan. Tidak peduli baik lagu pujian tradisional ataupun lagu pujian yang saat ini, sangat sulit bagi orang-orang untuk bernyanyi. Kenyataannya, kadang-kadang saya merasa hanya saya sendiri yang bernyanyi. Read the rest of this entry

5 Kutipan Orang Kudus tentang Ekaristi dalam Semangat Natal Sejati

Misa Natal di Basilika St. Hyasintus di Chicago oleh Frank Malawski (Sumber: wikimedia.org / Replikasi: aleteia.org)

Oleh Philip Kosloski

Banyak orang kudus selama berabad-abad mengakui hubungan Ekaristi dengan kelahiran Yesus.

Natal pada dasarnya berfokus pada kelahiran Yesus dan misteri Inkarnasi, namun juga banyak hubungan indah dengan salah satu sakramen yang Yesus dirikan kemudian pada Perjamuan Malam Terakhir. Sakramen Ekaristi sering dihubungkan langsung dengan kelahiran Yesus, dan Misa sendiri dibandingkan dengan hari Natal. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: