Blog Archives

Rahasia 4 Misa Natal

Nativity of the Lord (Sumber: vaticannews.va)

Sejak semula, umat Kristen merayakan apa yang sudah digenapi Tuhan Yesus demi keselamatan umat manusia. Mereka melakukan perayaan pada hari Minggu, yaitu hari pada waktu kebangkitan Tuhan. Sebagai hari raya tahunan pada hari Minggu sesudah bulan pertama ekuinoks musim semi, itulah yang disebut Minggu Paskah.

Pada awal abad ke-4, kalender liturgi mulai berkembang, yang menghargai Yesus juga secara “historis.” Jumat Agung ditambahkan untuk mengenangkan wafat Yesus, dan juga Perjamuan Terakhir. Dalam sekitaran itu, Nativitas yaitu Kelahiran Yesus ditambahkan. Bukti pertama perayaan Kelahiran Tuhan Kita dimulai pada tahun 336. Segera sesudah itu, Gereja Timur, perayaan Natal Epifani mulai dirayakan pada tanggal 6 Januari. Tanggal itu juga sering dihubung-hubungkan dengan festival rakyat pagan yaitu kelahiran matahari yang tak terkalahkan (Natale Solis Invicti) yang diperkenalkan oleh Kaisar Aurelian pada tahun 274 untuk menghormati Dewa Matahari Suriah dari Emesa (Elagablus atau Heliogabalus –red.) pada tanggal 25 Desember. Read the rest of this entry

Natal “Membaptis” Winter Solstice?

Oleh Steve Weidenkopf

Musim Dingin (Sumber: catholic.com)

Penetapan tanggal Natal pada 25 Desember tidak terlalu berkaitan dengan winter solstice, tapi lebih berkaitan dengan tradisi Yahudi

Read the rest of this entry

Imanuel Mengingatkan Kita pada Ekaristi

Oleh Philip Kosloski

Palungan (Sumber: aleteia.org)

Kita menyebut Yesus dengan nama alkitabiahnya yaitu “Imanuel” yang artinya “Allah beserta kita” – suatu gelar yang diungkapkan dengan cara yang istimewa dalam Ekaristi

Read the rest of this entry

Eksorsisme Kosmik Agung

Oleh Dr. Brant Pitre

The Crucifixion karya Andreas Pavias (Sumber: wikipedia.org)

Dalam akhir kehidupan Yesus ada bagian menarik karena akan mengingat kembali peristiwa di Taman Getsemani, kecuali penekanannya yang berbeda. Apa yang dikatakan-Nya adalah telah tiba saat-Nya dan Ia tidak berkata supaya Bapa menyelamatkan-Nya dari saat itu, melainkan Ia berkata, “Bapa, muliakanlah nama-Mu.” Jadi dalam puncak sengsara-Nya, Ia menyatakan bahwa Ia tidak menghindari saat itu, Ia hendak menerimanya dalam perbuatan yang menyatakan penerimaan akan saat itu. Allah melakukan sesuatu yang unik dalam kitab-kitab Injil. Inilah sesuatu yang Allah lakukan sebanyak tiga kali. Read the rest of this entry

Yesus dan Keluaran Perjanjian Baru

Oleh Dr. Brant Pitre

Flight to Egypt (Sumber: pinterest.com)

Dalam Injil Matius ada tertulis mengenai penggenapan Kitab Suci, yakni pada:

Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.” (Matius 2:15b) Read the rest of this entry

Yesaya 66 dan Pertobatan Bangsa Bukan Yahudi

Oleh Dr. Brant Pitre

Adorazione dei Magi karya Sandro Botticelli (Sumber: wikipedia.org)

Yesaya 66 merupakan contoh terkenal dari sesuatu yang disebut “suatu nubuat pertobatan bangsa bukan Yahudi” atau bisa dikatakan pertobatan bangsa-bangsa. Jadi jika Anda mendalami hal ini, Yesaya merupakan kitab paling terkenal dari Perjanjian Lama. Read the rest of this entry

Apakah Orang Majus Hadir ketika Tuhan Yesus Lahir?

Oleh Trent Horn

The Adoration of the Magi – Peter Paul Rubens (Sumber: wikipedia.org)

Injil Lukas dan Matius kelihatannya saling bertentangan mengenai orang majus yang datang pada hari kelahiran Yesus. Apakah mereka benar-benar datang ke sana atau tidak? Trent Horn memecahkan kisah mengenai orang majus dan juga menjelaskan mengapa hal ini bukan alasan yang tepat untuk mendiskreditkan Injil. Read the rest of this entry

Nilai Spiritual dalam Persembahan Para Majus

Oleh Philip Kosloski

Persembahan Para Majus (Sumber: aleteia.org)

Persembahan para majus melambangkan amal kasih, doa, dan mati raga

Read the rest of this entry

Mesias, Tunas dari Tunggul Isai

Oleh Dr. Brant Pitre

Tree of Jesse karya Jan Mostaert (Sumber: wikipedia.org)

[Paulus] tiba di Antiokhia di Pisidia. Pada hari Sabat mereka pergi ke rumah ibadat, lalu duduk di situ. Maka bangkitlah Paulus. Ia memberi isyarat dengan tangannya, lalu berkata: “Hai orang-orang Israel dan kamu yang takut akan Allah, dengarkanlah! Allah umat Israel ini telah memilih nenek moyang kita dan membuat umat itu menjadi besar, ketika mereka tinggal di Mesir sebagai orang asing. Dengan tangan-Nya yang luhur Ia telah memimpin mereka keluar dari negeri itu (Kisah Para Rasul 13:14,16-17). Read the rest of this entry

Kisah Kelahiran Menurut Matius dan Lukas Kontradiktif?

Oleh Tim Staples

Shepherds Field Nativity by Munir Alawi (Sumber: pinterest.com)

Apa kesamaan dari pembela ateisme dan ahli Kitab Suci liberal? Mereka suka menemukan “kontradiksi” yang dituduhkan kepada Kitab Suci. Perlu diingat, ini bukanlah tugas yang mudah karena “kontradiksi” ini sebenarnya tidak ada. Meskipun banyak dugaan tentang “kontradiksi” itu, salah satu kesukaan kedua pihak itu adalah yang sering dikemukakan terus menerus di internet, khususnya Ketika menjelang Natal. Salah satu “kontradiksi” yang umum ditemukan adalah “kisah masa kecil Yesus” menurut St. Matius dan St. Lukas. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: