Advertisements

Menemukan Gereja Katolik Melalui Sejarah– Kisah Dr. David Anders, Ph.D.

Dr. David Anders Ph.D (Sumber: chnetwork.org)

Saya tumbuh sebagai seorang Protestan Injili di Birmingham, Alabama. Kedua orang tua saya itu penuh kasih dan pengabdian, tulus dalam iman, dan sangat terlibat dalam gereja kami. Dalam diri saya, mereka menanamkan penghormatan terhadap Alkitab sebagai Firman Allah, dan menginginkan saya supaya hidup dalam iman akan Kristus. Para misionaris (penginjil Protestan –red.) sering mengunjungi rumah kami dan mereka membawa antusiasme untuk pekerjaan mereka. Rak-rak buku di rumah kami dipenuhi dengan buku teologi dan apologetika. Sejak usia dini, saya meresapkan keinginan bahwa panggilan hidup tertinggi saya adalah mengajarkan iman Kristen. Saya kira tidak mengherankan jika saya kemudian menjadi seorang sejarawan Gereja, tapi saya tidak mengira menjadi seorang Katolik. Read the rest of this entry

Advertisements

Makna Persembahan dalam Misa

Persembahan Misa Malam Natal 2016 Vatikan (Sumber: scmp.com)

Ketika kita mengikuti Misa, setelah mendengar homili dengan saksama dan mengucapkan Kredo dengan penuh sikap hormat, dan bersama-sama mendoakan Doa Umat. Maka imam melanjutkan perayaan dari Liturgi Sabda ke Liturgi Ekaristi. Pada bagian Liturgi Ekaristi ini dimulai dengan Persiapan Persembahan. Pada bagian ini seolah-olah menjadi semacam rehat setelah berdiri dalam sikap doa. Mungkin juga kita tidak terlalu memperhatikan pada bagian ini dan sibuk mempersiapkan uang persembahan kita. Nah, setiap bagian dalam Misa tentu saja memiliki makna, maka apa makna dari Persembahan yang sering kali kita jarang perhatikan tersebut. Read the rest of this entry

Ekaristi dan Penggenapan Kerajaan Allah

Oleh Scott Hahn

The Last Supper dari Biara Kremikovtsi Bulgaria (Sumber: stpaulcenter.com)

Yesus berulang kali berjanji bahwa Kerajaan Allah akan segera datang. Di tengah-tengah “apokalips kecil[1]” dari Injil Matius, Yesus bersabda: “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi” (Matius 24:34). Read the rest of this entry

Teladan Seorang Imam ketika Umat Menjatuhkan Hosti Kudus

Romo Jim oleh Nick Switzer (Sumber: Facebook Nick Switzer)

Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. (Yoh 6:55-56)

Read the rest of this entry

Mengapa Tuhan Yesus Dibaptis?

Baptism of Christ karya Gerard David, c. 1502-1508 (Sumber: stpaulcenter.com)

Pengantar

Tuhan kok dibaptis? Ketika memikirkan jawabannya saya teringat ketika mengikuti pelajaran agama dahulu. Tentu saja Yesus menjadi sama dengan manusia, kecuali dalam hal dosa (bdk. Ibrani 4:15). Maka alasan yang saya terima waktu itu tentang pembaptisan Tuhan bukan karena Yesus itu berdosa dan memerlukan pembaptisan, tapi pembaptisan adalah bentuk solidaritas Yesus kepada manusia. Alasan ini tentu saja benar, namun ada makna yang lebih dalam lagi tentang peristiwa ini. Dalam refleksi yang dibawakan oleh Scott Hahn, kita bisa melihat makna alkitabiah dari peristiwa ini khususnya dalam hubungannya dengan perjanjian. Selamat membaca! Read the rest of this entry

7 Perjanjian dalam Alkitab

Oleh Chris McCarthy

Alkitab oleh Dwight Stone (Sumber: flickr.com)

Sebagian besar umat Kristiani percaya bahwa hanya ada dua perjanjian yang ditetapkan oleh Allah dalam sejarah keselamatan (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru –red.). Sebenarnya ada tujuh. Tentu saja ada pembagian utama antara perjanjian yang ketujuh dengan enam perjanjian yang dirumuskan sebelumnya (lihat Scott Hahn dalam bukunya “A Father who Keeps His Promises: God’s Covenant Love in Scripture” tersedia dalam Bahasa Indonesia terbitan Dioma –red.). Seorang penulis ternama yaitu John Bergsma, dalam bukunya “Bible Basics for Catholics” dia menunjukkan bahwa yang kita sebut Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru itu ternyata ada lebih banyak lagi kronologi dalam Perjanjian Lama dari yang kita baca sepintas lalu. Read the rest of this entry

Lebih Dalam Lagi Memaknai Natal

(Lebih dari sekedar hari kelahiran, lebih dari sekedar emosi dan perasaan)

Oleh Bruder Silas Henderson, SDS

Bayi Yesus (Sumber: fanpop.com)

Allah beserta kita selalu bersama kita, bahkan di tengah-tengah dunia yang gelap ini dengan penderitaan orang-orang tak berdosa. Apakah kita percaya?

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah … Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.” (Yohanes 1:1-2, 14, Injil Misa Natal “Misa Siang”) Read the rest of this entry

Kisah Natal dalam Kitab Suci

Oleh Joby Provido

Adoration of the sheperds (Karya: Matthias Stomer) Sumber: wikimedia.org

Pendahuluan

Kisah kelahiran Kristus digambarkan secara romantis dengan sebuah palungan yang nyaman lengkap dengan lembu dan keledai, para malaikat menampakan diri kepada para gembala, dan juga kunjungan dari tiga raja. Semua itu ditunjukkan dalam gambaran kelahiran Yesus yang kita tampilkan selama Masa Natal, dan kita merindukan kenyamanan yang kita peringati dalam kisah yang hangat dan menggemaskan ini.

Namun jika kita lebih dalam lagi dalam Kitab Suci, kisah Natal tidak lebih dari kisah yang kasar sekaligus mengagumkan. Tidak ada kegemasan ataupun kenyamanan sedikitpun jika kita menelaahnya. Read the rest of this entry

Pelecehan Liturgi dan Korupsi Moral

Oleh Birgit Jones

Ilustrasi (Sumber: catholic365.com)

Pelanggaran batas tentang pelecehan liturgi di dalam Gereja adalah perdebatan panjang yang diperdebatkan oleh berbagai kalangan dalam anggota Tubuh Kristus. Selain itu, berbagai perbedaan pemikiran tentang Misa bentuk biasa dan bentuk luar biasa, tentang Semangat Konsili Vatikan II yang membawa kesempatan yang memecah belah yang tidak seperti Konsili-konsili lainnya. Kembali ke masa lampau, umat awam tidak bisa menelitinya di internet seperti saat ini, sekarang kita bisa mengandalkan internet untuk menelitinya. Pada saat ini kutipan dan dokumen lengkap Vatikan bisa didapatkan semudah mengklik tetikus, hal ini tidak bisa dilakukan pada masa lalu. Karena itu semuanya berubah, setiap pembaruan memiliki pemerhatinya masing-masing. Mereka yang mencari kreativitas dan merendahkan makna liturgi hanya melakukan apa yang mereka lakukan. Bertahun-tahun penghormatan kepada otoritas membangun sikap menerima yang hampir bersifat otomatis (sifat menerima begitu saja terhadap pelanggaran liturgi –red.). Hanya sedikit umat mempertanyakannya. Read the rest of this entry

Gereja Katolik Anti dengan Ilmu Pengetahuan, Benarkah?

Pontifical palace and Vatican Observatory, Castel Gandolfo (Sumber: wikipedia.org)

“Tidak semua yang dapat dihitung diperhitungkan, dan tidak semua yang diperhitungkan dapat dihitung.” – Albert Einstein

Read the rest of this entry

%d bloggers like this: