Pencarian Gereja Universal – Kisah Dr. G. Lloyds Raja

Dr. G. Lloyds Raja (Sumber: chnetwork.org)

Masa kecil

Saya lahir dan dibesarkan dalam keluarga yang menjadi anggota CSI (Church of South India / Gereja India Selatan), yang dibentuk oleh persatuan gereja-gereja Episkopal dan non-Episkopal pada tahun 1940-an. Nenek dari pihak ayah adalah seorang guru Alkitab di CSI, dan kakek dari pihak ibu adalah seorang penginjil. Menurut norma CSI, saya dibaptis sewaktu masih bayi dan diikutsertakan ke Sekolah Minggu dan Christian Endeavor Union di usia yang sangat dini. Saya memenangkan banyak hadiah dalam kompetisi pengetahuan Alkitab yang diadakan oleh Keuskupan CSI Kanyakumari. Ibu saya mendorong saya supaya membaca Alkitab dan berdoa, tapi sebagian besar belajar dan berdoa tidak ada artinya selain untuk mendapatkan hadiah dalam kontes tanya jawab Alkitab. Read the rest of this entry

Kitab Suci dalam Kehidupan Gereja Perdana

Oleh Joe Heschmeyer

Folio from Papyrus 46, containing 2 Corinthians (Sumber: wikipedia.org)

Salah satu distorsi masa kini yang timbul dalam pendekatan yang kami lakukan mengenai wahyu adalah preferensi untuk menganggap kata-kata yang tertulis lebih tinggi daripada yang lisan, bahkan cenderung yang lisan ini dikesampingkan. Bentuk distorsi lainnya yaitu kita menganggap bahwa berbagai kitab itu milik pribadi bukan milik publik. Seperti yang dijelaskan Mary Mills dalam tafsirannya tentang kitab Pengkhotbah, “di dunia modern kebanyakan kegiatan membaca adalah hal pribadi melalui keterampilan literasi maka seorang individu ikut serta dalam suatu naskah itu secara langsung dan pribadi.” Dampak gabungan dari kedua distorsi itu adalah ketika kita menggabungkan Kitab Suci dan wahyu dan kemudian menganggap kalau Kitab Suci itu sesuatu yang pada dasarnya “pribadi” bukan komunal. Read the rest of this entry

Sejarah Singkat Penomoran Alkitab

Oleh Philip Kosloski

Penomoran Alkitab (Sumber: aleteia.org)

Penomoran Alkitab adalah penemuan yang relatif baru dalam sejarah Kitab Suci.

Read the rest of this entry

Suatu Hari Nanti Kita Semua akan Jadi Katolik – Kisah Ben Eicher

Ben Eicher (Sumber: chnetwork.org)

“Suatu hari nanti kita semua akan jadi Katolik.” “Apa!?” Waktu itu saya berusia delapan tahun ketika ayah saya mengucapkan  kata-kata itu. Waktu itu Minggu malam tanggal 22 Oktober 1967. Ayah sedang menyetir dari rumah kami di West Milford, New Jersey, tempat ia melayani sebagai pendeta di Holy Faith Missouri Synod Lutheran Church, yang ia dirikan pada tahun 1960 langsung dari Concordia Seminary. Tujuan kami adalah 20 mil (± 32 km) ke wilayah selatan melalui jalan tol ke Gereja Katolik Our Lady of the Valley di Wayne, New Jersey, tempat ayah saya dan Romo James Rugel akan bersama-sama memimpin kegiatan ekumenis pasca-Vatikan II.

Ayah pernah menulis pesan “Selamat Datang” yang ada pada malam itu di buletin paroki Katolik itu. Ia akan melayani sebagai salah satu dari sembilan rohaniwan: lima orang presbiter Katolik dan empat pendeta Lutheran. Don Bosco College Choir dan Lutheran Theological Seminary of Philadelphia Chorus akan membawakan lagu pujian. Read the rest of this entry

Alkitab Tidak Mengajarkan Maria Diangkat ke Surga?

Oleh Paul Senz

Feast of Assumption (Sumber: assumptiondc.org)

 

Memang tidak ada ayatnya, meskipun dogma Maria yang satu ini ajarannya tidak sekuat dengan dogma Maria lainnya. Tapi ada alasan bagus untuk percaya bahwa Maria diangkat ke surga yang ajarannya tidak bergantung pada Kitab Suci.

Read the rest of this entry

Apakah Misa itu Kurban?

Oleh Dr. Brant Pitre

Holy Sacrifice of the Mass – A painting inside the chapel of St. Benedict’s Monastery in Corte, Carmen, Cebu, Philippines karya Jun Rebayla (Sumber: flickr.com)

Ada satu pertanyaan tentang Misa, di mana ada perikop yang dijadikan kontroversi di abad ke-16 oleh para reformator Protestan, terutama Martin Luther. Ketika kebanyakan umat Katolik masa kini membicarakan tentang Reformasi Protestan maka seringkali membahas perdebatan mengenai Kehadiran Nyata – misalnya tentang Transsubstansiasi.

Ada teori-teori yang berbeda mengenai Kehadiran nyata pada zaman Reformasi. Apakah Yesus hanya hadir secara rohani dalam roti dan anggur, seperti pendapat Calvin? Atau konsubstansiasi seperti pendapat Luther, di mana roti dan anggur hadir bersama dengan Tubuh dan Darah Kristus? Dan itu semua salah. Maka, apa itu transsubstansiasi yang diajarkan Konsili Trente? Yaitu tidak ada roti dan anggur setelah konsekrasi atau tidak ada lagi substansi roti dan anggur setelah konsekrasi – yang masih tetap adalah rupanya, tetapi yang hadir di altar adalah Yesus Kristus, Tubuh, Darah, Jiwa dan Keilahian-Nya. Read the rest of this entry

Kelahiran Kembali menurut Gereja Perdana

Oleh Joe Heschmeyer

Baptisan (Sumber: catholic.com)

Dalam tulisan St. Yustinus Martir berjudul “Apologia Pertama” sekitar tahun 160. Dalam naskah itu, kita bisa menemukan Yustinus memberikan penjelasan dan pembelaan kepada kaisar pagan. Termasuk gambaran tentang apa yang dipikirkan umat Kristen pada zamannya mengenai baptisan:

Aku hendak menceritakan cara kita membaktikan diri kepada Allah ketika kita sudah dibentuk menjadi baru melalui Kristus; jika kita mengabaikan hal ini, jangan sampai penjelasan yang kita nyatakan menjadi kelihatan tidak wajar. Seperti yang banyak orang sudah yakini dan percayai bahwa apa yang kita ajarkan dan katakan itu benar, dan bertekad untuk hidup sesuai dengan perkataan kami, kami diperintahkan untuk berdoa dan memohon kepada Allah dengan melakukan puasa demi pengampunan dosa-dosa mereka di masa lalu, kami berdoa dan berpuasa dengan mereka. Kemudian, mereka kami bawa ke suatu tempat berair, dan dilahirkan kembali dengan cara yang sama dengan cara kami dilahirkan kembali. Sebab, dalam nama Allah, Bapa dan Tuhan semesta alam, dan Juruselamat kita Yesus Kristus, dan Roh Kudus, kemudian mereka menerima pembasuhan dengan air. Read the rest of this entry

Selangkah demi Selangkah Dibimbing Tuhan – Kisah Nick Alexander

Nick Alexander (Sumber: chnetwork.org)

Kasih karunia Tuhan yang membimbing kita semua. Ia tidak memaksa orang untuk berbuat sesuatu, melainkan Ia menggunakan berbagai elemen duniawi dan keadaan orang itu sendiri untuk membuka dan menutup pintu, Ia yang memberikan tuntunan dan kebijaksanaan.

Saya mengenal Kristus secara pribadi pada tahun 1984, waktu saya berumur 14 tahun. Saya pernah ikut retret orang muda musim panas di New England, ketika saya menjadi yakin akan realitas keberadaan Tuhan yang personal. Sesudah itu saya pulang ke sebuah apartemen di New York City dengan realitas yang baru di hadapan saya, suatu semangat yang baru ditemukan. Read the rest of this entry

Keselamatan Bisa Hilang?

Oleh Karlo Broussard

Losing salvation (Sumber: catholic.com)

Bagaimana mungkin Gereja Katolik mengajarkan bahwa keselamatan kita bisa hilang, padahal Yesus berkata bahwa domba-domba-nya selalau mendengarkan-Nya dan tidak ada yang bisa merebut kita dari tangan-Nya? Read the rest of this entry

Pramugari Masuk Biara – Kisah Sr. Evelyn dari Kanak-kanak Yesus

Oleh Matilde Latorre

Sor Evelyn del Niño Jesús (Sumber: aleteia.org dan declausura.org)

Evelyn meninggalkan pekerjaannya di salah satu maskapai penerbangan ternama di Singapura untuk mengabdikan dirinya kepada Tuhan dalam hidup doa dan karya bakti.

Read the rest of this entry

%d bloggers like this: