Eksorsisme Kosmik Agung

Oleh Dr. Brant Pitre

The Crucifixion karya Andreas Pavias (Sumber: wikipedia.org)

Dalam akhir kehidupan Yesus ada bagian menarik karena akan mengingat kembali peristiwa di Taman Getsemani, kecuali penekanannya yang berbeda. Apa yang dikatakan-Nya adalah telah tiba saat-Nya dan Ia tidak berkata supaya Bapa menyelamatkan-Nya dari saat itu, melainkan Ia berkata, “Bapa, muliakanlah nama-Mu.” Jadi dalam puncak sengsara-Nya, Ia menyatakan bahwa Ia tidak menghindari saat itu, Ia hendak menerimanya dalam perbuatan yang menyatakan penerimaan akan saat itu. Allah melakukan sesuatu yang unik dalam kitab-kitab Injil. Inilah sesuatu yang Allah lakukan sebanyak tiga kali. Read the rest of this entry

Apakah Yesus Pernah Bertemu Kakek dan Nenek-Nya?

Oleh Philip Kosloski

Yoakim dan Anna karya Paul Troger (1698–1762) Belvedere Museum, Vienna, Austria/ Foto oleh Adam Jan Figel (Sumber: aleteia.org dan shutterstock.com)

Sedikit diketahui dengan pasti mengenai St. Yoakim dan Anna, apakah mereka masih hidup untuk melihat cucu mereka, Yesus Kristus

Read the rest of this entry

Siapa Nabi yang Seperti Musa dalam Kitab Ulangan?

Oleh Dr. Brant Pitre

Musa dan Yesus

Dalam kitab Ulangan ada suatu perikop demikian:

Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan. Tepat seperti yang kamu minta dahulu kepada TUHAN, Allahmu, di gunung Horeb, pada hari perkumpulan, dengan berkata: Tidak mau aku mendengar lagi suara TUHAN, Allahku, dan api yang besar ini tidak mau aku melihatnya lagi, supaya jangan aku mati. Lalu berkatalah TUHAN kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban. Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati. Read the rest of this entry

Marinir Anti-Katolik Menjadi Katolik – Kisah Craig Alexander

Craig Alexander (Sumber: chnetwork.org)

Kisah Masa Kecil

Saya anak kedua dari empat bersaudara yang dibesarkan dalam sebuah keluarga dengan seorang ayah yang seorang alkoholik. Pelecehan dengan kata-kata maupun fisik kepada seluruh anggota keluarga berakhir ketika ayah saya pergi dari kami. Saya memohon kepada para pembaca kisah ini untuk mendoakan ayah saya, nama beliau adalah Ivan.

Setelah kepergian ayah kami, ibu kami bekerja keras supaya kami bisa punya tempat tinggal dan bisa makan. Ibu juga menjadi penjaga kehidupan rohani kami dengan ikut sekolah Minggu setiap pekannya dan ke gereja di Highspire United Methodist Church. Di sinilah saya mengenal Yesus dan tempat saya dibaptis. Saya mengenal Yesus seperti yang dikatakan oleh saudara-saudari Protestan kami, yaitu sebagai Tuhan dan Juruselamat saya. Saya juga melayani sebagai akolit dalam gereja keluarga kami. Dalam tradisi Methodist, akolit merujuk pada seorang anak yang menyalakan lilin sebelum kebaktian di gereja. Read the rest of this entry

Berdoa Lewat Para Kudus atau Langsung pada Yesus?

Oleh Karlo Broussard

Statues of Saints on Notre Dame facade photo by Fabrizio Ruggeri (Sumber: fineartamerica.com)

Berdoa langsung pada Yesus itu sangat penting … tapi berdoa melalui anggota lain dalam tubuh-Nya juga penting

Read the rest of this entry

Kuk yang Kupasang itu Enak

Oleh Dr. Brant Pitre

Kuk yang Kupasang itu enak (Sumber: Catholic Production YouTube Channel)

Apa yang dimaksud kuk? Sebuah kata asing yang sulit dibayangkan. Yesus berkata bahwa kuk yang kupasang itu enak. Apa itu kuk? Apakah kuk itu semacam makanan karena disebutkan enak? Tetapi kuk yang digambarkan dalam ayat itu adalah kuk yang digunakan untuk binatang beban ketika membajak ladang, semacam kayu pengikat yang diginakan untuk mengikat lembu supaya berjalan bersama untuk membajak ladang. Dan dalam kasus ini, Yesus membicarakan sesuatu yang sangat luar biasa. Ia bersabda, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Jadi Yesus mengundang kita untuk merasa lega. Sampai situ kedengarannya bagus. Saya tidak tahu tentang Anda, tapi saya merasa sangat kelelahan. Terutama jika kita suka bekerja keras dan kita cenderung bekerja sampai mati. Jadi beban berat dengan segala macam pekerjaan kita adalah kondisi yang lazim, sesuatu yang sudah menjadi bagian kondisi umat manusia sejak kejatuhan Adam dalam Kejadian 3, bahwa usaha dan kerja keras yang sia-sia akan menjadi bagian dalam sebagian besar kemanusiaan setelah peristiwa kejatuhan manusia dalam Perjanjian Lama. Maka, Yesus berbicara kepada semua orang di sini. “Jika engkau sedang letih lesu dan berbeban berat, datanglah kepada-Ku dan Aku akan memberikan kelegaan.” Read the rest of this entry

Magnet Kebenaran – Kisah Noel Culbertson

Noel Culbertson (Sumber: EWTN YouTube Channel)

Gereja Katolik tidak pernah ada dalam perhatian saya. Saya tidak punya kebencian dan dendam dengan Gereja, lebih dari ketidaktahuan dan sikap apatis orang Amerika terhadap Gereja. Namun, sepertinya banyak jalan menuju Roma, saya sudah berada di sana jauh sebelum saya menyadarinya. Kami bahagia di jemaat Baptis kami, kami ikut terlibat dalam karya pelayanan, pelajaran Alkitab, dan dikelilingi teman-teman Kristen yang luar biasa, tapi di sepanjang jalan hidup, kami dirayu oleh Mempelai Kristus yang agung. Seperti yang dikatakan G. K. Chesterton, “Seseorang yang sudah datang terlalu dekat dengan kebenaran, dan lupa bahwa kebenaran adalah magnet, dengan daya tarik dan tolaknya.” Read the rest of this entry

Misa dalam Alkitab, Mana Ayatnya?

Oleh Dr. Scott Hahn

Perjamuan Anak Domba (Sumber: stpaulcenter.com)

Sebagai seorang siswa Kristen Injili yang penuh semangat, Scott Hahn menantang teman sekelasnya yang seorang Katolik dengan pertanyaan ini: “Di mana ada kurban Misa dalam Perjanjian Baru?” Karena temannya itu tidak mengerti Kitab Suci maka ia tidak bisa menyanggah pertanyaan Scott. Bahkan temannya itu merasa yakin bahwa iman Katoliknya tidak punya dasar alkitabiah. Read the rest of this entry

Cara Membicarakan Yesus kepada Anak Anda

Oleh Christine Ponsard

Ibu dan anak (Sumber: aleteia.org)

Kita suka mengatakan hal ini tanpa berpikir panjang, tapi kadang-kadang apa yang kita katakan kepada anak kita ini bisa membuat mereka berangsur-angsur menjauh dari Tuhan

Read the rest of this entry

Sakramen: Karya Agung Allah

Oleh Dr. Lawrence Feingold

Baptisan Bayi (Sumber: stpaulcenter.com)

Inkarnasi merupakan pusat dari semua rencana Allah bagi umat manusia. Dua ribu tahun yang lalu, Sang Sabda menjadi manusia. Ia tinggal di antara kita selama 30 tahun, menggenapi misteri Paskah-Nya, bangkit dari antara orang mati dan selama empat puluh hari kemudian Ia meninggalkan bumi ini dalam peristiwa Kenaikan-Nya ke surga. Kendati demikian, Ia masih menghendaki untuk tetap berada di antara kita sehingga kita bisa menjumpai-Nya dalam kemanusiaan-Nya dengan kuasa yang memberikan hidup dan kuasa untuk menyembuhkan. Oleh karena itu, Ia menetapkan sakramen-sakramen Gereja untuk menjadi sarana utama perjumpaan dengan kemanusiaan-Nya dari peristiwa Kenaikan-Nya sampai pada Kedatangan-Nya yang Kedua. St. Leo Agung berkata demikian: “Apa yang harus dilihat dari Sang Penebus kita sudah masuk dalam Sakramen-sakramen,” sehingga “iman menjadi lebih sempurna dan teguh.” Read the rest of this entry

%d bloggers like this: