Blog Archives

Seorang Sekuler Datang kepada Kristus – Kisah David McHugh

David McHugh (Sumber: chnetwork.org)

Saya lahir dari seorang ibu Lutheran dan seorang ayah Katolik. Saya dibesarkan di Bavaria, Jerman, dan dibaptis Katolik sejak bayi. Orang tua saya bercerai ketika saya berusia 9 tahun. Karena ibu saya yang mengambil hak asuh, saya tidak dibesarkan sebagai seorang Katolik, saya juga tidak menerima Sakramen Penguatan Katolik. Sebaliknya, saya dan saudari saya ikut dan dibesarkan di sebuah gereja Lutheran. Setelah SMA, saya pindah ke Los Angeles untuk menjalin hubungan dengan ayah saya. Di sana saya berjumpa dengan Dina yang menjadi istri pertama saya. Saya mengadopsi putrinya yang bernama Olivia, dan kami punya dua anak lagi, mereka bernama Anya dan Quentin. Karena gereja tidak punya peran penting dalam kehidupan kami, kami hanya menikah dalam upacara sipil. Akhirnya kami mulai ke gereja Methodist, tempat Dina dan anak-anak dibaptis. Read the rest of this entry

Keindahan dari Kehancuran – Kisah Joelle Maryn

Joelle Maryn (Sumber: chnetwork.com)

Iman yang Bernyala-nyala

Dahulu, saya seorang gadis kecil yang rajin berdoa. Saya dilahirkan dan dibesarkan dalam Iman Katolik. Saya dibesarkan di kota kecil di negara bagian New York. Anda bisa melihat gereja St. Mary dan aula parokinya dari jendela ruang tamu di rumah kami. Presbiter paroki sering datang untuk makan malam, dan keluarga saya sangat terlibat di kehidupan menggereja. Iman saya begitu dalam, dan saya berbicara dengan Tuhan seolah-olah saya punya saluran telepon langsung. Saya merasakan kehadiran-Nya dalam hidup saya dan tahu kalau Ia bisa memindahkan gunung. Read the rest of this entry

Menemukan Kebenaran Melalui Newman – Kisah Diakon Scott Carson Ph.D.

Diakon Scott Carson (Sumber: diosteub.org)

Kisah perjalanan saya memasuki Gereja Katolik merupakan suatu kisah pertumbuhan. Yakni pertumbuhan spiritual, pertumbuhan psikologis, dan yang paling penting adalah pertumbuhan akan pemahaman dan kapasitas untuk kasih Kristiani.

Saya memulai perjalanan hidup saya sebagai bukan bagian umat beriman. Saya dibesarkan oleh seorang ibu yang sangat skeptis dan cenderung ke saintisme, dan sekarang saya seorang diakon permanen untuk Keuskupan Steubenville, Ohio, dengan panggilan melayani komunitas akademis di wilayah itu. Banyak hal yang berubah dalam rentang waktu 60 tahun. Read the rest of this entry

Masyarakat Sekuler Menyembah Sesuatu yang Bukan Kristus

Oleh Dr. Scott Hahn dan Brandon McGinley

New York City foto oleh Dorian Mongel (Sumber: stpaulcenter.com)

Segala sesuatu yang benar menurut apa yang dikatakan oleh masyarakat sekuler juga berlaku bagi siapa saja yang disebut sebagai individu sekuler. Menolak menyerahkan diri kepada Allah yang hidup bukanlah pilihan yang netral. Pilihan yang tidak netral itu juga tidak melindungi objektivitas atau kebebasan intelektual seseorang, dan tidak memerdekakan jiwa. Adapun, penolakan akan Allah yang hidup itu dilakukan dengan menolak untuk mengakui, menyembah, dan melayani-Nya sebagai tuntutan keadilan. Read the rest of this entry

Bagaimana Kita Menjelaskan Mengapa Kita Percaya pada Tuhan?

Oleh Uskup Jeffrey Monforton

Perarakan Sakramen Mahakudus (Sumber: stpaulcenter.com)

Inilah pertanyaan yang sudah diajukan sepanjang zaman. Kita semua tahu bahwa iman adalah anugerah dari Allah. Dan anugerah Allah itu dimaksudkan untuk dipelihara dalam kehidupan kita, terutama melalui doa dan penerimaan sakramen. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: