Siapa Penemu Rosario?

Oleh Philip Kosloski

St. Dominikus menerima Rosario dari Bunda Maria (rosarynetwork.com)

Sejarah Rosario merupakan salah satu kisah yang rumit, yang melibatkan ada dua orang bernama Dominikus, berbagai penampakan Maria dan berbagai devosi populer yang berkembang dari masa ke masa.

Secara umum diyakini bahwa pada tahun 1208, St. Dominikus de Guzmán menerima penglihatan surgawi dari Bunda Maria yang memerintahkannya untuk menyebarkan devosi baru yang disebut Rosario. Sejak saat itu, St. Dominikus dan ordo Dominikannya sudah dikaitkan dengan penemuan Rosario dan penyebarannya ke seluruh Eropa.

Sebenarnya, dokumen-dokumen sejarah tidak dapat menegaskan atau menyangkal penglihatan St. Dominikus. Provinsial Biarawan Dominikan St. Yusuf menjelaskan sejarah ini di situs webnya.

Mungkin memang benar, tapi tidak ada dokumentasi dari awal abad ke-13 untuk membuktikan atau menyangkalnya. Sebaliknya, kesaksian-kesakrian yang saksama dari para saksi mata untuk menyelidiki kehidupan St. Dominikus selama proses kanonisasinya, meskipun mereka menyebutkan banyak mukjizat dan pewahyuan, tapi tidak mengatakan apa-apa tentang Rosario.

Memang ada bukti tentang penglihatan yang diterima St. Dominikus dari Bunda Maria, tapi tidak ada yang eksplisit berkaitan dengan penemuan Rosario.

Menariknya, ada seorang St. Dominikus lain yang sering disebut karena ada hubungannya dengan perkembangan Rosario seperti yang kita ketahui sekarang.

Menurut Catholic Encyclopedia, St. Dominikus ini adalah “seorang rahib Kartusian dan penulis asketis, ia lahir di Polandia pada tahun 1932.” Ada bukti substansial bahwa ia menambahkan devosi yang sudah ada sebelumnya yang berupa penghitungan doa dan membuat renungan akan kehidupan Sang Kristus.

Pada waktu itu ada doa seratus Salam Maria yang disebut “Mazmur Maria,” ia punya pikiran untuk menambahkan renungan kehidupan Kristus dan Bunda-Nya yang Kudus ke doa itu. Pada waktu itu doa Salam Maria diakhiri dengan kalimat, “Fructus ventris tui, Jesus, (buah tubuhmu, Yesus)”  ia menggabungkan setiap kalimat itu untuk mengingat misteri-misteri itu seperti “quem Angelo nuntiante de Sancto Spiritu concepisti (yang diberitakan malaikat bahwa Ia dikandung dari Roh Kudus),” “quo concepto, in montana ad Elizabeth ivisti (ketika dikandung, mengunjungi Elisabet di pegunungan),” dsb. Baik Dominikus maupun Adolf, temannya, berusaha menyebarkan penggunaan bentuk doa itu baik di Ordo Kartusian dan umat awam. Oleh karena itu, beberapa penulis berpendapat bahwa “Pemazmur” Dominikus adalah salah satu bentuk asli perkembangan Rosario yang ada pada hari ini.

Sebelum kedua St. Dominikus ini, ada berbagai praktik di antara umat awam yang menghitung 150 Bapa Kami atau Salam Maria untuk menyesuaikan doa 150 Mazmur yang didaraskan oleh para imam dan kaum religius pada Ofisi Ilahi (Ibadat Harian).

Terlepas dari St. Dominikus mana yang “menemukan” Rosario seperti yang kita ketahui sekarang, memang benar ada banyak anggota Dominikan yang sudah menyebarkan devosi ini sejak abad ke-15 dan ke-16 dan hingga hari ini tetap menjadi promotor utama devosi ini di seluruh dunia. Contohnya, St. Pius V, seorang paus Dominikan yang mempromosikan Rosario dan menetapkan Pesta Bunda Kemenangan pada tahun 1571 (yang kemudian namanya diubah menjadi Pesta Bunda Rosario oleh Paus Gregorius XIII pada tahun 1573).

Dan Rosario tetap menjadi laku kesalehan utama di Gereja Katolik Roma dan doa favorit banyak umat Katolik di seluruh dunia.

 

Sumber: “Did St. Dominic invent the Rosary?”

Posted on 5 October 2022, in Kenali Imanmu and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: