Blog Archives

Kesetaraan Pria dan Wanita dalam Gereja

Oleh Monica Migliorino Miller

Para Santa (Sumber: stpaulcenter.com)

Para Bapa Gereja (para uskup dan teolog besar pada lima abad awal Kekristenan) merupakan sasaran khusus kemarahan kaum feminis, dan harus diakui pula bahwa para pemikir Gereja Perdana itu tidak terlalu dikenal dengan dukungan mereka bagi kebebasan kaum wanita. Perlu diakui juga bahwa kebanyakan Bapa Gereja sangat dipengaruhi oleh Neoplatonisme, yang merupakan sebuah filosofi dualis radikal yang mengaitkan bahwa pria itu baik sedangkan wanita itu jahat. Pria digambarkan sebagai realitas spiritual, Tuhan, jiwa, intelektualitas – realitas yang permanen dan tidak berubah, yang demikian baik. Kejahatan adalah semua yang telah jatuh dari dunia spiritual, yaitu bumi dan keberadaan material. Berdasarkan sifatnya, wanita itu berada di sisi dunia yang jatuh itu. Dan tidak pernah terjadi kedamaian yang dibawa antara kedua dunia ini. Jika ada sekalipun, maka kedamaian yang dibawa itu bersifat antagonis. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: