Monthly Archives: February 2019

St. Joseph Mukasa Balikuddembe

St. Joseph Mukasa Balikuddembe (Sumber: ugandamartyrsshrine.org.ug)

Dia seorang dari suku Muganda (Buganda), lahir di Provinsi Mawokota pada tahun 1861. Dia memulai hidup dengan mengabdi kepada sukunya sebagai seorang hamba dari Kabaka Mutueesa I dan kemudian menjadi kepala rumah tangga bagi Kabaka Mwanga II. Read the rest of this entry

Doa untuk Uskup

Oleh Philip Kosloski

Para Uskup Gereja Katolik (Sumber: aleteia.org)

Berilah beliau roh keberanian dan kebijaksanaan, roh pengetahuan dan kasih

Ketika Yesus mendirikan Gereja-Nya di bumi, Ia mempercayakan Gereja-Nya itu kepada para para rasul, yang merupakan para uskup pertama atau “gembala” dari umat beriman Kristiani. Mereka meneruskan tugas khusus kepada yang lainnya melalui penumpangan tangan (sakramen Imamat), suatu tradisi yang masih berlangsung sampai dengan saat ini. Read the rest of this entry

Patung menurut Katolik

Oleh Christine

Paus Fransiskus dan Maria (Sumber: loadtve.biz)

Bukan rahasia lagi bahwa umat Katolik menggunakan patung dalam ibadah mereka. Banyak gereja mempunyai patung Maria dan para kudus lainnya, dan setiap gereja sudah pasti memiliki salib dengan corpus di dekat altar. Namun, apakah ini pelanggaran terhadap Perintah Allah yang kedua? Perintah ini berbunyi:

“Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. (Keluaran 20:4)” Read the rest of this entry

Menemukan Gereja Katolik Melalui Sejarah– Kisah Dr. David Anders, Ph.D.

Dr. David Anders Ph.D (Sumber: chnetwork.org)

Saya tumbuh sebagai seorang Protestan Injili di Birmingham, Alabama. Kedua orang tua saya itu penuh kasih dan pengabdian, tulus dalam iman, dan sangat terlibat dalam gereja kami. Dalam diri saya, mereka menanamkan penghormatan terhadap Alkitab sebagai Firman Allah, dan menginginkan saya supaya hidup dalam iman akan Kristus. Para misionaris (penginjil Protestan –red.) sering mengunjungi rumah kami dan mereka membawa antusiasme untuk pekerjaan mereka. Rak-rak buku di rumah kami dipenuhi dengan buku teologi dan apologetika. Sejak usia dini, saya meresapkan keinginan bahwa panggilan hidup tertinggi saya adalah mengajarkan iman Kristen. Saya kira tidak mengherankan jika saya kemudian menjadi seorang sejarawan Gereja, tapi saya tidak mengira menjadi seorang Katolik. Read the rest of this entry