Perlunya Baptisan Menurut Gereja Perdana

Baptisan Yesus (Sumber: catholic.com)
Umat Kristen selalu menafsirkan Alkitab secara harfiah ketika Alkitab menyatakan, “Baptisan – maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah – melalui kebangkitan Yesus Kristus” (1 Petrus 3:21 TB2; bdk. Kisah Para Rasul 2:38, 22:16, Roma 6:3-4, Kolose 2:11-12).
Oleh karena itu, para Bapa Gereja perdana menulis dalam Pengakuan Iman Nicea (381 M), “Kami percaya akan satu baptisan untuk pengampunan dosa.” Read the rest of this entry
Baptisan Menyelamatkan
Oleh Rm. Dwight Longenecker

(Sumber: catholic.com)
Meskipun saya dibesarkan dalam keluarga Evangelikal yang taat, saya belum dibaptis hingga saya berusia 21 tahun. Kami beribadah di sebuah gereja Kristen independen (yang bernama independent Bible church) yang pada dasarnya berteologi Baptis, dan ironisnya, teologi Baptis ini justru tidak menekankan baptisan. Yang penting adalah “dilahirkan kembali” atau “diselamatkan,” jika kita menanggapi panggilan altar1 dan “menerima Yesus ke dalam hati kita.” Pengalaman pribadi inilah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan kekal kita. Baptisan dan perjamuan kudus (meskipun tidak ditiadakan sama sekali) tetap merupakan simbol-simbol yang tidak diperlukan dari iman batiniah kita. Read the rest of this entry
Petrus dalam Surat Galatia
Oleh Jimmy Akin

St. Petrus dan St. Paulus (Sumber: ascensionpress.com)
Orang-orang anti-Katolik menyerang kepausan dengan mencoba melemahkan peran Petrus dalam Gereja perdana. Mereka sering melakukannya dengan membuka dua bab pertama dari surat Galatia, di perikop tersebut Paulus menyebut nama Petrus. Mereka beranggapan bahwa Paulus meremehkan dan merendahkan Petrus, sesuatu yang tidak mungkin terjadi jika Petrus adalah kepala dari semua rasul. Tetapi pembacaan yang cermat menunjukkan bahwa Paulus sama sekali tidak meremehkan Petrus. Justru sebaliknya! Ia menggunakan Petrus sebagai contoh justru karena Petrus adalah pemimpin para rasul. Read the rest of this entry
Kesopanan Berbusana di Cuaca Panas
Oleh Peggy Frye

(Sumber: catholic.com)
Berpakaian tidak pantas saat Misa bukanlah masalah kenyamanan, tetapi masalah rohani.
Surga Membosankan?
Oleh Paul Senz

Boring (Sumber: catholic.com)
Bukankah di surga itu hanyalah tempat bersenang-senang dan duduk di atas awan? Atau ada sesuatu yang lebih daripada itu semua?
Jika Allah Menjadi Manusia, Bukankah Allah Berubah?
Oleh Tim Staples

Christ Pantocrator (Sumber: aleteia.org)
Jika Allah tidak berubah, bukankah seluruh ajaran Kristen menjadi runtuh?
Bapa Gereja Mengajarkan Sola Scriptura?
Oleh Casey Chalk

Patung St. Yohanes Krisostomus di Eglise Saint-Augustin de Paris (Sumber: catholic.com)
Beberapa kalangan Protestan mengatakan ya. Tulisan-tulisan para Bapa Gereja mengatakan tidak.
Baptisan Secara Logis Diperlukan
Oleh Parker Manning

Baptismal Pile (Sumber: catholic.com)
Sebagian orang Protestan menggunakan alasan keliru ketika mereka berargumen tentang beberapa pengecualian terhadap keharusan seseorang untuk dibaptis.
Keilahian Roh Kudus dalam Alkitab
Oleh Clement Harrold

Pentakosta (Sumber: stpaulcenter.com)
Pada abad keempat, Gereja Katolik berjuang keras melawan ajaran sesat yang dikenal dengan sebutan Makedoniaisme. Dipopulerkan oleh mantan uskup Konstantinopel bernama Makedonius, ajaran sesat Makedonianisme menyangkal keilahian Roh Kudus secara penuh, dengan alasan bahwa Roh Kudus adalah entitas ciptaan yang memiliki peran yang lebih rendah daripada Bapa dan Putra. Read the rest of this entry
Kitab yang Dibacakan dalam Liturgi Gereja Perdana
Oleh Joe Heschmeyer

Lukisan Dinding “Perjamuan Terakhir” Biara Kremikovtsi, Bulgaria oleh Edal Anton Lefterov (Sumber: wikipedia.org)
Bagaimana kita tahu kitab-kitab mana yang digunakan oleh umat Kristiani perdana dalam liturgi?
Seperti yang dijelaskan oleh Valeriy Alikin dari St. Petersburg Christian University, “Orang-orang Kristen mulai membaca surat-surat apostolik dalam pertemuan-pertemuan mereka setidaknya sejak pertengahan abad pertama dan seterusnya.” Di akhir surat Paulus pertama kepada jemaat di Tesalonika, ia berpesan, “Demi nama Tuhan aku minta dengan sangat kepadamu, supaya surat ini dibacakan kepada semua saudara.” (5:27). Dan sesudah Konsili Yerusalem dalam Kisah Para Rasul 15, para pimpinan Gereja mengutus Paulus dan Barnabas ke Antiokhia dengan sebuah surat yang ditujukan kepada “saudara-saudara di Antiokhia, Siria, dan Kilikia, yang berasal dari bangsa-bangsa lain” (ayat 23). Read the rest of this entry


Belajar juga dari Perempuan Samaria yang telah belajar pada Tuhan Yesus, tentang Air Hidup dan Penyembahan kepada Bapa di dalam…