Blog Archives

Akar Kitab Suci Rabu Abu

Oleh Dr. Brant Pitre

Ash Wednesday (Sumber: philstar.com)

Sesudah Hari Raya Natal, salah satu hari paling populer dalam setahun untuk ikut Misa adalah Rabu Abu, meskipun umat Katolik yang jarang Misa ikut Misa Rabu Abu. Rabu Abu menjadi hari pertama dari Masa Prapaskah. Namun, di saat yang sama, terlepas dari popularitas dan tingkat kehadiran umat yang tinggi, menjadi salah satu hari dalam setahun yang paling membingungkan karena umat Katolik melakukan hal-hal yang sangat aneh.

Pertama-tama, kita punya abu yang dibubuhkan di dahi kita dalam bentuk salib, banyak orang banyak bertanya-tanya: Apa arti abu itu? Mengapa orang Katolik mengenakan abu di dahi mereka? Dan bahkan kemudian ada orang lain yang menantang kita demikian, “Mengapa kalian orang Katolik membubuhkan abu di dahi supaya menunjukkan bahwa kalian sedang berpuasa padahal Yesus dengan jelas mengatakan dalam Injil bahwa kapan pun kalian berpuasa jangan sampai ada orang yang tahu, kalian harus mencuci muka kalian, dan meminyaki kepala kalian supaya tidak ada orang yang tahu kalau kalian sedang berpuasa dan melakukannya dengan tersembunyi.” Bukankah Rabu Abu dalam pengertian demikian menjadi bertentangan dengan ajaran Yesus sendiri? Berikut ini jawaban mengenai pertanyaan-pertanyaan itu dengan melihat dua hal: Read the rest of this entry

%d bloggers like this: