Sensus yang Membawa Tuhan kita ke Betlehem

Oleh Paul Senz

Joseph and Mary (Sumber: pozdravka.ru)

Yesus Kristus adalah tokoh nyata yang pernah ada di muka bumi dalam waktu dan tempat yang nyata. Ada sesuatu yang sangat luar tentang-Nya, dan kita sering meremehkannya. Bahkan jika kita mengesampingkan apa yang kita yakini bahwa Ia sungguh Allah dan sungguh manusia, inkarnasi logos Allah, pribadi kedua Tritunggal yang Mahakudus, kita harus mengakui suatu fakta Yesus itu nyata.

Anehnya ada banyak orang di luar sana yang terus menerus mempertanyakan fakta yang tampaknya jelas ini. Maka dari itu, mereka mempertanyakan apakah sisi historis Injil itu bisa diandalkan.

Injil Matius dan Lukas dimulai dengan kisah kelahiran dan masa kecil Yesus. Kedua penginjil berusaha keras untuk menyampaikan Yesus Kristus sebagai tokoh historis, dan dengan hati-hati menempatkan-Nya dalam rentang waktu tertentu dengan menyebutkan para penguasa dan peristiwa pada waktu Ia dilahirkan.

Mereka yang mempertanyakan apakah sisi historis Injil bisa diandalkan biasanya menunjuk pada salah satu dari segelintir keberatan umum, yang sebenarnya semua itu sudah ditangani dengan mudah berulang kali. Setidaknya ada satu keberatan, yang entah bagaimana tidak terlalu diangkat. Hal ini ada hubungannya dengan ketidakakuratan sejarah yang kelihatan dalam tulisan Injil mengenai sensus Kirenius. Dikisahkan bahwa sensus itulah yang membawa Maria dan Yusuf ke Betlehem untuk kelahiran Yesus: “Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria (Lukas 2:1-2).”

Pada dasarnya keberatan itu seperti ini: Kirenius bukanlah Gubernur Siria pada masa pemerintahan Raja Herodes, dan tidak ada pendaftaran yang dilakukan oleh Kirenius sampai beberapa tahun setelah kematian Herodes dan juga bahkan sesudah kelahiran Kristus, maka pendaftaran itu tidak mungkin terjadi seperti yang sudah dijelaskan, dan hal ini berarti kalau Keluarga Kudus tidak berada di Betlehem untuk melahirkan Yesus, yang pada akhirnya mempertanyakan detail sejarah apa pun yang ditawarkan dalam Injil.

Ada sejumlah masalah dengan cara nalar ini, namun ada tiga poin utama yang harus dipertimbangkan dalam kasus ini: kematian Herodes Agung, jabatan yang dipangku oleh Kirenius (termasuk kapan ia memegang jabatan itu), dan apakah ada sensus yang diadakan pada zaman itu.

St. Lukas menempatkan kelahiran Yesus pada masa pemerintahan Herodes Agung (Lukas 1:5). Namun Kirenius bukanlah gubernur Siria pada masa pemerintahan Herodes Agung. Jadi, bagaimana Kirenius melakukan sensus pada masa pemerintahan Herodes, pada waktu kelahiran Yesus?

Ada sejarawan Yahudi yang bernama Josephus menuliskan bahwa pada abad pertama bahwa Kirenius mulai memerintah Siria setelah pengusiran Arkhelaus. Sepertinya hal ini terjadi selama sebelas tahun setelah kematian Herodes Agung. Karena kita tahu dari Injil Matius bahwa ketika Yesus lahir, Herodes merupakan seorang raja, maka jelaslah bahwa Kirenius bukanlah gubernur Siria pada saat Yesus lahir. Bukankah hal ini menimbulkan masalah untuk tulisan Alkitab?

N.T. Wright, seorang ahli yang menganut Anglikan menawarkan satu solusi untuk kebingungan ini berdasarkan nuansa dalam terjemahan aslinya yang berbahasa Yunani. Lukas 2:2 memberi tahu kita bahwa “inilah pendaftaran yang pertama kali [protos] diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria.” Nah, biasanya protos berarti “pertama,” namun bisa berarti juga “sebelum,” terutama jika diikuti oleh kasus genitif, seperti dalam ayat ini. Wright mengusulkan bahwa terjemahan yang lebih akurat adalah, “Sensus ini terjadi sebelum masa ketika Kirenius menjadi wali negeri di Siria.”

Baiklah, kita sudah menangani keberatan mengenai Kirenius bukanlah Gubernur Siria saat pendaftaran berlangsung. Apakah ini artinya pendaftaran itu tidak benar-benar terjadi seperti yang dinyatakan oleh para kritikus? Dan jika itu benar-benar terjadi, mengapa Kirenius terlibat dengan pendaftaran ini?

Meskipun Kirenius bukan gubernur pada saat itu, ada posisi lain dalam pemerintahan yang bertanggung jawab dalam pendaftaran semacam itu. Baru-baru ini beberapa ahli berpendapat bahwa pada masa Yesus lahir, Kirenius mempunyai peran administratif yang menonjol sehingga ia harus terlibat dalam sensus. Dalam Injil Lukas, menjelaskan peran Kirenius dalam sensus, ia menggunakan istilah hegemon, kata yang sama yang ia gunakan untuk Pilatus. St. Yustinus Martir menuliskan bahwa Kirenius adalah seorang prokurator (orang yang ditunjuk dengan kuasa tertentu) di Yudea pada saat kehiran Yesus, sebelum waktunya menjadi gubernur Siria (Apology I.34) dan Tertulianus menjelaskan bahwa gubernur Siria pada zaman itu adalah Saturninus (Adv. Marc. IV.XIX). Jadi keberatan itu runtuh dengan sendirinya.

Masalahnya adalah meskipun pengetahuan kita tentang dunia kuno terus berkembang, masih banyak yang belum kita ketahui. Pemahaman kita tentang kapan suatu peristiwa terjadi, dan juga pemahaman kita tentang terminologi yang mungkin digunakan (yang berbeda dari zaman ke zaman dan dari satu wilayah dengan wilayah lainnya), berkembang di dunia pendidikan setiap tahunnya.

Yesus Kristus pernah ada di bumi, dan itulah fakta yang tidak bisa dibantah. Injil mencatat peristiwa sejarah yang bisa diandalkan. Injil menuliskan perisitwa sejarah yang terjadi pada orang-orang yang nyata pada zaman itu. Terlepas dari upaya untuk tidak memperhitungkan Kitab-kitab Injil (atau setidaknya unsur-unsur tertentu yang tidak disukai oleh para kritikus), namun Kitab-kitab Injil adalah dokumen yang bisa dibuktikan dan diandalkan secara historis yang memberi tahu kita tentang kelahiran, kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus.

 

Sumber: “The Census that Brought Our Lord to Bethlehem”

Posted on 14 December 2020, in Apologetika and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

<span>%d</span> bloggers like this: