Bahaya Rohani Penyembuhan Reiki

Oleh Philip Kosloski

Reiki (Sumber: aleteia.org dan shutterstock.com)

Para uskup Katolik di Amerika Serikat memaparkan beberapa alasan mengapa Reiki bisa berbahaya secara rohani

Reiki adalah tata cara penyembuhan alternatif populer yang berasal dari budaya Buddha-Jepang dan berusaha membantu seseorang untuk menenangkan diri serta menyembuhkan.

Menurut William Rand, pendiri dan presiden International Center for Reiki Training, “Rei adalah Kesadaran Ilahi yang mengetahui segala sesuatu, dan Ki adalah energi kehidupan yang menjiwai semua makhluk hidup. Menurut Rand, aliran Ki yang bebas dan seimbang adalah penyebab kesehatan. Adanya halangan atau gangguan dalam aliran Ki, adalah penyebab utama penyakit.”

Banyak orang Kristen ikut terlibat dengan spiritualitas ini, bahkan menjadi praktisi terlatih dalam seni Reiki dengan keyakinan bahwa Reiki sesuai dengan ajaran Kristen.

Kendati demikian, beberapa tahun lalu konferensi para uskup Amerika Serikat mengeluarkan penyataan tentang bahaya rohani Reiki.

Mereka percaya bahwa Reiki tidak punya kredibilitas ilmiah untuk digunakan sebagai sarana penyembuhan alami. Artinya, metode yang digunakan tidak berdasar pada ilmu kedokteran, tapi pada keyakinan kekuatan spiritual. Sementara itu ada beberapa orang yang percaya bahwa kekuatan ini berasal dari Allah, metode Reiki tidak selaras dengan penyembuhan Ilahi seperti yang bisa dilihat dalam Alkitab.

Para uskup juga menyimpulkan dengan memperingatkan orang-orang Kristen mengenai bahaya di balik penggunaan praktik itu.

Dalam hal merawat kesehatan rohani seseorang, ada berbagai bahaya penting. Menggunakan Reiki, setidaknya orang itu harus menerima secara implisit mengenai elemen-elemen inti dari pandangan dunia yang mendasari teori Reiki, adapun elemen-elemen itu bukan milik iman Kristen maupun ilmu alam. Tanpa memilah-milah dari sudut pandang iman Kristen ataupun ilmu pengetahuan natural, maka seorang Katolik yang menaruh kepercayaannya pada Reiki akan berbuat di ranah takhayul, tanah tak bertuan yang bukan iman atau ilmu pengetahuan. Takhayul merusak penyembahan seseorang kepada Allah dengan mengubah perasaan dan praktik keagamaan seseorang menuju arah yang salah.

Meskipun kelihatannya Reiki bisa digunakan dalam konteks Kristen, asal-usul dan inti ajaran spiritualnya bertentangan dengan Kekristenan dan bisa membawa seseorang menjauh dari Allah, yaitu menggunakan kekuatan rohani alternatif untuk menghasilkan sesuatu yang diinginkan.

Jika kita mencari penyembuhan fisik dari Allah, Sakramen Pengurapan Orang Sakit sudah diwariskan kepada kita selama berabad-abad dan diberikan melalui tangan seorang imam, yang bisa memperkuat tekad kita secara benar untuk menyembuhkan tubuh dan jiwa kita.

Sumber: “The spiritual dangers behind Reiki healing services”

Posted on 20 November 2021, in Apologetika and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: