Category Archives: Apologetika

Sejarah Aneh Sinterklas

Oleh Trent Horn

Santa Claus (Sumber: factretreiver.com)

Sewaktu saya manjadi seorang penginjil pro-life, organisasi tempat saya bekerja terdiri dari orang-orang Katolik dan Protestan. Dalam satu acara yang kami adakan di bulan Desember, saya bertanya kepada seorang rekan kerja yang Protestan tentang apa yang hendak dia rencanakan buat Natal.

Dia menjawab, “Saya tidak merayakan Natal.”

“Oh, kenapa?”

Kemudian dia melanjutkan alasannya dengan nada yang sederhana dan lugas: “Karena merayakan Natal tidak ada dalam Alkitab.” Setiap orang Protestan lainnya yang berada di tim kami masih merayakan Natal, namun wanita muda yang satu ini menolak Natal. Penolakan ini mengingatkan saya pada orang-orang Protestan mula-mula. Read the rest of this entry

Sensus yang Membawa Tuhan kita ke Betlehem

Oleh Paul Senz

Joseph and Mary (Sumber: pozdravka.ru)

Yesus Kristus adalah tokoh nyata yang pernah ada di muka bumi dalam waktu dan tempat yang nyata. Ada sesuatu yang sangat luar tentang-Nya, dan kita sering meremehkannya. Bahkan jika kita mengesampingkan apa yang kita yakini bahwa Ia sungguh Allah dan sungguh manusia, inkarnasi logos Allah, pribadi kedua Tritunggal yang Mahakudus, kita harus mengakui suatu fakta Yesus itu nyata.

Anehnya ada banyak orang di luar sana yang terus menerus mempertanyakan fakta yang tampaknya jelas ini. Maka dari itu, mereka mempertanyakan apakah sisi historis Injil itu bisa diandalkan. Read the rest of this entry

Masyarakat Sekuler Menyembah Sesuatu yang Bukan Kristus

Oleh Dr. Scott Hahn dan Brandon McGinley

New York City foto oleh Dorian Mongel (Sumber: stpaulcenter.com)

Segala sesuatu yang benar menurut apa yang dikatakan oleh masyarakat sekuler juga berlaku bagi siapa saja yang disebut sebagai individu sekuler. Menolak menyerahkan diri kepada Allah yang hidup bukanlah pilihan yang netral. Pilihan yang tidak netral itu juga tidak melindungi objektivitas atau kebebasan intelektual seseorang, dan tidak memerdekakan jiwa. Adapun, penolakan akan Allah yang hidup itu dilakukan dengan menolak untuk mengakui, menyembah, dan melayani-Nya sebagai tuntutan keadilan. Read the rest of this entry

Salib Terbalik – Simbol Iblis kah?

Oleh Hector Molina

Crucifixion of Saint Peter karya Caravaggio (c. 1600) (Sumber: wikipedia.org)

Selama bertahun-tahun saya sering bertemu dengan orang-orang yang anti-Katolik. Argumen mereka yang menentang iman Katolik cukup mudah ditebak, salah satu yang paling populer adalah tuduhan bahwa Paus itu adalah Antikristus. Salah satu bukti yang khas atas tuduhan ini adalah simbol Kepausan yaitu salib terbalik, yang para anti-Katolik yakin sebagai lambang Iblis. Oleh karena itu, menurut mereka, Paus sendiri bersekutu dengan Iblis. Read the rest of this entry

Janganlah Kamu Menyebut Siapapun Bapa, Maksudnya Apa?

Oleh Dr. Brant Pitre

Woe unto You, Scribes and Pharisees (Malheur à vous, scribes et pharisiens) karya James Tissot di Brooklyn Museum (Sumber: wikipedia.org)

Ada ajaran Yesus yang terkenal, “Janganlah kamu menyebut siapapun bapa.” Dan saya kira perkataan itu menjadi ayat yang sulit, karena dalam Katolikisme, khususnya di Barat, ada kebiasaan yang sudah berlangsung berabad-abad untuk menyebut seorang presbiter sebagai bapa (di Indonesia istilah yang sama adalah rama atau romo). Saya sebagai seorang umat merasa janggal ketika seorang presbiter berkata, “Janganlah kamu menyebut siapapun bapa,” dan kita semua merasa tidak nyaman karena kita semua memanggil presbiter itu dengan sebutan romo. Read the rest of this entry

Maria Diangkat ke Surga dalam Alkitab

Maria diangkat ke surga (Sumber: stpaulcenter.com)

Dogma mengenai Maria diangkat ke surga mengajarkan bahwa pada akhir hidupnya di bumi, Maria diangkat ke surga dengan tubuh dan jiwanya. Di sana, Maria duduk di sebelah kanan Putranya, sebagai Ratu Surga dan Bumi. Dasar ajaran ini berakar dalam Kitab Suci, khususnya dalam penglihatan misterius dan apokaliptik yang dialami oleh Yohanes yang dicatat dalam Wahyu 12. Read the rest of this entry

Kenapa Kita Menyebut Maria sebagai “Bunda Allah”

Gerburt Christi (The Nativity) karya Franz von Rohden (Sumber: stpaulcenter.com)

 

Gambaran Maria sebagai Bunda Ratu secara langsung berkaitan dengan dogma resmi Maria yang pertama yang didefinisikan oleh Gereja, yaitu status Maria sebagai Bunda Allah. Bahasa Yunani untuk gelar ini adalah Theotokos, yang secara harfiah bermakna “Yang Melahirkan Allah.” Gelar itu merupakan yang paling tua dan paling umum digunakan kepada Maria, yang digunakan oleh orang-orang Kristen pada abad pertama Gereja. Gelar itu ada dalam salah satu doa Kristen paling kuno yang pernah ditemukan, yaitu Sub Tuum Praesidium (Di bawah Perlindunganmu; Judul Bahasa Indonesia: “Perlindungan Bunda Maria”) yang merupakan bentuk awal Memorare yang berasal dari abad ketiga. Read the rest of this entry

Yesus Berjalan di atas Air dan Keilahian-Nya

Oleh Dr. Brant Pitre

Le Christ marchant sur la mer karya Amédée Varint (Sumber: Wikipedia.org)

Kisah Tuhan Yesus berjalan di atas air dicatat dalam sebagian besar Injil, namun ada yang berbeda dengan Matius, yang memberikan kita sesuatu yang penting. Matius memberi tahu kita tentang adanya adegan tambahan. Dalam Injilnya, Matius yang menberi tahu kita bahwa Yesus tidak hanya berjalan di atas air, namun juga Ia mengajak Petrus untuk datang dan berjalan di atas air. Maka dalam konteks ini, Matius melanjutkan kisah ini dengan kisah Petrus yang berjalan di atas danau di mana Petrus berkata, “Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air.” Maka Yesus berkata kepadanya supaya Petrus “datang”, dan tentu saja Petrus menjadi contoh klasik sebagai seorang yang terburu nafsu. Petrus menjadi orang yang selalu membolak-balik perkataannya, mengatakan hal yang salah dan juga tindakan yang salah sebelum ia berpikir. Read the rest of this entry

Merokok di Area Gereja, Bolehkah?

Ilustrasi Berhenti Merokok (healtheuropa.eu)

Fenomena merokok merupakan hal yang lazim kita temukan di Indonesia. Kita bisa menemukan fenomena ini di berbagai tempat umum. Dengan berbagai bentuk dari rokok konvensional sampai rokok elektrik, yang istilah merokoknya disebut vaping. Karena hal yang dianggap lazim, maka suka atau tidak suka, fenomena merokok ini ditemukan juga di area gereja. Read the rest of this entry

Mengapa Allah itu Kekal?

Oleh Uskup Jeffrey Monforton

Lukisan Tritunggal Mahakudus (Sumber: stpaulcenter.com)

Allah itu kekal. Dalam kata lain, Allahlah yang menciptakan. Kitab Kejadian mengajarkan kepada kita bahwa Allah menciptakan waktu dan alam semesta tempat kita hidup. Tentu saja, sebagai manusia yang mengukur apa yang kita lakukan dengan “ukuran waktu,” maka akan sulit memahami konsep bahwa Allah selalu beserta kita. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: