Advertisements

4 Tips Kehidupan Spiritual Bagi Lulusan Baru

Oleh Melissa Guerrero

Kelulusan (Sumber: epicpew.com)

Tidak ada euforia semeriah kelulusan. Sungguh menggairahkan bagi kita karena secara resmi (akhirnya!) menyelesaikan semua kerja keras yang dipertaruhkan untuk pendidikan dan gelar akademik. Jika Anda seorang lulusan baru, Anda mempunyai banyak pilihan: bekerja, pendidikan yang lebih tinggi, dan untuk beberapa orang mungkin menjadi awal untuk panggilan (menjadi rohaniwan).

Ketika hingar bingar mereda dan topi wisuda jatuh ke tanah, banyak dari kita bertanya-tanya apa lagi yang bisa dilakukan. Kita memiliki banyak waktu di dunia, namun tidak tahu apa yang bisa dilakukan dengan waktu itu! Jika Anda menemukan diri Anda sendiri ke dalam perahu kelulusan baru, inilah beberapa tips yang bisa dilakukan oleh para lulusan baru (Katolik):

  1. Lebih dekat lagi bersama para kudus

Apakah Anda akan memasuki bidang pekerjaan yang Anda pilih setelah lulus? Akrablah kepada santo-santa pelindung di bidang itu. Menuju ke pendidikan yang lebih tinggi? Bawalah santo-santa pelindung bidang studi Anda, Santo Yosef dari Cupertino (pelindung peserta ujian), dan santo-santa pelindung para pelajar dalam hubungan spiritual Anda.

Anda ingin bekerja tapi belum mendapatkan pekerjaan? Santo Yusuf Pekerja dan Santo Cajetan adalah para kudus yang tepat untuk meminta bantuan mereka. Apakah Anda baru mulai menanggapi panggilan? Cari tahu siapa santo-santa pelindung dari panggilan Anda dan bacalah kisah hidup mereka untuk mancari inspirasi. Tidak yakin apa yang harus dilakukan setelah lulus? Panggilah Roh Kudus untuk memeberi Anda kejelasan atau lakukan doa novena kepada santo-santa favorit Anda untuk memohon bimbingannya. Jangan takut untuk menjadi akrab dengan para kudus dan meminta perantaraan mereka.

  1. Melakukan kegiatan amal kasih

Untuk sebagian besar lulusan baru, bisa memakan waktu sampai 6 bulan untuk mencari pekerjaan – masa tenggang yang disediakan oleh pemerintah federal (berlaku di Amerika Serikat –red.). Jika Anda tidak sedang mengejar gelar yang lebih tinggi dan/atau sedang mencari pekerjaan, Anda mungkin bisa mencari sedikit waktu luang. Mengapa tidak melakukan beberapa pekerjaan amal kasih?

Ketika kita mencoba merasakan untuk masuk ke dunia nyata, terasa sedikit menakutkan, tak ada yang lebih baik daripada melakukan sesuatu untuk orang lain yang kurang beruntung dari Anda. Baik sekali untuk mental Anda serta kesehatan spiritual Anda.

  1. Rutin menerima sakramen

Waktu antara kelulusan dan hari pertama bekerja di luar lingkungan akademik akan sedikit membingungkan. Anda akan berusaha untuk mencari tahu batasan-batasan Anda, prioritas hidup Anda, dan bagaimana memulai fase baru ini dalam hidup Anda. Salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan selama waktu ini adalah rutin untuk menerima sakramen-sakramen.

Cobalah untuk mengaku dosa sedikitnya sebulan sekali. Mengusahakan untuk memasukkan misa harian ke dalam jadwal Anda, meskipun hanya sekali atau dua kali dalam seminggu. Ini menjadi alasan mengapa beberapa orang kudus (termasuk Pius X dan Padre Pio) mendorong umat Katolik untuk menerima Ekaristi sesering mungkin.

  1. Berinvestasi ke kehidupan spiritual Anda

Sebuah tes kejujuran: kebanyakan dari kita tidak memiliki kehidupan spiritual yang baik di perguruan tinggi. Sangat mudah untuk menemukan alasan untuk bolos Misa atau mengaku dosa. Anda mungkin mendapati diri Anda sendiri yang telalu akrab dengan lingkungan sosial. Mungkin Anda tidak mempunyai teman baik (untuk pergi ke gereja bersama – red.) dan menjauhkan diri dari Gereja beberapa waktu selama studi.

Tapi ada kabar baik! Anda bisa kembali ke jalur semula dan memperbarui kehidupan spiritual Anda. Dimulai dengan cara yang sederhana yaitu dengan kebiasaan untuk lebih sering berdoa. Pilihlah doa novena, rosario, atau doa-doa lain ataupun devosi yang Anda rasa bisa hanyut dalam doa itu dan melakukannya selama beberapa menit dalam hari-hari Anda. Berhentilah di kapel adorasi atau melakukan renungan Jam Suci pada Jumat pertama setiap bulannya. Pilihan ada tangan di Anda.

Apapun yang Anda pilih, ingatlah untuk mengundang Tuhan dalam mengambil keputusan dan hidupmu. Satu hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk diri Anda sendiri adalah menjadikan Dia sebagai pusat hidupmu. Jangan khawatir tentang apa yang akan terjadi di masa depan. Bahkan ketika segala sesuatu sedang terjadi, Dia akan membimbing apapun jalannya. Dia akan menyediakannya bagimu.

Sumber: 4 Spiritual Life Hacks for the New Catholic Graduate”

Advertisements

Posted on May 30, 2018, in Keluarga and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: