Tempat Kediaman Keluarga Kudus di Mesir

Oleh Philip Kosloski

Ikon Keluarga Kudus (Sumber: wataninet.com)

Kemungkinan besar Yesus pertama kali bisa berjalan bukan di Betlehem atau Nazaret, melainkan di Mesir.

Mudah sekali melupakan bagian masa kecil Yesus yang berada di luar Betlehem dan Tanah Suci. Karena dipaksa ke pengasingan karena Raja Herodes, Keluarga Kudus melarikan diri ke Mesir dan tinggal di sana selama beberapa tahun. Sangat menarik untuk memikirkan rentang waktu kehidupan Yesus itu. Apakah Yesus pernah melihat piramida kuno? Apakah ke sungai Nil yang besar itu?

Sebelum kita melihat kemungkinan lokasi pengasingan Yesus di Mesir, terlebih dahulu mari kita melihat narasi Matius.

Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir, dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku” (Matius 2:13-15).

Para sejarawan cenderung tidak sepakat mengenai tanggal kematian Raja Herodes. Sebagian besar cendekiawan merujuk tahun 4 SM, sementara yang lain menyatakan bahwa ia mati paling lambat tahun 1 M. Apapun perhitungan waktu yang sebenarnya, ada tradisi setempat yang menyatakan bahwa Keluarga Kudus tinggal di Mesir selama empat tahun.

Sungguh menarik untuk membayangkan Yesus yang baru bisa berjalan dan mengucapkan kata-kata pertama-Nya bukan di Betlehem atau Nazaret, tetapi di Mesir!

Menurut tradisi setempat, dikatakan bahwa perhentian pertama Keluarga Kudus adalah di Farma, di sebelah timur Sungai Nil. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke Mostorod, sebuah kota di utara Kairo. Kabarnya di dekat mata air bermunculan setelah mereka tiba.

Setelah itu mereka singgah di Sakha, dan di tempat ini terdapat batu yang terdapat jejak kaki bayi Yesus.

Selanjutnya mereka melanjutkan perjalanan ke Wadi El Natrun, sebelum berhenti tepat di luar kota Kairo. Di situs ini terdapat tempat di mana sebuah pohon memberikan keteduhan kepada Keluarga Kudus.

Mereka pasti melihat piramida kuno Mesir saat mereka melanjutkan perjalannya, mungkin juga berhenti sejenak untuk melihat pemandangan yang begitu menakjubkan.

Keluarga Kudus di pengasingan kemudian melanjutkan perjalanan ke Kairo Lama dan sampai ke Maadi, tempat mereka naik perahu ke Deir El Garnous dan kemudian ke Gabal Al-Teir.

Tempat tujuan utama Keluarga Kudus adalah Gebel Qussqam. Yang diyakini bahwa mereka tinggal di sini selama sekitar enam bulan. Sebelum kembali ke kampung halaman mereka, mereka singgah di Assiut dan kemudian kembali ke Tanah Suci.

Orang-orang Koptik sangat bangga dengan peristiwa khusus dalam kehidupan Yesus ini dan merasa sangat dekat dengan Keluarga Kudus, yang berjalan dan tinggal di antara mereka selama masa-masa awal Yesus sebagai seorang anak kecil.

 

Sumber: “Where did the Holy Family live in Egypt?”

Posted on 3 January 2023, in Kenali Imanmu and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: