Belajar juga dari Perempuan Samaria yang telah belajar pada Tuhan Yesus, tentang Air Hidup dan Penyembahan kepada Bapa di dalam…
Kitab yang Dibacakan dalam Liturgi Gereja Perdana
Oleh Joe Heschmeyer

Lukisan Dinding “Perjamuan Terakhir” Biara Kremikovtsi, Bulgaria oleh Edal Anton Lefterov (Sumber: wikipedia.org)
Bagaimana kita tahu kitab-kitab mana yang digunakan oleh umat Kristiani perdana dalam liturgi?
Seperti yang dijelaskan oleh Valeriy Alikin dari St. Petersburg Christian University, “Orang-orang Kristen mulai membaca surat-surat apostolik dalam pertemuan-pertemuan mereka setidaknya sejak pertengahan abad pertama dan seterusnya.” Di akhir surat Paulus pertama kepada jemaat di Tesalonika, ia berpesan, “Demi nama Tuhan aku minta dengan sangat kepadamu, supaya surat ini dibacakan kepada semua saudara.” (5:27). Dan sesudah Konsili Yerusalem dalam Kisah Para Rasul 15, para pimpinan Gereja mengutus Paulus dan Barnabas ke Antiokhia dengan sebuah surat yang ditujukan kepada “saudara-saudara di Antiokhia, Siria, dan Kilikia, yang berasal dari bangsa-bangsa lain” (ayat 23).
Alikin menunjukkan bahwa tujuan surat ini menunjukkan bahwa surat ini adalah sebuah “surat edaran” (yang berarti bahwa jemaat di Antiokhia akan menyalinnya dan menyebarkannya kepada jemaat lokal yang terdekat), yang dibacakan secara liturgis di setiap jemaat lokal. Kita mendapatkan contoh yang lebih eksplisit tentang hal ini dalam Kolose 4:16: “Bilamana surat ini telah dibacakan di antara kamu, usahakanlah, supaya dibacakan juga di jemaat Laodikia dan supaya surat yang untuk Laodikia dibacakan juga kepada kamu (TB2).”
Apakah kitab-kitab ini termasuk keempat Injil?
Menurut St. Yustinus Martir, ya.
Yustinus menjelaskan bahwa “pada hari yang disebut hari Matahari (Minggu), semua orang yang tinggal di kota atau di desa berkumpul di satu tempat, dan memoar (ingatan) para rasul atau tulisan-tulisan para nabi dibacakan.” Seperti yang telah kita lihat, “memoar para rasul” adalah nama yang diberikan Yustinus untuk kitab-kitab Injil. Ia tidak menyebutkan namanya, tetapi kita dapat mengetahui kitab-kitab mana yang ia anggap sebagai “memoar para rasul” (dan dengan demikian, kitab-kitab Injil mana yang digunakan pada zamannya) dari beberapa referensi lainnya.
Sebagai contoh, ia menulis bahwa “ketika sebuah bintang muncul di langit pada saat kelahiran-Nya seperti yang dicatat dalam memoar para rasul-Nya, orang-orang Majus dari Arab mengenali tanda itu kemudian mereka datang dan menyembah Dia.” Itu adalah referensi pasti pada Matius 2, satu-satunya kitab yang mencatat detail-detail tersebut. Kita juga telah melihat referensi kuat pada Injil Markus (yang disebut sebagai memoar Petrus), di mana Yustinus menyebutkan bahwa Kristus memberikan julukan Boanerges kepada Yakobus dan Yohanes (Markus 3:17).
Artikel ini kutipan dari buku “The Early Church Was the Catholic Church” (Catholic Answers)
Sumber: “What Books of the Bible Did Early Christians Use for Liturgy?”
Posted on 21 June 2024, in Ekaristi, Kitab Suci and tagged Ekaristi, Kitab Suci, Liturgi. Bookmark the permalink. Leave a comment.


Leave a comment
Comments 0