Monthly Archives: January 2019

Makna Persembahan dalam Misa

Persembahan Misa Malam Natal 2016 Vatikan (Sumber: scmp.com)

Ketika kita mengikuti Misa, setelah mendengar homili dengan saksama dan mengucapkan Kredo dengan penuh sikap hormat, dan bersama-sama mendoakan Doa Umat. Maka imam melanjutkan perayaan dari Liturgi Sabda ke Liturgi Ekaristi. Pada bagian Liturgi Ekaristi ini dimulai dengan Persiapan Persembahan. Pada bagian ini seolah-olah menjadi semacam rehat setelah berdiri dalam sikap doa. Mungkin juga kita tidak terlalu memperhatikan pada bagian ini dan sibuk mempersiapkan uang persembahan kita. Nah, setiap bagian dalam Misa tentu saja memiliki makna, maka apa makna dari Persembahan yang sering kali kita jarang perhatikan tersebut. Read the rest of this entry

Ekaristi dan Penggenapan Kerajaan Allah

Oleh Scott Hahn

The Last Supper dari Biara Kremikovtsi Bulgaria (Sumber: stpaulcenter.com)

Yesus berulang kali berjanji bahwa Kerajaan Allah akan segera datang. Di tengah-tengah “apokalips kecil[1]” dari Injil Matius, Yesus bersabda: “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi” (Matius 24:34). Read the rest of this entry

Teladan Seorang Imam ketika Umat Menjatuhkan Hosti Kudus

Romo Jim oleh Nick Switzer (Sumber: Facebook Nick Switzer)

Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. (Yoh 6:55-56)

Read the rest of this entry

Mengapa Tuhan Yesus Dibaptis?

Baptism of Christ karya Gerard David, c. 1502-1508 (Sumber: stpaulcenter.com)

Pengantar

Tuhan kok dibaptis? Ketika memikirkan jawabannya saya teringat ketika mengikuti pelajaran agama dahulu. Tentu saja Yesus menjadi sama dengan manusia, kecuali dalam hal dosa (bdk. Ibrani 4:15). Maka alasan yang saya terima waktu itu tentang pembaptisan Tuhan bukan karena Yesus itu berdosa dan memerlukan pembaptisan, tapi pembaptisan adalah bentuk solidaritas Yesus kepada manusia. Alasan ini tentu saja benar, namun ada makna yang lebih dalam lagi tentang peristiwa ini. Dalam refleksi yang dibawakan oleh Scott Hahn, kita bisa melihat makna alkitabiah dari peristiwa ini khususnya dalam hubungannya dengan perjanjian. Selamat membaca! Read the rest of this entry

7 Perjanjian dalam Alkitab

Oleh Chris McCarthy

Alkitab oleh Dwight Stone (Sumber: flickr.com)

Sebagian besar umat Kristiani percaya bahwa hanya ada dua perjanjian yang ditetapkan oleh Allah dalam sejarah keselamatan (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru –red.). Sebenarnya ada tujuh. Tentu saja ada pembagian utama antara perjanjian yang ketujuh dengan enam perjanjian yang dirumuskan sebelumnya (lihat Scott Hahn dalam bukunya “A Father who Keeps His Promises: God’s Covenant Love in Scripture” tersedia dalam Bahasa Indonesia terbitan Dioma –red.). Seorang penulis ternama yaitu John Bergsma, dalam bukunya “Bible Basics for Catholics” dia menunjukkan bahwa yang kita sebut Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru itu ternyata ada lebih banyak lagi kronologi dalam Perjanjian Lama dari yang kita baca sepintas lalu. Read the rest of this entry