Author Archives: Terang Iman

Santo Markus Chong Ui-bae

Santo Markus Chong Ui-bae (Sumber: cbck.or.kr)

Katekis Markus Chong Ui-bae (1794-1866) lahir pada tahun 1794 di Provinsi Gyeonggi di keluarga bangsawan yang membenci umat Katolik. Markus menyelesaikan pembelajaran untuk ujian pemerintah dan juga mengajar anak-anak. Dia menikah, namun tak lama istrinya meninggal, dan Markus hidup bertahun-tahun sebagai seorang duda tanpa anak. Read the rest of this entry

Ekaristi Membuatku Pulang – Kisah Pulang Tom Ponchak

Keluarga Tom Ponchak

Tom Ponchak meraih gelar teologi dan ikut terlibat dalam pelayanan di Gereja Katolik, kemudian dia meninggalkan Gereja selama sepuluh tahun. Setelah menjalani waktunya sebagai pendeta Injili, dia kembali ke Gereja pada tahun 2007. Tom menjabat sebagai Direktur Pembinaan Iman Dewasa di Gereja Katolik Bunda Karmel di Carmel, Indiana, di mana dia tinggal bersama istrinya Lisa dan keenam anaknya.

Read the rest of this entry

Santo Petrus Choe Hyong

Santo Petrus Choe Hyong (Sumber: cbck.or.kr)

Petrus Choe Hyong (1809-1866) lahir di Kongju pada tahun 1809. Ayahnya yang dibaptis ketika masih berusia 20 tahun memiliki tiga orang putra. Seluruh keluarganya didedikasikan kepada Allah. Petrus yang belajar literatur Mandarin sejak masih anak-anak harus membiayai keluarganya yang miskin dengan bertani. Read the rest of this entry

Yesus YES!, Gereja NO!? – Refleksi Pertobatan Saulus

Pertobatan St. Paulus / The Conversion of St. Paul, 1767 oleh Nicolas-Bernard Lepicie (Sumber: vocations-syracuse.org)

Dalam kehidupan menggeraja kita mungkin berhadapan dengan umat yang memiliki pandangan “Ya untuk Yesus, Tidak untuk Gereja.” Menurut pandangan ini, mereka kagum, dan memuja Yesus namun tidak suka dan curiga kepada Gereja, akibatnya mereka menolak terlibat dalam Gereja dan secara tidak sengaja mereka menolak undangan mengikuti kurban Misa. Dan terkadang lebih parah lagi, percaya kepada Yesus saja, namun ajaran Gereja ditolak mentah-mentah. Intinya pandangan itu memisahkan antara Yesus dan Gereja, namun kenyataannya pandangan ini lebih tepatnya memenggal Yesus dan Gereja. Read the rest of this entry

Santo Yohanes Pembaptis Chon Chang-un

Santo Yohanes Pembaptis Chon Chang-un (Sumber: cbck.or.kr)

Yohanes Chon Chang-un (1811-1866) lahir di Seoul pada tahun 1811 dan dibaptis oleh ibunya yang saleh. Tak lama setelah dia lahir, ayahnya meninggal. Di usianya yang masih sangat muda, Yohanes harus menafkahi keluarganya dengan bertani dan membuat tas kulit. Read the rest of this entry

3 Langkah Untuk Visi Perkawinan Yang Lebih Baik

Oleh Casey Chalk

Catholic Marriage oleh Kashefska Lefever (Sumber: aleteia.org)

Betapa mengagumkan perkawinan antara dua orang Kristen, ada dua orang yang satu dalam harapan, satu kerinduan dan satu cara hidup yang mereka tempuh.

Read the rest of this entry

Siapa Takut Sakit Hati

Oleh Katherine DeCoste

Sumber: theyoungcatholicwoman.com

Kita semua pernah mengalami perasaan itu. Sesak dalam dada, mengganjal dalam tenggorokan, dan air mata menetes dari mata kita. Kita merasa sedih, kecewa dan ditolak. Read the rest of this entry

Bukti Historis Yesus Kristus dari Tulisan Non-Kristen

Oleh Zelda Caldwell

Bukti tentang Yesus dalam Catatan Sejarah Tacitus (Sumber: aleteia.org)

Begitu banyak bukti tertulis untuk membuktikan bahwa Kekristenan bukan berdasarkan pada cerita dongeng

Read the rest of this entry

Santo Yohanes Pembaptis Nam Chong-sam

Santo Yohanes Pembaptis Nam Chong-sam (Sumber: cbck.or.kr)

Yohanes Nam Chong-sam (1812-1866) lahir di Cheongju pada tahun 1812. Dia adalah keponakan dan anak angkat dari Agustinus Nam Sang-gyo, seorang pejabat tinggi pemerintah. Agustinus Nam menolak untuk melanjutkan pekerjaannya untuk pemerintah karena dia berpikir bahwa itu tidak baik untuk kehidupan berimannya. Namun demikian, Yohanes Nam sangat ingin menjadi pejabat tinggi pemerintah. Pada usia 26 tahun, dia lulus ujian Hongmungwan Kyori, dan pada usia 39 tahun dia menjadi gubernur di wilayah pesisir yang menghadap ke pantai Jepang. Read the rest of this entry

Santo Bernard-Louis Beaulieu

Santo Bernard-Louis Beaulieu (Sumber: cbck.or.kr)

Bernard Louis Beaulieu (1840-1866) lahir pada tanggal 8 Oktober 1840 di Langon, Perancis, dia putra dari ibu yang berusia 19 tahun. Ayahnya meninggal lima bulan setelah menikah. Ibunya seorang wanita yang sangat saleh dan mendedikasikan putranya kepada Bunda Yang Terberkati. Kemudian ibunya menikah dengan Tuan M. Dufour, seorang duda dan ayah dari seorang putri, yang bertujuan untuk memberikan pendidikan untuk putranya. Read the rest of this entry