Blog Archives

Ajaran Gereja tentang Kehadiran Nyata Yesus dalam Ekaristi

Oleh Leon K. Suprenant Jr. dan Philip C.L. Gray

Adoración de la Sagrada Forma por Carlos II (Museo del Prado) (Sumber: stpaulcenter.com)

Gereja Katolik selalu mengajarkan bahwa dalam Sakramen Mahakudus Ekaristi, tubuh dan darah bersama dengan jiwa dan keilahian dari Tuhan kita Yesus Kristus, yakni keseluruhan Kristus benar-benar hadir secara substansial. Ajaran ini berakar pada Kitab Suci, diajarkan para Bapa dan Doktor Gereja, dan ditegaskan kembali oleh para paus dan konsili ekumenis sepanjang sejarah Gereja. Ajaran ini dirangkum dalam Katekismus Gereja Katolik paragraf 1379-1381. Read the rest of this entry

Tradisi Kuno mengenai Tobat

The Return of the Prodigal Son karya Bartolomé Esteban Murillo (1617–1682) (Sumber: wikipedia.org)

Bagi beberapa orang Kristen non-Katolik, praktik penintensial Gereja (khususnya pada masa Prapaskah) merupakan praktik yang tidak alkitabiah. Tradisi manusia yang tidak perlu dan paling buruk untuk menggantikan atau menambah pengorbanan Kristus dengan perbuatan manusia.

Namun silih atau laku tobat ini sudah menjadi bagian dari agama yang sejati sejak sebelum zaman Kristus, sebagaimana yang ditunjukkan dalam perintah Perjanjian Lama mengenai puasa, mengenakan kain kabung, dan duduk dalam debu dan abu. Dan praktik ini sudah menjadi bagian Gereja Kristen sejak mula-mula. Read the rest of this entry

Apakah Gereja Perdana itu Gereja Katolik?

Oleh Jim Blackburn

Kaca Patri “Di atas Batu Karang ini” St. Raphael Catholic Church (Springfield, Ohio) (Sumber: wikipedia.org)

Orang Protestan seringkali menyatakan bahwa Gereja yang Yesus dirikan adalah “Gereja Kristen,” bukan Gereja Katolik. Adapun bukti Alkitabiah yang dikutip suntuk pernyataan mereka ditemukan dalam Kisah Para Rasul: “Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen” (Kisah Para Rasul 11:25-26). Read the rest of this entry

%d bloggers like this: