Monthly Archives: October 2014

Beato Sabas Ji Hwang

Beato Sabas Ji Hwang (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Sabas Ji Hwang (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1767, Seoul
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pemimpin awam dan Utusan rahasia
  • Usia: 28 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 28 Juni 1795
  • Tempat Kemartiran: Pusat Kepolisian Seoul
  • Cara Kemartiran: Dipukuli

Sabas Ji Hwang, juga dikenal dengan nama ‘Ji Hong’ lahir pada tahun 1767 pada keluarga musisi di istana. Ketika dia mendengar bahwa Injil disiarkan di Korea, dia dengan sukarela mempelajari Katekismus dan menjadi Katolik. Sabas Ji adalah orang yang rajin dan jujur, dan mengabdikan dirinya untuk mencintai Tuhan dan menjalankan agamanya. Bahkan dia bertekad untuk memberikan hidupnya untuk Tuhan. Dia tidak pernah takut ataupun bingung jika berhadapan dengan bahaya, kemiskinan ataupun penderitaan. Read the rest of this entry

Beato Petrus Jeong San-pil

Beato Petrus Jeong San-pil (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Petrus Jeong San-pil (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun Lahir: Tidak diketahui
  • Tempat Lahir: Deoksan, Chungcheong-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Katekis
  • Usia: 50 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 1799
  • Tempat Kemartiran: Deoksan, Chungcheong-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal atau dipukuli

Petrus Jeong San-pil lahir di Deoksan, Chungcheong-do, pada keluarga kelas biasa. Ia seorang yang sifatnya nekat dan kuat. Semua orang takut akan dia. Namun demikian, ketika dia menjadi seorang Katolik, dia menjadi orang yang rendah hati dan lembut, dan dia baik kepada semua orang. Read the rest of this entry

Beato Fransiskus Bae Gwan-gyeom

Beato Fransiskus Bae Gwan-gyeom (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Fransiskus Bae Gwan-gyeom (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan Tempat Lahir: 1740, Dangjin, Chungcheong-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pemimpin Awam
  • Usia: 60 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 7 Januari 1800
  • Tempat Kemartiran: Cheongju, Chungcheong-do
  • Cara Kemartiran: Dipukuli

Fransiskus Bae Gwan-gyeom berasal dari Jinmok, Dangjin, Chungcheong-do (Sekarang, Janghang-ri, Seokmun-myeon, Dangjin-gun, Chungnam). Dia menjadi Katolik tidak lama setelah Gereja Katolik didirikan di Korea. Dia juga dikenal dengan nama “Beleun”. Kampung halamannya yaitu Jinmok di wilayah Naepo merupakan tempat dimana agama Katolik pertama kali diperkenalkan di Chungcheong-do. Read the rest of this entry

Beato Fransiskus Bang

Beato Fransiskus Bang (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Fransiskus Bang (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun Lahir: Tidak diketahui
  • tempat Lahir: Myeoncheon, Chungcheong -do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pejabat Rendah
  • Usia: Tidak diketahui
  • Tanggal Kemartiran: 21 Januari 1799
  • Tempat Kemartiran: Hongju, Chungcheong -do
  • Cara Kemartiran: Dipukuli atau digantung

Fransiskus Bang lahir di “Yeo”, Myeoncheon, Chungcheong-do dan merupakan seorang perwira militer dari gubernur. Diantara umat Katolik, dia dikenal dengan nama “Bang Bijang”. Fransiskus Bang mendengar agama Katolik yang disiarkan di kampung halamannya, dan dia menerima agama Katolik lebih awal daripada orang lain. Dia sering bertemu dengan Petrus Jeong San-pil, Laurensius Pak Chwi-deuk, dan Yakobus Won Si-bo untuk belajar Katekismus dan berdoa. Read the rest of this entry

Beato Yakobus Zhou Wen-mo

Beato Yakobus Zhou Wen-mo (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Yakobus Zhou Wen-mo (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan Tempat Lahir: 1752, Su-Tcheou, Tiongkok
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Imam
  • Usia: 49 Tahun
  • Tanggal Kemartiran: 31 Mei 1801
  • Tempat Kemartiran: Saenamteo, Seoul
  • Cara Kemartiran: Dipenggal kemudian kepalanya dipertontonkan

Pastor Yakobus Zhou Wen-mo lahir pada tahun 1752 di Su-Tcheou, Provinsi Jiang-nan, Tiongkok. Kedua orang tuanya meninggal ketika dia masih anak-anak. Dia dibesarkan oleh bibinya. Dia sendiri percaya bahwa iman Katolik adalah kebenaran dan kemudian dia memutuskan untuk menganutnya. Dia masuk seminari keuskupan di Beijing, dimana dia ditahbiskan menjadi imam sebagai lulusan pertama seminari. Read the rest of this entry