Blog Archives

Makna Adegan dalam Film “The Passion of the Christ” (Bagian 3-Habis)

Oleh Joby Provido

(Sumber: thecatholictalks.com)

Artikel ini adalah bagian terakhir dari rangkaian artikel mengenai adegan-adegan non-Alkitabiah dalam film The Passion of the Christ. Read the rest of this entry

Makna Adegan dalam Film “The Passion of the Christ” (Bagian 2/3)

Oleh Joby Provido

Jalan Salib (Sumber: thecatholictalks.com)

Pada bagian kedua dari tiga seri artikel tentang penjelasan adegan-adegan non-Alkitabiah yang ditayangkan dalam film The Passion of the Christ. Pada bagian kedua ini, mari kita meninjau ulang dari adegan pencambukan sampai pada adegan Jalan Salib. Read the rest of this entry

Makna Adegan dalam Film “The Passion of the Christ” (Bagian 1/3)

Oleh Joby Provido

The Passion of-the Christ (Sumber: http://www.thepassionofchrist.com)

Kita mungkin sudah melihat film “The Passion of the Christ” minimal satu kali saja. Atau mungkin kita melihatnya setahun sekali yang menjadi semacam “ritual” di masa Prapaskah. Bagi mereka yang hapal dengan penuturan dalam Kitab Suci, ada beberapa adegan yang tidak dapat kita temukan dalam Kitab Suci. Mungkin kita bereaksi spontan dengan kritikan kepada penulis naskah karena telah memasukkan materi “aneh” ke dalam film itu. Namun demikian Romo John Bartunek, seorang imam yang ikut menyaksikan pembuatan film itu menawarkan wawasan tentang adegan-adegan itu dalam bukunya “Inside the Passion: An Insider’s Look at the Passion of the Christ.” Dalam artikel ini, Joby Provido akan membagikan wawasan yang menarik dari Romo Bartunek tentang adegan-adegan ini. Read the rest of this entry

Kisah Natal dalam Kitab Suci

Oleh Joby Provido

Adoration of the sheperds (Karya: Matthias Stomer) Sumber: wikimedia.org

Pendahuluan

Kisah kelahiran Kristus digambarkan secara romantis dengan sebuah palungan yang nyaman lengkap dengan lembu dan keledai, para malaikat menampakan diri kepada para gembala, dan juga kunjungan dari tiga raja. Semua itu ditunjukkan dalam gambaran kelahiran Yesus yang kita tampilkan selama Masa Natal, dan kita merindukan kenyamanan yang kita peringati dalam kisah yang hangat dan menggemaskan ini.

Namun jika kita lebih dalam lagi dalam Kitab Suci, kisah Natal tidak lebih dari kisah yang kasar sekaligus mengagumkan. Tidak ada kegemasan ataupun kenyamanan sedikitpun jika kita menelaahnya. Read the rest of this entry

%d bloggers like this: