Blog Archives

Santa Magdalena Son So-byog

Santa Magdalena Son So-byog (Sumber: cbck.or.kr)

Magdalena Son So-byog (1802-1840) adalah istri dari martir Petrus Choe Chang-hub. Dia lahir di Seoul. Karena ayahnya diasingkan demi imannya dan ibunya meninggal muda, Magdalena tinggal dengan neneknya. Situasi keluarga yang miskin membuat dirinya pemalu dan menjauhkan diri dari umat Katolik lainnya, sehingga dia terlambat dalam mempelajari agama Katolik. Read the rest of this entry

Santo Petrus Hong Pyong-ju

Santo Petrus Hong Pyong-ju (Sumber: cbck.or.kr)

Petrus Hong Pyong-ju (1798-1840) dan Paulus Hong Yong-ju adalah kakak beradik. Mereka cucu dari Hong Nang-min yang menjadi martir pada tahun 1801 dan juga keponakan dari Protasius Hong yang menjadi martir pada tahun 1839. Mereka adalah keturunan dari keluarga terpandang dan tinggal di Sosan. Mereka mewarisi imannya dari orang tuanya yang memperbolehkan mereka untuk menjunjung tinggi agama Katolik serta berkontribusi besar untuk Gereja Katolik di Korea. Read the rest of this entry

Santo Agustinus Pak Chong-won

Santo Agustinus Pak Chong-won (Sumber: cbck.or.kr)

Agustinus Pak Chong-won (1793-1840) adalah suami dari martir Barbara Ko. Dia lahir di Seoul. Dia memiliki kepribadian yang hangat, baik dan sarjana yang hebat. Dia juga seorang yang cakap. Read the rest of this entry

Santo Paulus Ho Hyob

Santo Paulus Ho Hyob (Sumber: cbck.or.kr)

Paulus Ho Hyob (1796-1840) seorang yang sedikit diketahui di antara 103 Santo-santa Martir. Satu-satunya yang kami ketahui tentang dia, bahwa dia berusia 45 tahun ketika menjadi martir. Dia seorang prajurit yang ditugaskan di suatu kamp pelatihan, dan seorang Katolik yang luar biasa. Read the rest of this entry

Santo Andreas Chong Hwa-gyong

Santo Andreas Chong Hwa-gyong (Sumber: cbck.or.kr)

Andreas Chong Hwa-gyong (1807-1840) adalah seorang yang sangat bodoh sehingga dia mudah ditipu dengan mudah. Akibatnya, seorang uskup dan banyak orang Katolik ditangkap. Si pengkhianat, Kim Yo-sang berkata kepada dia bahwa orang-orang pemerintahan ingin menjadi Katolik dan akan menyambut para misionaris dari Perancis. Andreas dengan bodohnya mempercayai mereka dan memimpin sekelompok penculik menuju Uskup Imbert, yang mereka tangkap. Read the rest of this entry

Santo Stefanus Min Kuk-ka

Santo Stefanus Min Kuk-ka (Sumber: cbck.or.kr)

Stefanus Min Kuk-ka (1788-1840) adalah seorang keturunan dari keluarga bangsawan. Dia memiliki kepribadian yang kuat dan hangat. Dia lahir dari keluarga non-Katolik, dan ibunya meninggal ketika dia masih sangat muda. Dia dibaptis bersama dengan ayah dan saudaranya, dan mereka menjalankan agamanya dengan setia. Dia menikah dengan seorang wanita Katolik, namun istrinya meninggal tak lama setelah pernikahan mereka. Dia tidak ingin menikah lagi, namun teman-temannya membujuk dia supaya dia mengambil seorang istri Katolik lainnya. Istri keduanya juga meninggal setelah enam atau tujuh tahun kemudian, dan setelah itu tak lama kemudian putri dari istri keduanya juga meninggal. Read the rest of this entry

Santa Agatha Yi

Santa Agatha Yi (Sumber: cbck.or.kr)

Agatha Yi (1824-1840) dipenjarakan bersama dengan ayahnya yaitu Agustinus Yi Kwang-hon, dan juga ibunya yaitu Barbara Kwon Hui, pada tanggal 8 April 1839, ketika dia berusia 17 tahun. Read the rest of this entry

Santa Teresia Kim

Santa Teresia Kim (Sumber: cbck.or.kr)

Teresia Kim (1797-1840) lahir di Myonch’on, di Provinsi Ch’ngch’ong, dari keluarga martir. Dia adalah bibi dari St. Andreas Kim Tae-gon, imam pertama Korea dan juga dia adalah sepupu dari ayah St. Andreas Kim yaitu St. Ignasius Kim Che-jun. Baik kakeknya yaitu Pius Kim Chin-hu dan ayahnya yaitu Andreas Kim Han-hyon, menjadi saksi bagi Yesus Kristus dengan mati bagi iman mereka setelah hidup di penjara untuk waktu yang lama dan disiksa dengan kejam. Ibu Teresia tak lama kemudian meninggal. Read the rest of this entry

Santa Magdalena Yi Yong-dog

Magdalena Yi Yong-dog (Sumber: cbck.or.kr)

Magdalena Yi Yong-dog (1811-1839) adalah kakak dari Maria Yi In-dog. Magdalena lahir pada tahun 1811 dari keluarga bangsawan, namun keluarganya sangat miskin. Read the rest of this entry

Santa Barbara Ko Sun-i

Barbara Ko Sun-i (Sumber: cbck.or.kr)

Barbara Ko Sun-i adalah istri dari martir Agustinus Pak Chong-won dan putri dari Ko Kwang-song yang menjadi martir pada tahun 1801. Dia lahir di Seoul pada tahun 1794. Dia seorang wanita yang memiliki integritas dan juga cerdas. Read the rest of this entry