Blog Archives

Beato Yohanes Yu Jung-cheol

Beato Yohanes Yu Jung-cheol (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Yohanes Yu Jung-cheol (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1779, Jeonju, Jeolla-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Selibat dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 22 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 14 November 1801
  • Tempat Kemartiran: Jeonju, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Digantung

Yohanes Yu Jung-cheol dipanggail juga dengan nama ‘Jong-seok’ lahir pada tahun 1779 di Chonam, Jeonju (sekarang, Namgye-ri, Iseo-myeon, Wanju-gun, Jeonbuk). Dia adalah putra sulung dari keluarga bangsawan yang kaya raya. Agustinus Yu Hang-geom yang menjadi martir pada tahun 1801 adalah ayahnya. Lutgardis Yi Sun-i adalah istrinya dan Yohanes Yu Mun-seok adalah adiknya. Read the rest of this entry

Beato Fransiskus Yun Ji-heon

Beato Fransiskus Yun Ji-heon (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Fransiskus Yun Ji-heon (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1764, Jinsan, Jeolla-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pemimpin awam dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 37 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 24 Oktober 1801
  • Tempat Kemartiran: Jeonju, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Tubuhnya dirobek menjadi empat bagian

Fransiskus Yun Ji-heon lahir pada tahun 1764 di keluarga terpelajar dan ternama di Jinsan, Jeolla-do (sekarang, sebuah wilayah diantara Geumsang-gun dan Nonsan-si, Chungnam). Paulus Yun Ji-chung yang menjadi martir ketika Penganiayaan Sinhae yang terjadi pada tahun 1791, adalah kakaknya. Read the rest of this entry

Beato Agustinus Yu Hang-geum

Beato Agustinus Yu Hang-geom (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Agustinus Yu Hang-geom (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1756, Jeonju, Jeolla-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Katekis dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 45 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 24 Oktober 1801
  • Tempat Kemartiran: Jeonju, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Tubuhnya dirobek menjadi empat bagian

Agustinus Yu Hang-geum lahir pada tahun 1756 di Chonam, Jeonju (sekarang, Namgye-ri, Iseo-myeon, Wanju-gun, Jeonbuk) pada keluarga bangsawan. Dia belajar Katekismus tak lama setelah agama Katolik diperkenalkan di Korea pada tahun 1784, kemudian dia menjadi Katolik. Dia adalah orang Katolik pertama di wilayah Jeolla-do. Yohanes Yu Jung-cheol dan Yohanes Yu Mun-seok, keduanya adalah putranya yang menjadi martir pada tahun 1801. Lutgardis Yi Sun-i yang menjadi martir pada tahun 1802 adalah menantu perempuannya dan Matius Yu Jung-seong adalah keponakannya. Read the rest of this entry

Beato Filipus Hong Pil-ju

Beato Filipus Hong Pil-­ju (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Filipus Hong Pil-­ju (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1774, Deoksan, Chungcheong-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pemimpin awam dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 27 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 4 Oktober 1801
  • Tempat Kemartiran: Pintu Gerbang Kecil Barat, Seoul
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Filipus Hong Pil-ju lahir di Deoksan, Chungcheong-do di keluarga bangsawan. Dia belajar Katekismus dari Luis Gonzaga Yi Jon-chang sekitar tahun 1790 kemudian dia menjadi seorang Katolik. Nama kecil dia adalah ‘Mun-gap’. Read the rest of this entry

Beato Fransiskus Kim Jong-gyo

Beato Fransiskus Kim Jong­-gyo (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Fransiskus Kim Jong­-gyo (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1754, Seoul
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Tabib dari keluarga kelas menengah
  • Usia: 47 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 4 Oktober 1801
  • Tempat Kemartiran: Pintu Gerbang Kecil Barat, Seoul
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Fransiskus Kim Jong-gyo juga dipanggil dengan nama ‘Chi-hoe’ lahir pada tahun 1754 di keluarga kelas menengah di Seoul dan kemudian dia menjadi praktisi medis. Dia bukan orang yang kaya dan berpenampilan menarik, tapi dia orang yang cerdas dan sangat tertarik untuk belajar. Yohanes Pembaptis Yi Byeok, seorang tokoh terkemuka dalam mendirikan Gereja Katolik di Korea, menghormati dan mengasihi Fransiskus. Dia berkata bahwa Fransiskus adalah orang yang luar biasa. Read the rest of this entry

Beato Matias Choe Yeo-gyeom

Beato Matias Choe Yeo­-gyeom (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Matias Choe Yeo­-gyeom (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1763, Mujang, Jeolla-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 38 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 27 Agustus 1801
  • Tempat Kemartiran: Mujang, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Matias Choe Yeo-gyeom lahir pada keluarga kelas bangsawan di Mujang, Jeolla-do. Dia belajar Katekismus dari Paulus Yun Ji-chung ketika dia masih muda. Setelah dia menikah, dia bertemu dengan Luis Gonzaga Yi Jon-chang, kemudian melanjutkan untuk mempelajari ajaran Gereja, sehingga menjadi seorang Katolik yang saleh. Pada saat itu, mertuanya tinggal di Hansan, Chungcheong-do. Disana dia bertemu dengan Luis Gonzaga Yi. Read the rest of this entry

Beato Andreas Kim Cheon-ae

Beato Andreas Kim Cheon-ae (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Andreas Kim Cheon-ae (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun Lahir: 1760
  • Tempat Lahir: Tidak diketahui
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Hamba dari keluarga kelas bawah
  • Usia: 41 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 27 atau 28 Agustus 1801
  • Tempat Kemartiran: Jeonju, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Andreas Kim Cheon-ae, yang kampung halamannya tidak diketahui, bekerja sebagai seorang hamba dari keluarga Agustinus Yu Hang-geom, seorang Katolik yang saleh dan juga dikenal sebagai ‘rasul dari Jeolla-do’, Andreas Kim mempelajari Katekismus dari tuannya, Agustinus Yu. Pada saat itu, Agustinus Yu tinggal di Chonam, Jeonju (sekarang, Namgye-ri, Yiseo-myeon, Wanju-gun, Jeonbuk). Read the rest of this entry

Beato Stanislaus Han Jeong-heum

Beato Stanislaus Han Jeong-heum (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Stanislaus Han Jeong-heum (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1756, Kimje, Jeolla-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Guru dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 45 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 26 Agustus 1801
  • Tempat Kemartiran: Kimje, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Stanislaus Han Jeong-heum lahir di Gimje, Jeolla-do, di keluarga yang miskin namun termasuk keluarga bangsawan. Ketika dia bertumbuh dewasa, dia pergi ke rumah Agustinus Yu Hang-geom, seorang kerabat jauh yang tinggal di Jeonju dan mengajari anak-anaknya (anak Agustinus Yu). Berkat Agustinus Yu, Stanislaus Han menjadi tahu tentang agama Katolik. Read the rest of this entry

Beato Petrus Kim Jeong-deuk

Beato Petrus Kim Jeong-deuk (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Petrus Kim Jeong-deuk (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun Lahir: Tidak diketahui
  • Tempat Lahir: Daeheung, Chungcheong-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Keluarga kelas menengah
  • Usia: Tidak diketahui
  • Tanggal Kemartiran: 25 Agustus 1801
  • Tempat Kemartiran: Daeheung, Chungcheong-do
  • Cara Kemartiran: Dipukuli

Petrus Kim Jeong-deuk juga dipanggil dengan nama ‘Daechun’ lahir di Daeheung, Hongju, Chungcheong-do. Dia mempelajari Katekismus dari kerebatnya Andreas Kim Gwang-ok dan kemudian dia menjadi Katolik. Walaupun riwayat kehidupannya tidak diketahui dengan pasti, namun kenyataannya dia hidup sebagai seorang Katolik yang setia. Read the rest of this entry

Beato Andreas Kim Gwang-ok

Andreas Kim Gwang-ok (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Andreas Kim Gwang-ok (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1741, Yesan, Chungcheong-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Walikota dari keluarga kelas menengah
  • Usia: 60 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 25 Agustus 1801
  • Tempat Kemartiran: Yesan, Chungcheong-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Andreas Kim Gwang-ok lahir di Yeosaul, Yesan, Chungcheong-do di keluarga kelas menengah. Dia menjabat sebagai walikota untuk waktu yang lama. Dia seorang yang berbakat, namun orang-orang takut kepadanya karena sifat dia yang cukup kejam. Fransiskus Kim Hui-seong yang menjadi martir pada tahun 1816 di Daegu, adalah putranya. Read the rest of this entry