Blog Archives

Beato Petrus Kim Jeong-deuk

Beato Petrus Kim Jeong-deuk (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Petrus Kim Jeong-deuk (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun Lahir: Tidak diketahui
  • Tempat Lahir: Daeheung, Chungcheong-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Keluarga kelas menengah
  • Usia: Tidak diketahui
  • Tanggal Kemartiran: 25 Agustus 1801
  • Tempat Kemartiran: Daeheung, Chungcheong-do
  • Cara Kemartiran: Dipukuli

Petrus Kim Jeong-deuk juga dipanggil dengan nama ‘Daechun’ lahir di Daeheung, Hongju, Chungcheong-do. Dia mempelajari Katekismus dari kerebatnya Andreas Kim Gwang-ok dan kemudian dia menjadi Katolik. Walaupun riwayat kehidupannya tidak diketahui dengan pasti, namun kenyataannya dia hidup sebagai seorang Katolik yang setia. Read the rest of this entry

Beato Andreas Kim Gwang-ok

Andreas Kim Gwang-ok (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Andreas Kim Gwang-ok (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1741, Yesan, Chungcheong-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Walikota dari keluarga kelas menengah
  • Usia: 60 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 25 Agustus 1801
  • Tempat Kemartiran: Yesan, Chungcheong-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Andreas Kim Gwang-ok lahir di Yeosaul, Yesan, Chungcheong-do di keluarga kelas menengah. Dia menjabat sebagai walikota untuk waktu yang lama. Dia seorang yang berbakat, namun orang-orang takut kepadanya karena sifat dia yang cukup kejam. Fransiskus Kim Hui-seong yang menjadi martir pada tahun 1816 di Daegu, adalah putranya. Read the rest of this entry

Beato Paulus Yi Guk-seung

Beato Paulus Yi Guk-seung (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Paulus Yi Guk-seung (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1772, Eumseong, Chungcheong-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Guru dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 29 tahun
  • Tanggal Kemartiran: Akhir Mei 1801 (penanggalan Lunar)
  • Tempat Kemartiran: Gongju, Chungcheong-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Paulus Yi Guk-seung juga dipanggil dengan nama ‘Seong-gyeom’ lahir di keluarga bangsawan di Eum-seong, Chungcheong-do. Kemudian dia pindah ke Chungju. Nama dalam karya tulisnya adalah ‘Miam’. Read the rest of this entry

Beato Barnabas Kim I-u

Beato Barnabas Kim I-u (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Barnabas Kim I-u (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun Lahir: Tidak diketahui
  • Tempat Lahir: Myeongryebang, Seoul
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pemimpin awam dari keluarga kelas menengah
  • Usia: Tidak diketahui
  • Tanggal Kemartiran: Mei 1801 (penanggalan Lunar)
  • Tempat Kemartiran: Pusat Kepolisian Seoul
  • Cara Kemartiran: Dipukuli

Barnabas Kim I-u lahir di luar nikah dari seorang penerjemah bahasa terkenal di Myeongryebang, Seoul. Thomas Kim Beom-u yang meninggal di pengasingan sekitar tahun 1786 adalah kakaknya dari ayah yang sama namun berbeda ibu. Matius Kim Hyeon-u, yang menjadi martir di luar Pintu Gerbang Kecil Barat di Seoul pada tahun 1801, adalah adiknya. Read the rest of this entry

Beata Barbara Jeong Sun-mae

Beata Barbara Jeong Sun-mae (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beata Barbara Jeong Sun-mae (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan tempat Lahir: 1777, Yeoju, Gyeonggi-do
  • Gender: Wanita
  • Posisi/Status: Perawan dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 24 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 3 atau 4 Juli 1801
  • Tempat Kemartiran: Yeoju, Gyeonggi-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Barbara Jeong sun-mae lahir di Yeoju, Gyeonggi-do. Pada tahun 1795, pada usia 19 tahun, dia belajar Katekismus dari kakak laki-lakinya dan kakak iparnya. Kakak laki-lakinya adalah Barnabas Jeong Gwang-su yang membantu Pastor Yakobus Zhou Wen-mo dan terlibat secara aktif dalam aktivitas Gereja. Sedangkan kakak iparnya adalah Lusia Yun Un-hye yang berasal dari keluarga Katolik yang luar biasa. Dan mereka semua menjadi martir pada tahun 1801. Read the rest of this entry

Beata Agatha Yun Jeom-hye

Beata Agatha Yun Jeom-hye (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beata Agatha Yun Jeom-hye (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun Lahir: Tidak diketahui
  • Tempat Lahir: Gyeonggi-do
  • Gender: Wanita
  • Posisi/Status: Katekis, Perawan dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: Tidak diketahui
  • Tanggal Kemartiran: 4 Juli 1801
  • Tempat Kemartiran: Yanggeun, Gyeonggi-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Agatha Yun Jeom-hye lahir sekitar tahun 1778 di Hangamgae, Yanggeun, Gyeonggi-do (sekarang, Daeseok-ri, Kangsang-myeon). Dia belajar Katekismus dari ibunya sejak usia dini, dan dia menjadi seorang Katolik. Paulus Yun Yu-il yang menjadi martir pada tahun 1795 adalah sepupunya, dan Lusia Yun Un-hye yang menjadi martir pada tahun 1801 adalah adiknya. Read the rest of this entry

Beata Agatha Han Sin-ae

Beata Agatha Han Sin-ae (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beata Agatha Han Sin-ae (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun Lahir: Tidak diketahui
  • Tempat Lahir: Boryeong, Chungcheong-do
  • Gender: Wanita
  • Posisi/Status: Pewarta
  • Usia: Tidak diketahui
  • Tanggal Kemartiran: 2 Juli 1801
  • Tempat Kemartiran: Pintu Gerbang Kecil Barat, Seoul
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Agatha Han Sin-ae lahir di luar nikah di keluarga kelas bangsawan di Boryeong, Chungcheong-do. Setelah ia tumbuh dewasa, dia menjadi istri kedua dari Jo Rye-san di Seoul. Kemudian sekitar tahun 1795 atau 1796 dia mengetahui ajaran Katolik dari Kolumba Kang Wan-suk. Read the rest of this entry

Beato Ignasius Choe In-cheol

Beato Ignasius Choe In-cheol (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Ignasius Choe In-cheol (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun Lahir: Tidak diketahui
  • Tempat Lahir: Seoul
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pemimpin awam dari keluarga kelas menengah
  • Usia: Tidak diketahui
  • Tanggal Kemartiran: 2 Juli 1801
  • Tempat Kemartiran: Pintu Gerbang Kecil Barat, Seoul
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Ignasius Choe In-cheol lahir pada keluarga penerjemah bahasa di Seoul. Dia belajar Katekismus dari kakaknya Matias Choe In-gil, yang menjadi martir pada tahun 1795 di Pusat Kepolisan, kemudian dia menjadi seorang Katolik yang saleh. Read the rest of this entry

Beata Yuliana Kim Yeon-i

Beata Yuliana Kim Yeon-i (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beata Yuliana Kim Yeon-i (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan Tempat Lahir: Tidak diketahui
  • Gender: Wanita
  • Posisi/Status: Pewarta dari keluarga kelas biasa
  • Usia: Tidak diketahui
  • Tanggal Kemartiran: 2 Juli 1801
  • Tempat Kemartiran: Pintu Gerbang Kecil Barat, Seoul
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Yuliana Kim Yeon-I berasal dari keluarga kelas biasa. Ketika dia tinggal di Seoul, dia belajar mengenai doktrin Katolik dari Agatha Han Sin-ae dan kemudian dia menjadi seorang Katolik. Dia dibaptis oleh Pastor Yakobus Zhou Wen-mo pada tahun 1795 di rumah Kolumba Kang Wan-suk. Read the rest of this entry

Beata Bibiana Mun Yeong-in

Beata Bibiana Mun Yeong-in (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beata Bibiana Mun Yeong-in (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun dan Tempat Lahir: 1776, Seoul
  • Gender: Wanita
  • Posisi/Status: Pewarta, Perawan dan Wanita Istana
  • Usia: 25 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 2 Juli 1801
  • Tempat Kemartiran: Pintu Gerbang Kecil Barat, Seoul
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Bibiana Mun Yeong-in  adalah putri ketiga seorang keluarga kelas menengah di Seoul. Dia dipilih menjadi seorang wanita istana pada tahun 1783 pada usia tujuh tahun. Ayahnya seorang petugas pemerintahan dengan jabatan rendah, tinggal bersama Bibiana dan adik-adik perempuannya, ayahnya menyembunyikan putrinya yang lebih tua di tempat lain. Namun demikian, petugas istana mengetahui kepintaran dan kecantikan Bibiana, kemudian mereka memilih dia untuk menjadi seorang wanita istana. Begitulah bagaimana Bibiana Mun dibawa masuk ke istana. Read the rest of this entry