Blog Archives
Santa Barbara Yi Chong-hui

Barbara Yi Chong-hui (Sumber: cbck.or.kr)
Barbara Yi Chong-hui (1799-1839) adalah putri dari Magdalena Ho Kye-im, kakak perempuan dari Magdalena Yi Yong-hui dan juga bibi dari Barbara Yi. Seseorang dapat melihatnya bahwa dia benar-benar berasal dari keluarga martir. Read the rest of this entry
Santo Yohanes Pak Hu-jae

Ioannes Pak Hu-jae (Sumber: cbck.or.kr)
Yohanes Pak Hu-jae (1799-1839) adalah putra dari martir Laurensius Pak. Yohanes lahir di Youngin sekitar tahun 1798 atau 1799. Kemudian ia pergi ke Seoul bersama dengan keluarganya, dan mencari nafkah dengan membuat sepatu jerami. Read the rest of this entry
Santa Barbara Kwon Hui

Barbara Kwon Hui (Sumber: cbck.or.kr)
Barbara Kwon Hui (1794-1839) berasal dari keluarga martir. Dia adalah istri dari Agustinus Yi Kwang-hon, ibu dari Agatha Yi dan kakak ipar dari Yohanes Yi Kwang-nyol. Read the rest of this entry
Santa Maria Pak K’un-agi

Maria Pak Kun A-gi (Sumber: cbck.or.kr)
Lusia Pak Hui-sun (1801-1839) dan Maria Pak K’un-agi (1786-1839) adalah kakak beradik yang lahir pada keluarga kaya di Hanyang. Adiknya yaitu Lusia Pak Hui-sun, dikenal karena kecantikannya, dan pada usia dini dia dipanggil untuk menjadi dayang istana yang akan menemani ratu di istana kerajaan. Dia seorang yang pandai dan memiliki kemampuan, sehingga dia dengan cepat dipromosikan. Dia orang yang sangat fasih dalam bahasa, baik bahasa Korea maupun Mandarin. Di sisi lain, kecantikannya menjadi sumber permasalahan. Pada usia lima belas tahun, raja yang masih berusia tujuh belas tahun menemukannya, dan tertarik pada kecantikannya, kemudian raja berusaha untuk merayunya. Read the rest of this entry
Santa Maria Won Kwi-im

Maria Kwon Kwi-im (Sumber: cbck.or.kr)
Maria Won Kwi-im (1819-1839) lahir pada tahun 1819 di Yongmori, Kyuanggun. Dia kehilangan ibunya ketika masih kecil, maka dia mengikuti ayahnya yang mengembara sambil mengemis makanan. Ketika dia berusia 9 tahun, salah satu kerabatnya yaitu Lusia Won yang merupakan seorang Katolik yang sangat saleh, membawa Maria dan mengajarkan doa-doa dan ajaran Gereja. Lusia Won juga mengajarkan cara membordir supaya Maria bisa mencari nafkah. Maria seorang yang sangat cerdas, ramah juga saleh. Bibinya merasa bangga akan pengabdian dan kesetiaan Maria. Maria dibaptis ketika berusia 15 tahun. Tak lama kemudian, dia menerima lamaran pernikahan. Namun dia menolak untuk menikah karena ingin mempersembahkan dirinya bagi Allah. Pada tahun berikutnya, dia menata rambutnya dengan bentuk rambut yang menyatakan bahwa dia adalah seorang wanita yang sudah menikah. Read the rest of this entry
Santa Lusia Kim

Lucia Kim (Sumber: cbck.or.kr)
Lusia Kim (1818-1839) adalah seorang yang wanita muda yang menarik hari karena bakat, keberanian, dan keanggunannya. Ketika kedua orang tuanya meninggal, dia harus menjual seluruh miliknya untuk membayar biaya pemakaman. Setelah itu, dia tinggal bersama dengan sebuah keluarga Katolik, dan kemudian dia berjanji untuk tetap perawan. Read the rest of this entry
Santa Magdalena Yi Yong-hui

Magdalena Yi -Yong-hui (Sumber: cbck.or.kr)
Magdalena Yi Yong-hui (1809-1839) lahir dari keluarga bangsawan yang miskin. Ibunya yaitu Magdalena Ho, kakak perempuannya yaitu Barbara Yi, dan bibinya yaitu Teresia Yi, mereka semua adalah orang Katolik yang sungguh-sungguh, tapi ayahnya seorang pagan yang kuat yang membenci umat Katolik. Oleh karena itu, mereka menjalankan agamanya dengan diam-diam. Ayahnya berusaha supaya Magdalena menikah dengan seorang pagan, namun dia ingin hidup sebagai seorang perawan dan menolak untuk mematuhi keinginan ayahnya. Dia memutuskan untuk melarikan diri. Read the rest of this entry
Santo Yohanes Pembaptis Yi Kwang-nyol

Ioannes B. Yi Kwang-nyol (Sumber: cbck.or.kr)
Yohanes Yi Kwang-nyol (1795-1839) adalah adik dari martir Agustinus Yi Kwang-hon. Yohanes menjadi seorang Katolik bersama dengan kakaknya. Yohanes memiliki kejururan, antusiasme, dan iman yang luar biasa. Tak lama setelah memutuskan untuk menjadi seorang Katolik, ia termasuk tokoh Katolik penting yang pernah berangkat ke Peking. Yohanes dibaptis ketika ia berada di Peking. Setelah ia kembali ke kampung halamannya, setiap hari ia berpantang, dan memutuskan untuk menjalani kehidupan selibat. Kehidupan rohaninya begitu luar biasa, sehingga setiap orang mengaguminya. Yohanes ingin selalu bersekutu dengan Tuhan. Read the rest of this entry
Santa Anna Kim Chang-gum

Anna Kim Chang-gum (Sumber: cbck.or.kr)
Anna Kim Chang-gum (1789-1839) ditangkap pada tanggal 8 April 1839 ketika berusia 51 tahun. Anna lahir di sebuah keluarga Katolik. Dia kehilangan suaminya ketika masih muda, kemudian dia hidup miskin bersama dengan ibunya. Dia menggunakan waktunya untuk berdoa dengan sungguh-sungguh. Read the rest of this entry
Santa Teresia Yi Mae-im

Teresia Yi Mae-im (Sumber: cbck.or.kr)
Teresia Yi Mae-im (1788-1839) adalah bibi dari martir Barbara Yi Chong-hui dan Magdalena Yi Yong-hui. Teresia dan tiga orang wanita saleh lainnya menyerahkan dirinya sendiri kepada aparat pemerintahan. Teresia dipenggal di luar Pintu Gerbang Kecil Barat pada tanggal 20 Juli 1839 bersama dengan tujuh orang umat Katolik lainnnya. Pada saat itu dia berusia 52 tahun.
Sumber: cbck.or.kr



Belajar juga dari Perempuan Samaria yang telah belajar pada Tuhan Yesus, tentang Air Hidup dan Penyembahan kepada Bapa di dalam…