Blog Archives
Apakah Nuh Hidup Selama 950 Tahun?
Oleh Philip Kosloski

Nuh (Sumber: aleteia.org)
Beberapa kemungkinan mengapa Kitab Kejadian mencatat usia manusia lebih lama daripada manusia sekarang ini.
Menerima Maria sebagai Bunda Kita – Kisah Kimberly Hahn
Oleh Kimberly Hahn

Kimberly & Scott Hahn (Sumber: revistaecclesia.com)
Dari semua rintangan yang menghalangi jalanku menuju Gereja Katolik, tidak ada yang lebih besar daripada Maria. Maria melambangkan suatu penyelewengan dari sikap bakti yang sejati kepada Tuhan kepada suatu benda pengganti yang terbuat dari plastik (atau keramik atau marmer). Maria hanyalah sebuah kotak yang menyimpan Sang Karunia; apakah menghormati Sang Pemberi jika kita bermain-main dengan kotak itu dan mengabaikan Karunianya? Tergantung dengan kawan Katolik mana yang saya ajak bicara, saya mendengar berbagai sifat-sifat yang disematkan kepada Maria yang berkaitan dengan sesuatu yang ilahi, termasuk gelar Ratu Surga dan Bunda Allah. Bagaimana saya bisa mendamaikan antara kasih kepada Yesus yang saya miliki ini bersama dengan saudara-saudari Katolik dengan antagonisme yang saya rasakan kepada Bunda-Nya, Maria? Read the rest of this entry
Allah Tidak Pernah Memasukkan Kita ke dalam Pencobaan
Oleh Scott Hahn

The Creation of Adam (Sumber: stpaulcenter.com)
Doa Bapa Kami ibarat lintasan maraton yang medan akhirnya menaiki bukit yang curam. Atau seperti pegunungan Himalaya yang puncaknya berupa permukaan batu vertikal dan terjal.
Ketika kita mendekati akhir dari doa Bapa Kami, kita menghadapi permohonan yang telah terbukti menjadi batu sandungan bagi banyak pemikir besar dalam sejarah agama Kristen. Salah satu penafsiran yang salah mengenai permohonan ini ditafsirkan oleh seorang psikoanalisis yang bernama Carl Gustav Jung, yang membuat dirinya meninggalkan Kekristenan yang ortodoks. Dia mengutip perkataan Yesus sebagai bukti bahwa Allah itu bukan hanya “kasih dan segala yang baik,” namun juga “penggoda dan penghancur.” Read the rest of this entry
Dimuliakanlah Nama-Mu dalam Doa Bapa Kami
Oleh Scott Hahn
Setiap kali kita berdoa Bapa Kami, kita mengakui nama Allah sebagai yang dimuliakan (Matius 6:9 secara khusus Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini dan Alkitab Terjemahan Lama) yaitu yang kudus atau disucikan. Namun bagaimana kita memaknainya? Dan apakah kita memahami apa yang Yesus maksud? Read the rest of this entry
Ekaristi dan Penggenapan Kerajaan Allah
Oleh Scott Hahn
Yesus berulang kali berjanji bahwa Kerajaan Allah akan segera datang. Di tengah-tengah “apokalips kecil[1]” dari Injil Matius, Yesus bersabda: “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi” (Matius 24:34). Read the rest of this entry
Mengapa Tuhan Yesus Dibaptis?
Pengantar
Tuhan kok dibaptis? Ketika memikirkan jawabannya saya teringat ketika mengikuti pelajaran agama dahulu. Tentu saja Yesus menjadi sama dengan manusia, kecuali dalam hal dosa (bdk. Ibrani 4:15). Maka alasan yang saya terima waktu itu tentang pembaptisan Tuhan bukan karena Yesus itu berdosa dan memerlukan pembaptisan, tapi pembaptisan adalah bentuk solidaritas Yesus kepada manusia. Alasan ini tentu saja benar, namun ada makna yang lebih dalam lagi tentang peristiwa ini. Dalam refleksi yang dibawakan oleh Scott Hahn, kita bisa melihat makna alkitabiah dari peristiwa ini khususnya dalam hubungannya dengan perjanjian. Selamat membaca! Read the rest of this entry
Kisah Natal dalam Kitab Suci
Oleh Joby Provido
Pendahuluan
Kisah kelahiran Kristus digambarkan secara romantis dengan sebuah palungan yang nyaman lengkap dengan lembu dan keledai, para malaikat menampakan diri kepada para gembala, dan juga kunjungan dari tiga raja. Semua itu ditunjukkan dalam gambaran kelahiran Yesus yang kita tampilkan selama Masa Natal, dan kita merindukan kenyamanan yang kita peringati dalam kisah yang hangat dan menggemaskan ini.
Namun jika kita lebih dalam lagi dalam Kitab Suci, kisah Natal tidak lebih dari kisah yang kasar sekaligus mengagumkan. Tidak ada kegemasan ataupun kenyamanan sedikitpun jika kita menelaahnya. Read the rest of this entry
Ekaristi Membuatku Pulang – Kisah Pulang Tom Ponchak
Tom Ponchak meraih gelar teologi dan ikut terlibat dalam pelayanan di Gereja Katolik, kemudian dia meninggalkan Gereja selama sepuluh tahun. Setelah menjalani waktunya sebagai pendeta Injili, dia kembali ke Gereja pada tahun 2007. Tom menjabat sebagai Direktur Pembinaan Iman Dewasa di Gereja Katolik Bunda Karmel di Carmel, Indiana, di mana dia tinggal bersama istrinya Lisa dan keenam anaknya.







Belajar juga dari Perempuan Samaria yang telah belajar pada Tuhan Yesus, tentang Air Hidup dan Penyembahan kepada Bapa di dalam…