Blog Archives

Beata Agatha Magdalena Kim Yun-deok

Beata Agatha Magdalena Kim Yun-­deok (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beata Agatha Magdalena Kim Yun-­deok (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun lahir: 1765
  • Tempat Lahir: Sangju, Gyeongsang-do
  • Gender: Wanita
  • Posisi/Status: Tidak diketahui
  • Usia: 50 tahun
  • Tanggal Kemartiran: Akhir April (atau awal Mei) 1815 (Penanggalan Lunar)
  • Tempat Kemartiran: Daegu, Gyeongsang-do
  • Cara Kemartiran: Dipukuli

Agatha Magdalena Kim Yun-deok lahir di Eunjae, Sangju, Gyeongsang-do (sekarang, Jeoeum-ri, Ian-myeon, Sangju-gun, Gyeongbuk). Ketika dia tumbuh dewasa, dia mendengar tentang pewartaan Injil yang berlangsung di sekitar kampung halamannya, dan dia menerima iman akan agama Katolik. Dia pindah ke Desa Kristen Noraesan (sekarang, Norae 2-dong, Andeok-myeon, Cheongsong-gun, Gyeongbuk) untuk tinggal bersama umat beriman. Read the rest of this entry

Beato Pius Kim Jin-hu

Beato Pius Kim Jin­-hu (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Pius Kim Jin­-hu (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun lahir: 1739
  • Tempat Lahir: Myeoncheon, Chungcheong-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pejabat rendah dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 75 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 1 Desember 1814
  • Tempat Kemartiran: Haemi, Chungcheong-do
  • Cara Kemartiran: Meninggal dalam tahanan

Pius Kim Jin-hu lahir di Solmoe, Myeoncheon yang berada di tengah dataran Naepo di Chungcheong-do. Dia adalah kakek buyut dari Santo Andreas Kim Dae-geon, dan juga ayah dari Andreas Kim Jong-han yang menjadi martir pada tahun 1816. Dalam daftar keluarganya namanya ditulis dengan nama ‘Un-jo.’ Read the rest of this entry

Beato Matius Yu Jung-seong

Beato Matius Yu Jung­-seong (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Matius Yu Jung­-seong (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun lahir: 1784
  • Tempat Lahir: Jeonju, Jeolla-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Perjaka dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 18 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 31 Januari 1802
  • Tempat Kemartiran: Jeonju, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Matius Yu Jung-seong dipanggil juga dengan nama ‘Wan-seok’, dia lahir di keluarga bangsawan yang kaya di Jeonju, Jeolla-do. Ketika dia masih anak-anak, ayahnya yang merupakan anak tertua di keluarga itu meninggal pada usia 35 tahun. Setelah itu, dia dibesarkan di keluarga pamannya yang tinggal di Chonam, Jeonju (sekarang, Namgye-ri, Iseo-myeon, Wanju-gun, Jeonbuk). Pamannya adalah Agustinus Yu Hang-geom. Yohanes Yu Jung-cheol dan Yohanes Yu Mun-seok yang menjadi martir ketika Penganiayaan Shinyu pada tahun 1801, adalah sepupunya. Read the rest of this entry

Beata Lutgardis Yi Sun-i

Beata Lutgardis Yi Sun-­i (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beata Lutgardis Yi Sun-­i (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun lahir: 1782
  • Tempat Lahir: Seoul
  • Gender: Wanita
  • Posisi/Status: Selibat dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 20 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 31 Januari 1802
  • Tempat Kemartiran: Jeonju, Jeolla-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Lutgardis Yi Sun-i juga dipanggil dengan nama ‘Yu-hui’, dia lahir pada tahun 1782 pada keluarga bangsawan ternama. Dia menghidupi suatu kehidupan iman yang bersemangat sejak dia masih kecil. Karolus Yi Gyeong-do yang menjadi martir pada tahun 1801 dan Paulus Yi Gyeong-eon yang menjadi martir pada tahun 1827, mereka adalah saudara laki-lakinya. Yohanes Yu Jung-cheol yang menjadi martir pada tahun 1801 adalah suaminya. Read the rest of this entry

Beato Sebastianus Kwon Sang-mun

Beato Sebastianus Kwon Sang-­mun (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Sebastianus Kwon Sang-­mun (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun lahir: 1769
  • Tempat Lahir: Yanggeun, Gyeonggi-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pemimpin awam dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: 33 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 30 Januari 1802
  • Tempat Kemartiran: Yanggeun, Gyeonggi-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Sebastianus Kwon Sang-mun berasal dari keluarga bangsawan yang berperan penting dalam mendirikan Gereja Katolik di Korea. Dia adalah putra dari Fransiskus Xaverius Kwon Il-sin yang memberikan kontribusi besar bagi Gereja Katolik di Korea, dan juga keponakan dari Ambrosius Kwon Cheol-sin yang merupakan seorang senior dari Bapak Pendiri Gereja Katolik di Korea. Pada saat itu Ambrosius Kwon adalah seorang sarjana ternama. Setelah kematian ayahnya, Sebastianus Kwon menjadi anak tiri dari pamannya berdasarkan adat Korea saat itu. Read the rest of this entry

Beato Leo Hong In

Beato Leo Hong In (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Leo Hong In (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun lahir: 1758
  • Tempat Lahir: Pocheon atau Seoul
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Keluarga Kelas Bangsawan
  • Usia: 44 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 30 Januari 1802
  • Tempat Kemartiran: Pocheon, Gyeonggi-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Leo Hong In lahir di keluarga ternama di Seoul, namun sejak ayahnya pindah ke Pocheon, Gyeonggi-do, dia dibesarkan di sana. Fransiskus Xaverius Hong Gyo-man yang menjadi martir di Seoul pada tahun 1801 adalah ayahnya. Read the rest of this entry

Beato Simon Hwang Il-gwang

Beato Simon Hwang Il­-gwang (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Simon Hwang Il­-gwang (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun lahir: 1757
  • Tempat Lahir: Hongju, Chungcheong-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Keluarga Kelas Bawah
  • Usia: 45 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 30 Januari 1802
  • Tempat Kemartiran: Hongju, Chungcheong-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Simon Hwang Il-gwang lahir di Hongju, Chungcheong-do di keluarga kelas bawah. Ketika dia masih kecil, keluarganya sangat miskin. Namun melalui penyelengaraan Tuhan, dia diberikan kecerdasan yang luar biasa, hati yang bersemangat, dan juga dia memiliki sifat periang dan jujur untuk menutupi kekurangannya pada masa kecilnya. Sekitar tahun 1792, dia pindah ke Hongsan. Read the rest of this entry

Beato Thomas Han Deok-un

Beato Thomas Han Deok­-un (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Thomas Han Deok­-un (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun lahir: 1752
  • Tempat Lahir: Hongju, Chungcheong-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Tidak diketahui
  • Usia: 50 tahun
  • Tanggal Kemartiran: 30 Januari 1802
  • Tempat Kemartiran: Gwangju, Gyeonggi-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Thomas Han Deok-un adalah orang asli Hongju, Chungcheong-do. Pada bulan Oktober 1790, dia mulai belajar Katekismus dari Paulus Yun Ji-chung dan menjadi seorang Katolik. Pada tahun berikutnya Paulus Yun ditangkap ketika Penganiayaan Sinhae terjadi dan dia meninggal sebagai seorang martir di Jeonju. Namun, Thomas Han menjalankan agama barunya secara rahasia dan dengan semangat. Read the rest of this entry

Beato Antonius Hong Ik-man

Beato Antonius Hong Ik­-man (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Antonius Hong Ik­-man (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun lahir: Tidak diketahui
  • Tempat Lahir: Yanggeun, Gyeonggi-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pemimpin awam
  • Usia: Tidak diketahui
  • Tanggal Kemartiran: 29 Januari 1802
  • Tempat Kemartiran: Pintu Gerbang Kecil Barat atau Saenamteo, Seoul
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Antonius Hong Ik-man lahir di luar nikah pada sebuah keluarga bangsawan. Dia tinggal di Yanggeun dan sekitar tahun 1790 dia pindah ke Songhyeon di Seoul. Dia adalah sepupu dari Fransiskus Xaverius Hong Gyo-man yang menjadi martir pada tahun 1801, dan dia adalah ayah mertua dari Filipus Hong Pil-ju dan Antonius Yi Hyeon yang menjadi martir pada tahun 1801. Read the rest of this entry

Beato Barnabas Jeong Gwang-su

Beato Barnabas Jeong Gwang-su (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Beato Barnabas Jeong Gwang-su (Sumber: koreanmartyrs.or.kr)

Profil Singkat

  • Tahun lahir: Tidak diketahui
  • Tempat Lahir: Yeoju, Gyeonggi-do
  • Gender: Pria
  • Posisi/Status: Pemimpin awam dari keluarga kelas bangsawan
  • Usia: Tidak diketahui
  • Tanggal Kemartiran: 29 Januari 1802
  • Tempat Kemartiran: Yeoju, Gyeonggi-do
  • Cara Kemartiran: Dipenggal

Barnabas Jeong Gwang-su lahir di Bugok, Yeoju, Gyeonggi-do (sekarang, Dogok-ri, Geumsa-myeon, Yeoju-gun) di keluarga bangsawan. Dia mendengar tentang agama Katolik sejak usia muda dan saat itu dia tertarik pada agama Katolik. Dia mempelajari Katekismus dari Fransiskus Xaverius Kwon Il-sin dan kemudian dia menjadi seorang Katolik. Lusia Yun Un-hye yang menjadi martir pada tahun 1801 adalah istrinya dan Barbara Jeong Sun-mae adalah adik perempuannya. Read the rest of this entry