Author Archives: Terang Iman
Rahasia 4 Misa Natal

Nativity of the Lord (Sumber: vaticannews.va)
Sejak semula, umat Kristen merayakan apa yang sudah digenapi Tuhan Yesus demi keselamatan umat manusia. Mereka melakukan perayaan pada hari Minggu, yaitu hari pada waktu kebangkitan Tuhan. Sebagai hari raya tahunan pada hari Minggu sesudah bulan pertama ekuinoks musim semi, itulah yang disebut Minggu Paskah.
Pada awal abad ke-4, kalender liturgi mulai berkembang, yang menghargai Yesus juga secara “historis.” Jumat Agung ditambahkan untuk mengenangkan wafat Yesus, dan juga Perjamuan Terakhir. Dalam sekitaran itu, Nativitas yaitu Kelahiran Yesus ditambahkan. Bukti pertama perayaan Kelahiran Tuhan dimulai pada tahun 336. Segera sesudah itu, Gereja Timur, perayaan Natal Epifani mulai dirayakan pada tanggal 6 Januari. Tanggal itu juga sering dihubung-hubungkan dengan festival rakyat pagan yaitu kelahiran matahari yang tak terkalahkan (Natale Solis Invicti) yang diperkenalkan oleh Kaisar Aurelian pada tahun 274 untuk menghormati Dewa Matahari Suriah dari Emesa (Elagablus atau Heliogabalus –red.) pada tanggal 25 Desember. Read the rest of this entry
Natal “Membaptis” Winter Solstice?
Oleh Steve Weidenkopf

Musim Dingin (Sumber: catholic.com)
Penetapan tanggal Natal pada 25 Desember tidak terlalu berkaitan dengan winter solstice, tapi lebih berkaitan dengan tradisi Yahudi
Imanuel Mengingatkan Kita pada Ekaristi
Oleh Philip Kosloski

Palungan (Sumber: aleteia.org)
Kita menyebut Yesus dengan nama alkitabiahnya yaitu “Imanuel” yang artinya “Allah beserta kita” – suatu gelar yang diungkapkan dengan cara yang istimewa dalam Ekaristi
Yang Hilang, Yang Ditemukan – Kisah Tony Barrett, Ph.D.

Tony Barrett, Ph.D. (Sumber: chnetwork.org)
Masa Kecil
Saya dibesarkan di beberapa gereja Baptis di sebuah kota kecil di wilayah utara Georgia, sekitar sejam di luar kota Atlanta. Pada hari Minggu pagi biasanya kami mengisi waktu dengan pergi ke gereja atau menonton khotbah seorang pendeta Injili terkenal di TV. Saya masih ingat dengan lagu pujiannya, karena Sekolah Minggu dilakukan di basement gereja, saya juga memakai gelang WWJD, ikut kelompok remaja setiap Rabu malam, dan khotbah yang berapi-api. Mereka suka dengan lagu-lagu gospel, terutama lagu-lagu bergaya Appalachian selatan. Kadang-kadang mereka membawa saya ke konser kuartet Injili di gereja-gereja kecil di pedesaan. Biasanya, lagunya diiringi dengan piano dan kadang-kadang dengan gitar, orang-orang akan membagikan kesaksian pribadi mereka tentang bagaimana mereka mengenal Tuhan dan kadang-kadang kami melakukan persekutuan dan sekali-kali melakukan pembaptisan sekali atau dua kali setahun. Read the rest of this entry
Fenomena New Age Masa Kini
Oleh Jim Graves

Catholics and the New Age by Fr. Mitch Pacwa, S.J. (Sumber: ncregister.com)
“Segala macam ramalan harus ditolak …. Di balik horoskop, astrologi, membaca tangan, penafsiran pratanda dan orakel (petunjuk gaib), paranormal dan menanyai medium … Ini bertentangan dengan penghormatan dalam rasa takwa yang penuh kasih, yang hanya kita berikan kepada Allah.” (KGK 2116)
Ketika Petrus Berjumpa dengan Yesus
Oleh Cy Kellett

Yesus dan Petrus (Sumber: catholic.com)
Perjumpaan pertama antara Yesus dan Petrus disajikan kepada kita dalam dua cara yang berbeda. Ketika Yesus memanggil Petrus untuk menjadi murid-Nya, Markus, Matius, dan Lukas menampilkan Petrus yang sedang bekerja sebagai seorang nelayan di Galilea. Di kisah lain, Yohanes memberi tahu kita bahwa Yesus sudah bepergian untuk melihat Yohanes Pembaptis di Yudea, seperti yang dilakukan orang banyak. Dan pada saat yang sama, ada sekelompok pria berasal dari Betsaida, dari kelompok itu ada Petrus dan Andreas, saudaranya yang juga pergi untuk melihat Yohanes Pembaptis. Dalam Injil Yohanes, Yohanes Pembaptis bersaksi bahwa Yesus adalah “Anak Domba Allah” (Yohanes 1:36) di hadapan Andreas, yang mulai mengikuti Yesus yang kemudian memperkenalkan Petrus kepada Yesus. Read the rest of this entry
Dari Permulaan yang Kecil ke Iman yang Besar – Kisah Jeff Bell

Jeff Bell (Sumber: chnetwork.org)
Saya dibesarkan dalam keluarga yang sering disebut sebagai keluarga Kristen yang tidak ke gereja. Ibu saya membacakan Alkitab kepada kami, kami menjalankan nilai-nilai Kristen, tapi kami jarang ke gereja, jarang berdoa sebelum makan, atau tidak ikut organisasi keagamaan apa pun. Saya berdoa sebelum tidur dan diajarkan untuk hidup dengan memegang kebajikan, namun ibadah keagamaan bukan pusat kehidupan keluarga kami. Saya masing ingat ketika merasakan kehadiran Tuhan di sepanjang waktu, namun saya tidak ingat tentang perasaan mendalam apa pun kalau Tuhan itu penting yang melampaui seseorang dan bisa Anda jangkau dalam doa jika situasi sulit terjadi. Read the rest of this entry
Bahaya Rohani Penyembuhan Reiki
Oleh Philip Kosloski

Reiki (Sumber: aleteia.org dan shutterstock.com)
Para uskup Katolik di Amerika Serikat memaparkan beberapa alasan mengapa Reiki bisa berbahaya secara rohani
Tahu dari Mana Orang Kudus Berdoa Buat Kita?
Oleh Karlo Broussard

Saints Communion (Dave Armstrong’s Patheos )
Menurut Aquinas, mereka yang menjadi perantara bagi orang lain di bumi pasti terus melakukannya di surga
Apa itu ‘Misa Hitam’?
Oleh Philip Kosloski

Black Mass (Sumber: aleteia.org)
Upacara pemujaan setan ini membalikkan liturgi Katolik untuk tujuan jahat


Belajar juga dari Perempuan Samaria yang telah belajar pada Tuhan Yesus, tentang Air Hidup dan Penyembahan kepada Bapa di dalam…