Author Archives: Terang Iman

Santo Sebastianus Nam I-gwan

Sebastianus Nam I-gwan (Sumber: cbck.or.kr)

Sebastianus Nam I-gwan (1780-1839) lahir dari keluarga bangsawan. Kedua orang tuanya menjadi Katolik pada akhir abad ke 18. Ibunya meninggal ketika ia masih kecil. Ayahnya ditangkap pada tahun 1801 dan meninggal di pengasingan. Pada saat itu, Sebastianus berusia sekitar 20 tahun. Ketika ia berada di pengasingan di Danseong, Provinsi Gyeongsang, ia menikah. Ia belum dibaptis, dan ia hanya mengucapkan doa Bapa Kami dan Salam Maria. Karena ia tidak mempunyai anak, ia mengambil seorang selir, tanpa mengetahui bahwa perbuatan itu salah. Pada usia 40 tahun, ia sakit parah, ia dibaptis dan menyuruh selirnya pergi. Beberapa tahun kemudian, ia dibebaskan dari pengasingan dan pergi menuju Uiju bersama dengan Paulus Chong Ha-sang dan teman-temannya, mereka berusaha untuk membawa seorang imam dari Tiongkok yaitu Pastor Yu. Kemudian Sebastianus menjadi asisten Pastor Yu dan memperbolehkan pastor itu tinggal di rumahnya. Read the rest of this entry

3 Ayat Pembuktian yang Tidak Bisa untuk Membuktikan Sola Scriptura

Oleh Scott Eric Alt

Kitab Suci (Sumber: epicpew.com)

Kitab Suci (Sumber: epicpew.com)

Dalam perbincangan dengan umat Protestan, pembahasan tentang sola scriptura hampir selalu terjadi. Menurut mereka yang berusaha meyakinkan ide ini, Alkitab itu terdapat 66 kitab bukannya 73 kitab, dan Alkitab adalah satu-satunya hukum yang tidak dapat salah dalam iman dan praktik bagi Gereja. Apapun yang tidak spesifik berada dalam Alkitab, ataupun secara logika berbeda dari Alkitab, tidak mengikat bagi umat Kristiani. Read the rest of this entry

Santa Magdalena Ho Kye-im

Magdalena Ho Kye-im (Sumber: cbck.or.kr)

Magdalena Ho Kye-im (1773-1839) tinggal di Pongchon bersama dengan keluarganya. Dia menikah dengan Yi, seorang yang bukan umat beriman. Magdalena tidak dapat mengubah keyakinan suaminya, namun dia membesarkan anak-anaknya secara Katolik. Di antara putri-putrinya, Magdalena Yi menjadi martir pada tanggal 20 Juli 1839 dan juga Barbara Yi yang menjadi martir pada tanggal 3 September 1839. Read the rest of this entry

Santo Agustinus Yu Chin-gil

Augustinus Yu Chin-gil (Sumber: cbck.or.kr)

Santo Agustinus Yu Chin-gil (1791-1839) berasal dari keluarga pejabat pemerintahan. Di antara para martir dari Korea, ia adalah satu dari tiga orang yang memegang jabatan pemerintahan dan juga adalah ayah dari seorang martir yang berusia 13 tahun yaitu Santo Petrus Yu Tae-ch’ol yang juga menjadi martir termuda dalam 103 Martir dari Korea. Read the rest of this entry

Alasan OMK untuk Tidak Mengikuti Kegiatan Non-Katolik

Paus Benediktus XVI berbicara dengan OMK di luar Katedral Westminster di London (Sumber: telegraph.co.uk)

Paus Benediktus XVI berbicara dengan OMK di luar Katedral Westminster di London (Sumber: telegraph.co.uk)

Sebenarnya artikel ini ditujukan bukan hanya untuk Orang Muda Katolik (OMK ) tetapi juga untuk semua orang beriman Katolik. Namun OMK perlu diberi perhatian khusus karena dinamika kehidupan orang muda ini begitu cepat, suka akan hal-hal baru, namun juga rentan terhadap ajaran-ajaran yang terkadang bertentangan dengan iman Katolik. Orang muda terkadang merasa jenuh dengan kehidupan beriman mereka sehingga mereka terkadang mencari hal-hal lain seperti mengikuti kegiatan dari umat Protestan bahkan umat beragama lain.

Berikut ini alasan-alasan mengapa kita sebaiknya tidak mengikuti kegiatan non-Katolik: Read the rest of this entry

Santo Jacques-Honoré Chastan

Iacobus Chastan (Sumber: cbck.or.kr)

Pastor Chastan (1803-1839) lahir di sebuah desa kecil di Prancis pada tanggal 7 Oktober 1803. Orang tuanya adalah petani yang sederhana. Sejak masih kecil, ia sudah punya keinginan yang kuat untuk pergi ke daerah asing dan terpencil untuk menyelamatkan jiwa-jiwa. Ia masuk seminari, dan keinginannya untuk menyelamatkan jiwa-jiwa semakin kuat. Kepada orang-orang yang meragukan apakah ia mampu untuk menanggung semua kesulitan di negara asing, ia menjawab bahwa Allah akan memberikan keberanian untuk menanggung semua kesulitan dan juga dengan sepotong roti dan segelas air akan mencukupi semua yang ia butuhkan untuk bertahan hidup. Read the rest of this entry

5 Alasan untuk Tetap Mengikuti Misa sampai dengan Selesai

Oleh Suster Theresa Aletheia Noble, FSP.

Prosesi penutup sambil pemberian berkat oleh Kardinal O'malley (Sumber: aleteia.org)

Prosesi penutup sambil pemberian berkat oleh Kardinal O’malley (Sumber: aleteia.org)

Sebagian besar dari kita mungkin pernah satu atau dua kali melakukannya.
Kita langsung menuju pintu sambil menundukan kepala setelah menerima komuni, karena kita mempunyai suatu hal penting untuk dilakukan.
Kita berharap bahwa pastor dan teman-teman kita tidak memperhatikannya. Dan kemungkinan memang demikian. Namun, Seseorang memperhatikannya.

Read the rest of this entry

Santo Pierre-Philibert Maubant

Petrus Maubant (Sumber: cbck.or.kr)

Pastor Maubant (1803-1839) lahir pada tahun 1803 di Vassy, Prancis. Setelah ditahbiskan menjadi imam, ia bergabung dengan Serikat Misi Paris (Paris Foreign Missions Society/Société des Missions étrangères de Paris disingkat menjadi M.E.P.) pada tahun 1831. Kemudian ia dikirim ke Tiongkok, di sana ia menawarkan diri untuk pergi ke Korea. Read the rest of this entry

Santo Laurent-Marie-Joseph Imbert

Laurentius Imbert (Sumber: cbck.or.kr)

Uskup Imbert (1797-1839) lahir di Prancis pada tanggal 15 April 1797. Ia bergabung dengan Serikat Misi Paris (Paris Foreign Missions Society/Société des Missions étrangères de Paris disingkat menjadi M.E.P.) pada tahun 1819, dan pada tahun berikutnya, ia meninggalkan Paris untuk pergi ke Szechuan di Tiongkok. Kemudian ia menjadi penanggung jawab seminari di sana. Read the rest of this entry

Santo Fransiskus Choe Kyong-hwan

Fransiscus Choe Kyong-hwan (Sumber: cbck.or.kr)

Fransiskus Choe Kyong-hwan (1805-1839) berasal dari suku Kyongju Choe, ia lahir pada tahun 1805 dari keluarga kaya raya di Taraekkol, Honjugun, Provinsi Ch’ungch’ong. Kakeknya yaitu Choe Han-il adalah anggota keluarga yang pertama dibaptis pada tahun 1787, setelah menerima bimbingan dari seseorang ternama yaitu, Yi Chon-ch’ang. Read the rest of this entry