Masalah-masalah di Era Reformasi

Oleh Casey J. Chalk

95 Dalil Luther (Sumber: stpaulcenter.com)

Tidak mengherankan, begitu Reformasi menyingkirkan otoritas penafsiran yang diterima untuk menengahi perselisihan teologis, gagasan-gagasan teologis dan penafsiran yang saling bersaing bertambah banyak, tanpa ada cara untuk menyelesaikannya. Masalah-masalah ini dimulai tak lama setelah pemikiran Luther menyebar ke seluruh Jerman dan kemudian ke seluruh benua Eropa. Erasmus, seorang humanis Katolik dan kritikus Gereja, yang menulis hanya beberapa tahun sesudah Reformasi, bertanya kepada Luther:

Mengapa “saudara-saudara”-mu sangat tidak saling sependapat satu sama lain? Semuanya mempunyai Kitab Suci yang sama, semuanya mengaku mempunyai roh yang sama. Namun, [Andreas] Karlstadt sangat tidak setuju dengan Anda. Begitu juga dengan Zwingli, Oecolampadius dan Captio, yang menerima pendapat Karlstadt meskipun tidak memberikan alasan-alasannya. Kemudian lagi, Zwingli dan Balthazar [Hubmaier] berbeda pendapat dalam banyak hal … Karena kalian semua membahas pokok bahasan Kitab Suci, jika ada kejelasan di dalamnya, mengapa ada begitu banyak ketidaksepakatan di antara kalian? Read the rest of this entry

Jangan Merindukan ‘Masa Lalu yang Indah’

Oleh Steve Weidenkopf

Sejarah (Sumber: catholic.com)

Hilaire Belloc (1870-1953) adalah seorang sejarawan Katolik mengkritik orang-orang sezamannya yang “membaca sejarah secara mundur,” yang ia maksud adalah “masa kini yang terus-menerus menilai masa lalu dari posisi yang seharusnya lebih unggul.” Belloc mungkin terkejut dengan tren saat ini yang terjadi di kalangan umat Katolik: saat ini “membaca maju ke dalam sejarah”, yang berarti masa kini menghakimi masa lalu dengan kerinduan akan “masa lalu yang indah.” Read the rest of this entry

4 Cara St. Irenaeus Mematahkan Ajaran Sesat

Oleh Tim Staples

St. Irenaeus dari Lyon (Sumber: cbcew.org.uk)

Irenaeus adalah sumber yang sangat diperlukan bagi siapa saja yang ingin menjelaskan dan mempertahankan iman Katolik.

Read the rest of this entry

Masalah Terbesar Protestan tentang Alkitab

Oleh Casey Chalk

Sola Scriptura (Sumber: catholic.com)

Bukan sola Scriptura. Bukan juga sola fide. Tapi satu doktrin bahkan kebanyakan orang tidak tahu namanya.

Read the rest of this entry

Kecerdasan Buatan dan Iman

Oleh Jimmy Akin

AI dan Manusia (Sumber: catholic.com)

Akankah manusia menciptakan komputer dengan jiwa? Akankah kita harus berbuat amal kasih kepada robot selain kepada manusia?

Read the rest of this entry

Dari Bar Mitzvah ke RCIA – Kisah Phillip Seeberg

Phillip Seeberg (Sumber: chnetwork.org)

Saya lahir pada tahun 1960 di wilayah barat daya jauh kota Chicago. Kedua orang tua saya adalah orang Yahudi, maka tentu saja, saya dibesarkan sebagai orang Yahudi. Ada sekitar 40 rumah di kompleks besar kami, tiga di antaranya dihuni keluarga Yahudi. Sisanya kebanyakan orang Irlandia dan Polandia. Saya pikir mereka beragama Katolik, tetapi saat itu saya benar-benar tidak tahu perbedaan antara Katolik dan Protestan. Bahkan, saya tidak tahu apa-apa tentang agama Kristen. Saya tahu bahwa orang Kristen percaya pada Yesus tetapi tidak benar-benar tahu apa makna atau seluk-beluk dari Perjanjian Baru. Read the rest of this entry

Akar Alkitab Pentakosta

Oleh Philip Kosloski

Pentakosta karya Herrad of Landsberg (Sumber: aleteia.org)

Alkitab menjelaskan banyak rincian tentang Pentakosta, karena ini adalah hari raya Yahudi dan juga hari yang memperingati turunnya Roh Kudus.

 

Read the rest of this entry

Makna Kyrie Eleison

Oleh Philip Kosloski

Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC mendoakan Kyrie Eleison (Sumber: YouTube Komsos Keuskupan Bandung)

Kata-kata istimewa ini mengungkapkan permohonan untuk mendapatkan belas kasihan Allah yang berlimpah di tengah-tengah kelemahan kita.

Read the rest of this entry

Maria Ratu Para Kudus dari Sudut Pandang Yahudi

Oleh Dr. Brant Pitre

Jika kita melihat Maria dari sudut pandang orang Yahudi kuno, kita akan mengerti mengapa Maria menjadi perantara doa favorit umat Katolik.

Read the rest of this entry

Jika Aku Bukan Katolik …

(Kata Pengantar Radio Replies Vol. 1 [1938])

Oleh Venerabilis Fulton J. Sheen

Archbishop Fulton J. Sheen (Sumber: goodshepherdcatholicradio.org)

Tidak lebih dari seratus orang di Amerika Serikat yang membenci Gereja Katolik. Namun, ada jutaan orang yang membenci apa yang mereka yakini secara keliru sebagai Gereja Katolik – yang tentu saja merupakan hal yang sangat berbeda. Jutaan orang ini tidak dapat disalahkan karena membenci Katolik karena umat Katolik “memuja patung”; karena mereka “menempatkan Bunda Maria sejajar dengan Allah”; karena mereka berkata bahwa “indulgensi adalah izin untuk melakukan dosa”; karena Paus “adalah seorang Fasis”; karena “Gereja adalah pembela Kapitalisme.” Jika Gereja mengajarkan atau mempercayai salah satu dari hal-hal tersebut, maka Gereja harus dibenci, tetapi kenyataannya Gereja tidak mempercayai atau mengajarkan salah satu dari hal-hal tersebut. Oleh karena itu, kebencian jutaan orang itu ditujukan kepada kesalahan dan bukan kepada kebenaran. Kenyataannya, jika kita umat Katolik mempercayai semua ketidakbenaran dan kebohongan yang dikatakan terhadap Gereja, kita mungkin akan membenci Gereja lebih dari seribu kali lipat daripada yang mereka lakukan. Read the rest of this entry