Author Archives: Terang Iman

Apakah Misa itu Kurban?

Oleh Dr. Brant Pitre

Holy Sacrifice of the Mass – A painting inside the chapel of St. Benedict’s Monastery in Corte, Carmen, Cebu, Philippines karya Jun Rebayla (Sumber: flickr.com)

Ada satu pertanyaan tentang Misa, di mana ada perikop yang dijadikan kontroversi di abad ke-16 oleh para reformator Protestan, terutama Martin Luther. Ketika kebanyakan umat Katolik masa kini membicarakan tentang Reformasi Protestan maka seringkali membahas perdebatan mengenai Kehadiran Nyata – misalnya tentang Transsubstansiasi.

Ada teori-teori yang berbeda mengenai Kehadiran nyata pada zaman Reformasi. Apakah Yesus hanya hadir secara rohani dalam roti dan anggur, seperti pendapat Calvin? Atau konsubstansiasi seperti pendapat Luther, di mana roti dan anggur hadir bersama dengan Tubuh dan Darah Kristus? Dan itu semua salah. Maka, apa itu transsubstansiasi yang diajarkan Konsili Trente? Yaitu tidak ada roti dan anggur setelah konsekrasi atau tidak ada lagi substansi roti dan anggur setelah konsekrasi – yang masih tetap adalah rupanya, tetapi yang hadir di altar adalah Yesus Kristus, Tubuh, Darah, Jiwa dan Keilahian-Nya. Read the rest of this entry

Kelahiran Kembali menurut Gereja Perdana

Oleh Joe Heschmeyer

Baptisan (Sumber: catholic.com)

Dalam tulisan St. Yustinus Martir berjudul “Apologia Pertama” sekitar tahun 160. Dalam naskah itu, kita bisa menemukan Yustinus memberikan penjelasan dan pembelaan kepada kaisar pagan. Termasuk gambaran tentang apa yang dipikirkan umat Kristen pada zamannya mengenai baptisan:

Aku hendak menceritakan cara kita membaktikan diri kepada Allah ketika kita sudah dibentuk menjadi baru melalui Kristus; jika kita mengabaikan hal ini, jangan sampai penjelasan yang kita nyatakan menjadi kelihatan tidak wajar. Seperti yang banyak orang sudah yakini dan percayai bahwa apa yang kita ajarkan dan katakan itu benar, dan bertekad untuk hidup sesuai dengan perkataan kami, kami diperintahkan untuk berdoa dan memohon kepada Allah dengan melakukan puasa demi pengampunan dosa-dosa mereka di masa lalu, kami berdoa dan berpuasa dengan mereka. Kemudian, mereka kami bawa ke suatu tempat berair, dan dilahirkan kembali dengan cara yang sama dengan cara kami dilahirkan kembali. Sebab, dalam nama Allah, Bapa dan Tuhan semesta alam, dan Juruselamat kita Yesus Kristus, dan Roh Kudus, kemudian mereka menerima pembasuhan dengan air. Read the rest of this entry

Selangkah demi Selangkah Dibimbing Tuhan – Kisah Nick Alexander

Nick Alexander (Sumber: chnetwork.org)

Kasih karunia Tuhan yang membimbing kita semua. Ia tidak memaksa orang untuk berbuat sesuatu, melainkan Ia menggunakan berbagai elemen duniawi dan keadaan orang itu sendiri untuk membuka dan menutup pintu, Ia yang memberikan tuntunan dan kebijaksanaan.

Saya mengenal Kristus secara pribadi pada tahun 1984, waktu saya berumur 14 tahun. Saya pernah ikut retret orang muda musim panas di New England, ketika saya menjadi yakin akan realitas keberadaan Tuhan yang personal. Sesudah itu saya pulang ke sebuah apartemen di New York City dengan realitas yang baru di hadapan saya, suatu semangat yang baru ditemukan. Read the rest of this entry

Keselamatan Bisa Hilang?

Oleh Karlo Broussard

Losing salvation (Sumber: catholic.com)

Bagaimana mungkin Gereja Katolik mengajarkan bahwa keselamatan kita bisa hilang, padahal Yesus berkata bahwa domba-domba-nya selalau mendengarkan-Nya dan tidak ada yang bisa merebut kita dari tangan-Nya? Read the rest of this entry

Pramugari Masuk Biara – Kisah Sr. Evelyn dari Kanak-kanak Yesus

Oleh Matilde Latorre

Sor Evelyn del Niño Jesús (Sumber: aleteia.org dan declausura.org)

Evelyn meninggalkan pekerjaannya di salah satu maskapai penerbangan ternama di Singapura untuk mengabdikan dirinya kepada Tuhan dalam hidup doa dan karya bakti.

Read the rest of this entry

Kuasa Nama Yesus

Oleh Eric Sammons

Berlutut di hadapan Yesus (Sumber: catholic.com)

Ketika saya pindah keyakinan dari Protestan Evangelikal ke Katolik, saya mengalami banyak perubahan teologis dalam hidup saya. Saya mengharapkan hal ini terjadi, namun saya tidak berharap kalau saya akan mengalami perubahan sosiologis yang besar. Setiap kelompok punya subkulturnya masing-masing, dan termasuk agama. Bahasa merupakan salah satu perbedaan yang paling besar. Bagaimana kita membicarakan iman kita, bagaimana kita berdoa, dan bagaimana kita merujuk Tuhan, semuanya berbeda. Bagi saya, semua ini harus berubah ketika saya menjadi seorang Katolik.

Salah satu yang langsung saya perhatikan adalah keraguan untuk menyebut nama Yesus di antara umat Katolik. Di dunia Protestan Injili saya, kami rutin menyebutkan nama Yesus. Tapi umat Katolik berbeda. Mereka biasanya tidak bicara tentang Yesus secara langsung, mereka sering menyebutnya sebagai “Tuhan kita” atau “Kristus.” Kemudian saya menemukan bahwa tradisi kultural ini berasal dari penghormatan nama Yesus. Dengan cara yang sama Anda tidak akan berbicara kepada seorang presiden dengan nama depannya, umat Katolik tidak menyebut Tuhan dengan namanya. Read the rest of this entry

Bersyukur karena Bisa Bersyukur – Kisah Jeff Miller

Jeff Miller (Sumber: chnetwork.org)

 

Salah satu hal yang saya ketahui di kemudian hari yaitu kalau saya lahir satu hari setelah Paus Pius XII wafat. Jadi saya lahir pada waktu takhta kosong, dan saya rasa itulah peribahasa yang tepat dalam hidup saya. Sebagian besar saya menjalani hidup kalau seolah-olah Tuhan tidak ada. Saya seperti seorang semi-sedevakantis, karena saya percaya kalau tidak ada Tuhan di takhta surga … tapi juga saya percaya kalau Tuhan dan surga tidak ada sama sekali. Read the rest of this entry

Melindungi Keluarga Anda dari Serangan Roh Jahat

Oleh Patti Maguire Armstrong

Salib dan Lilin (Sumber: ncregister.com)

Seorang asisten dari seorang eksorsis memberikan bimbingan praktis bahwa ‘kehidupan sakramental  memberikan perlindungan luar biasa’ bagi seluruh anggota keluarga dan juga berakar pada ajaran Gereja.

Read the rest of this entry

Alkitab dalam Liturgi dan Liturgi dalam Alkitab

Oleh Mike Aquilina

Kitab Suci dalam Liturgi (Sumber: stpaulcenter.com)

Sewaktu Anda berada di dalam gereja, dan mendengar bacaan dari Perjanjian Lama kemudian dilanjutkan dengan bacaan dari salah satu surat dari Perjanjian Baru. Pasti  Anda merasakan bahwa keduanya itu sangat penting karena ditempatkan secara khusus untuk dibacakan di depan gereja, dan juga ada daftar bacaan khusus tentang mana yang harus dibaca pada hari tertentu. Read the rest of this entry

Jangan Sentuh Yesus yang Bangkit

Oleh Kenneth D. Whitehead

Noli me tangere Appearance of Jesus Christ to Maria Magdalena, 1835 karya Alexander Andreyevich Ivanov (Sumber: wikipedia.org)

Kenapa Yesus berkata “Jangan memegang Aku” kepada Maria Magdalena yang menjadi saksi pertama akan kebangkitan-Nya. Penjelasan menurut iman Katolik menawarkan beberapa pemikiran.

Read the rest of this entry