Category Archives: Ekaristi
Keberatan mengenai “Hasil Pokok Anggur”
Oleh Karlo Broussard

Perjamuan Malam Terakhir (Sumber: stpaulcenter,com)
Umat Katolik mempertahankan keyakinannya akan Ekaristi dengan mengacu kepada perkataan Kristus pada Perjamuan Malam Terakhir. Kita berpendapat bahwa Yesus berkata, “Inilah tubuh-Ku” bukan “Inilah yang melambangkan tubuh-Ku,” Ia secara harfiah menyatakan bahwa roti itu menjadi tubuh-Nya (dan anggur adalah darah-Nya). Read the rest of this entry
Apa itu Darah Perjanjian?
Oleh Karlo Broussard

Jesus Christ at a table with chalice and holding bread Stained glass at Calgary Alberta Canada by Posterazzi (Sumber: amazon.com)
Kurban penebusan Perjanjian Baru sudah dimulai pada Perjamuan Malam Terakhir
Ketika saatnya membela doktrin kehadiran nyata Kristus dalam Ekaristi, umat Katolik biasanya merujuk kapada kata-kata Yesus dalam Perjamuan Malam Terakhir berikut ini:
Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: “Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.” Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: “Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa (Matius 26:26-28, dengan penekanan tambahan). Read the rest of this entry
Apa yang Perlu Kamu Ketahui tentang Hari St. Valentine?
Oleh Michelle Arnold

“The Morning of St. Valentine” karya John Callcott Horsley (Sumber: wikimedia.org)
Apa yang pertama kali terlintas di benak kita ketika memikirkan Hari Valentine? Apakah mengingatkan kita kepada seorang uskup? Atau seorang martir Kristen mula-mula yang dengan gagah berani menyerahkan hidupnya untuk menjadi saksi Kristus? Ataukah pikiran kita dipenuhi dengan gambar hati dan bunga-bunga dengan cupid yang sedang terbang dengan busur yang dihasi panah berbentuk hati? Mungkin kita juga tiba-tiba ingat sesuatu, apakah Anda masih sempat membeli bunga mawar dan mengundang makan malam kekasih Anda? Read the rest of this entry
Mengapa Kita Menandai Diri dengan Air Suci ketika Masuk Gereja?
Oleh Philip Kosloski

Ketika kita hadir di gereja Katolik untuk mengikuti Misa, kita suka memperhatikan semua umat yang berhenti sejenak ketika mau memasuki pintu masuk gereja, bahkan kita juga termasuk yang melakukannya. Kita berhenti dan mencelupkan jari kita ke tempat air suci dan menandari diri kita dengan tanda salib.
Mengapa kita melakukannya?
Peran Penting Bunga dalam Misa
Oleh Philip Kosloski

Bunga Altar di Katedral Arundel, foto oleh Leimenide (Sumber: aleteia.org dan flickr.com)
Penggunaan bunga dalam Misa mengandung berbagai tingkatan makna simbolis yang tidak boleh kita lupakan
Misi Ekaristis Gereja
Oleh Leroy Huizenga

Perjamuan Malam Terakhir (Sumber: stpaulcenter,com)
Tema “penggenapan” dalam Injil Matius telah membuat banyak perbincangan, khususnya yang berhubungan dengan rumusan kutipan “umpan” yang digunakan St. Matius sebagai rumusan umum untuk menunjukkan kutipan dari Perjanjian Lama, seperti “Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi” (Matius 1:22). Fenomena “penggenapan” begitu terasa dalam seluruh Injil Matius, bukan hanya ditemukan dalam rumusan kutipannya saja. Rumusan kutipan itu disajikan dalam Injil Matius untuk memberikan semacam “umpan” bagi kita tentang penggenapan yang berbeda cara dengan Injil lainnya. Read the rest of this entry
Apakah Misa Katolik itu Alkitabiah?
Oleh Karlo Broussard

Misa Katolik (Sumber: romancatholicman.com)
Apakah umat Katolik merupakan orang Kristen yang alkitabiah? Bagi seorang Katolik yang merenungkan pertanyaan ini mungkin akan berpikir demikian, “Saya tahu bahwa orang Protestan memanggil dirinya sendiri sebagai orang Kristen yang alkitabiah, dan karena umat Katolik jarang sekali menggunakan istilah ”alkitabiah.” Maka saya kira, saya harus menjawab ‘Tidak’.” Tapi, umat Katolik harus menjawab pertanyaan itu dengan cepat tanggap dengan jawaban “YA!” Read the rest of this entry
11 Tips untuk Membuat Misa Lebih Bermakna
Oleh Tom Hoopes

Umat Katolik di Keuskupan Saginaw (Sumber: flickr.com dan aleteia.org)
Anda tidak perlu mengubah cara menjalani liturgi ketika Misa
Mengapa Misa Katolik Sama Setiap Minggunya?
Oleh David G. Bonagura, Jr.

Perayaan Ekaristi foto oleh Jeffrey Bruno (Sumber: aleteia.org dan Instagram)
Dalam liturgi, hati berbicara dengan kuat, namun juga sekaligus pikiran kita menuntunnya …
Tanda dan Simbol dalam Misa
Oleh Philip-Michael Tangorra
Untuk menyampaikan misteri keselamatan kita, liturgi suci menggunakan berbagai macam tanda dan simbol yang merupakan penyingkapan yang nampak dari misteri-misteri yang tidak kelihatan. Adapun misteri itu sedang dirasakan dan dihadirkan kepada kita. Karya seni, arsitektur, lagu, dan puisi linguistik dalam Misa dimaksudkan untuk mengangkat umat beriman supaya hati dan pikiran mereka bersatu dalam pujian, penyembahan, penghormatan dan kemuliaan yang dipersembahkan bagi Allah. Maka tanda-tanda yang nyata ini yang termasuk tata gerak, pergerakan para pelayan liturgi suci, pakaian liturgi dan penggunaan bejana-bejana kudus, diperuntukkan untuk “mengangkat hati kita” maka berbagai tanda-tanda itu harus indah agar dapat mengilhami kehadiran kasih, cahaya, dan keagungan Allah. Read the rest of this entry



Belajar juga dari Perempuan Samaria yang telah belajar pada Tuhan Yesus, tentang Air Hidup dan Penyembahan kepada Bapa di dalam…